Jl. Lapangan Banteng Timur No.2-4, Jakarta Pusat
   134      Login Pegawai
Berita DJKN
Semua Penyakit Ada Obatnya, Semua Temuan BPK Ada Penyelesaiannya

Semua Penyakit Ada Obatnya, Semua Temuan BPK Ada Penyelesaiannya

N/A
Rabu, 13 April 2016 pukul 09:06:26 |   1355 kali

Pekanbaru - Bertempat di ruang rapat Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Pekanbaru, 12 April 2016, Kepala KPKNL Pekanbaru Wahyu Purnomo, memimpin rapat konsultasi terkait temuan Badan Pengawas Keuangan (BPK) pada Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kabupaten Kampar.

Pertemuan yang diinisiasi oleh Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset (DPPKA) Kabupaten Kampar ini, merupakan salah satu dampak dari kegiatan Layanan Terpadu Kekayaan Negara (Lantera KN) yang dilakukan KPKNL Pekanbaru pada akhir tahun 2015 lalu.

Dihadiri oleh Sekretaris DPPKA, Kepala Dinas Peternakan, Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Pengairan, Kepala Bagian Perekonomian Kabupaten Kampar dan segenap jajarannya,  rapat konsultasi dimulai dengan paparan Kepala KPKNL dengan perkenalan staf dan tugas serta fungsi KPKNL.

Selanjutnya Sekretaris DPPKA, Edward, menyampaikan ekspose terkait LHP BPK 2014, yang merupakan temuan berulang setiap tahunnya.  Penjelasan tersebut dipertegas oleh setiap perwakilan SKPD.  Fokus utama paparan temuan berkaitan dengan penyaluran dana bergulir kepada 11 BMT yang tidak dapat ditelusuri keberadaannya,  Investasi Non Permanen dalam bentuk hewan ternak yang tidak terdapat rincian jumlah yang hilang/dijual/mati, Penyajian nilai aset lainnya, Rp.1,2M yang tidak didukung dengan dokumen yang memadai serta tindak lanjut terhadap BMD Rusak Berat senilai Rp.65M.

Terhadap hal tersebut Wahyu Purnomo, Kepala KPKNL Pekanbaru menyampaikan bahwa Tim Penyelesaian Temuan BPK Kabupaten Kampar telah datang ke tempat yang tepat. Jika temuan BPK diibaratkan penyakit, maka harus diidentifikasi dulu gejala dan jenis penyakit, jangan sampai gejala flu diberi obat sakit perut. Dan dari paparan yang disampaikan, KPKNL Pekanbaru memiliki semua dokter spesialis untuk menyembuhkan semua penyakit tersebut.

Untuk penyaluran dana bergulir, yang pengembaliannya macet, akan dibantu oleh Tim Penyelesaian Piutang Daerah. Untuk Penyaluran hewan ternak yang tidak dapat dirinci jumlahnya, perlu diinventarisasi, dan seksi Pengelolaan Kekayaan Negara sangat ahli dalam hal ini. Untuk Nilai aset sebesar Rp1,2M dan BMD Rusak Berat senilai Rp.65M dapat dibenahi dengan kegiatan Inventarisasi dan Penilaian, dan bila telah didapat kepastian jumlah dan nilai dapat dilakukan penjualannya melalui lelang.

Penjelasan mengenai penyelesaian LHP BPK tersebut disambut antusias oleh Tim Kabupaten Kampar, dilanjutkan dengan pembicaraan teknis mengenai langkah-langkah yang harus dilakukan oleh kedua belah pihak. Kepala Bagian Keuangan DPPKA Kabupaten Kampar menyampaikan kelegaannya akan titik terang dari permasalahan LHP BPK yang telah berlarut-larut dihadapi.

“Semua penyakit ada obatnya, dan semua temuan BPK pasti ada penyelesaiannya” ungkap Wahyu Purnomo optimis. Hal ini ditanggapi oleh Sekretaris DPPKA bahwa mereka bersyukur telah datang ke dokter yang tepat, dan semoga semua penyakit LKPD Kab. Kampar dapat disembuhkan. “Untuk bisa sembuh maka semua obat yang disarankan dokter harus diminum” begitu pungkas Wahyu Purnomo.

Rapat ditutup dengan kesepakatan tim akan segera melakukan pertemuan teknis dan kegiatan pendampingan penyelesaian Temuan BPK ini akan dilaksanakan secara simultan disetiap SKPD terkait. (by Maulina Fahmilita, Foto by: Abu Bakar)@wD

Foto Terkait Berita

Berita Terbaru

Floating Icon