Peran Media Sosial Dalam Membangun Citra Positif Organisasi
Thaus Sugihilmi Arya Putra
Rabu, 24 April 2024 pukul 14:24:50 |
30321 kali
Media
sosial atau sering juga disebut sebagai sosial
media adalah pelantar digital yang memfasilitasi penggunanya untuk saling
berinteraksi atau membagikan konten berupa tulisan, foto, video, dan merupakan pelantar digital yang menyediakan fasilitas
untuk melakukan aktivitas sosial bagi setiap penggunanya. Media sosial juga
merupakan sebuah sarana untuk bersosialisasi satu sama lain dan dilakukan secara daring
yang memungkinkan manusia untuk saling berinteraksi tanpa dibatasi ruang dan waktu.
Media sosial merupakan sarana yang
mendukung sebuah interaksi
sosial dengan menggunakan teknologi berbasis internet atau web yang
bisa mengubah komunikasi menjadi dialog interaktif
seperti menciptakan hubungan komunikasi antara seorang penulis dengan penggemarnya.
Sejak awal diciptakan, media sosial
diperuntukkan sebagai wadah bagi para penggunanya agar
dapat dengan mudah berpartisipasi, berbagi,
dan bertukar informasi dan ide di komunitas dan jejaring
virtual. Media sosial menjadikan pola perilaku masyarakat mengalami pergeseran baik budaya, etika dan norma yang
ada, meliputi penduduk yang besar dengan berbagai kultur suku, ras dan agama yang
beraneka ragam, serta memiliki banyak sekali potensi perubahan sosial. Contoh media sosial yang populer
digunakan dalam beberapa dekade adalah Facebook, Twitter (X), Instagram, Linkedin, Tiktok, WhatsApp, YouTube dan lain sebagainya.
Di Indonesia, pengguna media sosial telah mencapai 190 juta
pengguna, atau sekitar 70 persen dari jumlah penduduk. Berdasarkan
survei dari Kementerian Komunikasi dan Informatika Indonesia, ada sekitar 129 juta penduduk Indonesia yang memiliki akun
media sosial yang aktif dan rata-rata menghabiskan waktu 3,5 jam per hari untuk
konsumsi internet melalui handphone.
Media
sosial memiliki beberapa fungsi antara lain: 1. Komunikasi. Sebelum
berkembang hingga seperti ini, media sosial pada awalnya hanya berfokus pada
membangun ekosistem komunikasi yang baik bagi pengguna. Namun, seiring dengan
berkembangnya internet dan teknologi, media sosial lebih dari hanya komunikasi,
media sosial telah menjadi dunia kedua bagi manusia di seluruh belahan dunia
untuk berkumpul dan berinteraksi. Media sosial telah berhasil membangun
komunikasi yang tanpa batasan waktu dan geografi; 2. Branding. Setelah
berhasil membangun tempat berkumpul untuk seluruh manusia dari berbagai belahan
dunia, media sosial selalu berkembang dan menyediakan berbagai kebutuhan dari
manusia, salah satunya yaitu branding.
Branding sendiri adalah cara
seseorang atau sebuah Organisasi dalam membangun sebuah citra di mata banyak
orang; 3. Tempat Usaha atau Kantor. Setelah
berhasil menyediakan komunikasi dan branding,
sosial media perlahan berkembang sehingga membuat setiap penggunanya dapat
membangun sebuah usaha dalam jaringan atau online.
Sebagai tempat yang terbuka selama 24 jam, media sosial terbukti sangat
memudahkan penggunanya untuk membangun suatu bisnis secara maya. Hal ini diprediksi
memiliki banyak potensi untuk menjangkau lebih banyak orang dibandingkan usaha
yang hanya mengandalkan dunia nyata; 4.
Marketing. Sebagai platform yang
hampir selalu digunakan oleh manusia, sekarang ini media sosial berhasil
menciptakan layanan yang memudahkan pebisnis untuk mengenalkan dan menjangkau
lebih banyak konsumen. Cara ini terbukti efektif untuk meningkatkan keuntungan
dan memudahkan pengguna untuk mendapatkan kebutuhannya.
| Disclaimer |
|---|
| Tulisan ini adalah pendapat pribadi dan tidak mencerminkan kebijakan institusi di mana penulis bekerja. |