Jalan Tol: Perkuat Konektivitas Negeri, Meningkatkan Pertumbuhan Ekonomi
Aji Dwi Nanda
Rabu, 03 Mei 2023 pukul 08:49:06 |
21597 kali

Indonesia
merupakan negara dengan luas daratan yang besar, yaitu seluas kurang lebih 2,01
juta km2. Dengan luas wilayah yang besar tersebut, diperlukan infrastruktur
sebagai sarana penghubung konektivitas antarwilayah sehingga aktifitas
perekonomian dapat berjalan. Aktifitas perekonomian yang bercirikan transaksi
jual-beli sangat membutuhkan konektifitas antarwilayah agar terjadi pertukaran
barang dan jasa dari satu wilayah ke wilayah lain. Dengan adanya aktifitas
perekonomian di masyarakat, maka pertumbuhan ekonomi dapat ditingkatkan. Selain
itu Pembangunan infrastruktur jalan tol dalam sebuah negara bisa dijadikan
sebagai tolok ukur untuk mengetahui sejauh mana kemajuan perekonomian sebuah
negara, baik secara makro maupun secara mikro
Berdasarkan data
pada Badan Pengelola Jalan Tol (BPJT) per tanggal 11 November 2022, ruas jalan
tol yang terdapat di Indonesia yaitu sepanjang 2583,42 km yang sebagian besar
yaitu sepanjang 138,51 km berada di Jawa. Sedangkan sisanya sepanjang 907,26
tersebar di Pulau Sumatra, Pulau Bali, Pulau Sulawesi, dan Pulau Kalimantan.
Belajar Dari
Negeri Tirai Bambu
Jalan tol
dipandang menjadi salah satu kunci keberhasilan negara-negara di dunia dalam
memajukan ekonominya, selain itu di beberapa negara, keberadaan jalan tol yang
dibangun di dalam kota juga dapat
mengatasi kemacetan lalulintas, tentunya jalan tol dalam kota tersebut
diintegrasikan dengan pembangunan sistem transportasi massal yang terpadu.
Berkaca dari negara china, panjang jalan tol di China mencapai 200.000 kilometer pada akhir tahun 2019 dari luas daratan 9,09 juta km2, bahkan rencananya hingga 2035 akan menambah jumlah panjang tol mencapai 160.000 km (Data Kementerian Transportasi China). Dengan demikian jika dibandingkan Indonesia jaringan jalan tol Indonesia masih sangat kecil hanya sekitar 1 persen dari yang sudah dibangun China. Pembangunan Jalan tol yang massif membuat China bisa mengeksploitasi kemampuan ekonomi daerah sehingga menopang negeri itu menjadi raksasa ekonomi dunia.
Dinamika Pembangunan Jalan Tol di Indonesia
Sejarah jalan tol di Indonesia dimulai pada tahun 1978 dengan
dioperasikannya jalan tol Jagorawi dengan panjang 59 km. Namun demikian, sampai
pada 2014, Indonesia hanya memiliki 780 km jalan tol telah dibangun dan
dioperasikan. Pembangunan Jalan tol secara agresif dilakukan mulai tahun 2014
di masa pemerintahan Joko Widodo yang membangun jalan tol sejumlah kurang lebih
1900 km. Bahkan berdasarkan data dari KemenPUPR, ditargetkan hingga akhir 2024
akan tersambung jalan tol sepanjang total 3.196 km yang terseber Jawa,
Sulawesi, Sumatera, Bali, dan Kalimantan yang seluruhnya termasuk dalam Proyek
Strategis Nasional yang diprioritaskan untuk selesai maksimal di tahun 2024
Manfaat Riil Jalan Tol
1.
Keterjangkauan
daerah. Dengan adanya jalan tol akses ke daerah tersebut menjadi mudah. Jika
suatu daerah sudah mudah diakses akan menarik para investor untuk berinvestasi
disana.
2.
Mempercepat
waktu perjalanan kendaraan. Dalam kenyataannya jalan umum banyak sekali
memiliki hambatan seperti kemacetan, jalan banyak yang berlubang, sepeda motor
yang banyak dan ugal-ugalan dan lainnya. Hal ini menyebabkan perusahaan merugi
karena barang yang terlambat dikirim, apalagi yang muatannya adalah sayur yang
memiliki batas waktu maksimum. Bisa jadi sayur tersebut sudah membusuk kalau
truk yang mengangkut tidak sesuai target waktu dalam mengantarnya.
3.
Meningkatkan
pertumbuhan ekonomi daerah. Dengan adanya jalan tol ekonomi daerah pun akan
naik, contohnya adalah Provinsi Banten. Pendapatan daerah provinsi
Banten naik dengan adanya jalan tol Tangerang-Merak. Pada triwulan III tahun 2013 jalan tol tersebut
memberikan sumbangan terhadap pertumbuhan ekonomi Provinsi Banten sekitar 5,7
persen.
4.
Membuka
lapangan pekerjaan, sudah jelas bahwa dalam pengoperasiannya jalan tol
membutuhkan operator yang bergantian selama 24 jam, hal ini akan turut membantu
membuka lapangan pekerjaan di Indonesia.
5.
Memberikan
pendapatan bagi negara. Para pengguna jalan tol akan membayar ketika lewat.
Dari kelima manfaat di atas, sudah jelas bahwa jalan tol sangat berperan
dalam memajukan ekonomi daerah dan negara. Dengan adanya jalan tol, daerah akan
lebih maju, perjalanan pun menjadi lebih cepat, distribusi barang dan jasa menjadi
lancar guna menunjang pertumbuhan ekonomi, dan meningkatkan pemerataan hasil
pembangunan.
https://jabar.antaranews.com/berita/76551/raih-manfaat-ganda-dari-pembangunan-tol-belajar-dari-china
https://www.idntimes.com/automotive/car/seo-intern/sejarah-jalan-tol
https://www.republika.co.id/berita/n3ru0z/jalan-tol-kunci-kemajuan-ekonomi-indonesia
| Disclaimer |
|---|
| Tulisan ini adalah pendapat pribadi dan tidak mencerminkan kebijakan institusi di mana penulis bekerja. |