Jl. Lapangan Banteng Timur No.2-4, Jakarta Pusat
 1 50-991    ID | EN      Login Pegawai
 
Artikel DJKN
Lelang Madu Kelulut Madu Khas Kalimantan Barat Melalui Kedai Lelang UMKM
Siska Nadia
Senin, 27 Juni 2022 pukul 13:55:11   |   1652 kali

Kesehatan merupakan hal yang sangat penting bagi setiap manusia. Terlebih saat ini merupakan masa peralihan dari Pandemi Covid-19. Masih ada kemungkinan infeksi virus tersebut terhadap tubuh kita. Masyarakat mulai menyadari pentingnya menjaga kesehatan dengan cara menjalani pola hidup sehat. Pola hidup sehat tersebut berupa olahraga teratur, menjaga kebersihan, serta makan makanan dengan gizi yang cukup. Tak hanya sampai disitu, orang-orang juga mulai mengonsumsi suplemen untuk memelihara kesehatannya. Masyarakat semakin sadar akan pentingnya meningkatkan daya tahan tubuh agar tidak mudah terserang penyakit.

Di antara beberapa suplemen yang sering dikonsumsi masyarakat, terdapat satu suplemen alami yang paling digemari yaitu madu. Sebagaimana kita ketahui, banyak sekali manfaat dari suplemen alami ini. Mulai dari menangkal radikal bebas, meningkatkan imunitas tubuh, meredakan batuk, mempercepat penyembuhan luka, menjaga sistem pencernaan, menjaga kesehatan jantung, dan masih banyak lagi yang lainnya. Hampir semua kalangan menyukai madu terlebih dengan rasa khasnya yang manis.

Tahukah kalian bahwa madu memiliki banyak varian? Jenis madu yang dihasilkan tergantung dari jenis lebah serta jenis bunga atau tanaman yang ia singgahi. Mari kita cari tahu tentang madu spesial yang terdapat di kota Pontianak, yaitu “Madu Kelulut”. Madu ini memiliki nama lain stingless bee honey atau madu meliponin. Madu ini berasal dari lebah Trigona itama dan Trigona thoracica. Madu ini memiliki keunggulan dibanding madu biasa, yaitu memiliki kadar antioksidan yang tinggi dan total karbohidrat lebih rendah. Madu ini juga dapat membantu mengatasi berbagai gangguan di tubuh termasuk kesuburan dan neurologis.

Berkaitan dengan kesehatan masyarakat yang berangsur pulih, saat ini pemerintah pusat juga terus berupaya mendorong akselerasi Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Program ini diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Program Pemulihan Ekonomi Nasional untuk Mendukung Kebijakan Keuangan Negara untuk Penanganan Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) dan/atau untuk Menghadapi Ancaman yang Membahayakan Perekonomian Nasional dan/atau Stabilitas Sistem Keuangan Serta Penyelamatan Ekonomi Nasional. Adapun Program PEN yang diatur dalam PP 23/2020 bertujuan untuk melindungi, mempertahankan dan meningkatkan kemampuan ekonomi pelaku usaha baik di sektor riil maupun sektor keuangan, termasuk kelompok usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Dalam hal mendukung akselerasi Program PEN, Direktorat Jenderal Kekayaan Negara melakukan inovasi berupa penyelenggaraan kegiatan Gebyar Lelang UMKM Tahun 2022 dan Pencanangan Kompetisi dan Inovasi Lelang Produk UMKM (Kedai Lelang UMKM) Tahun 2022. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka Kegiatan 114 Tahun Lelang Indonesia. Kegiatan ini dimulai pada tanggal 24 Maret 2022 yang dicanangkan oleh Direktur Lelang bersama dengan Direktur Jenderal Kekayaan Negara secara daring dengan peserta seluruh Kantor Wilayah DJKN dan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) seluruh Indonesia. Direncanakan kegiatan ini akan berlangsung mulai dari April sampai dengan November pada tahun ini. Kegiatan ini merupakan kelanjutan rangkaian acara dari Kegiatan 114 Tahun Lelang Indonesia yang dilakukan sebagai manifestasi dari inisiatif strategis joint program pemberdayaan UMKM Kementerian Keuangan RI.

KPKNL Pontianak turut serta dalam meramaikan acara tersebut dengan melakukan lelang beberapa produk UMKM unggulan. Barang tersebut di antaranya berupa Madu Kelulut. Madu tersebut ditawarkan secara lelang pada laman lelang.go.id. Sebuah hal baru menjual madu kelulut dengan cara lelang.

Beberapa keistimewaan juga diberikan dalam acara Kedai Lelang UMKM, diantaranya: terdapat perpanjangan waktu penutupan lelang sampai dengan barang laku atau sesuai keinginan penjual, tidak memerlukan uang jaminan bagi peserta lelang, serta terdapat fitur khusus bagi pelaku UMKM.

Dari semua lot lelang madu kelulut yang ditawarkan, tidak ada yang tersisa alias laku semuanya. Lelang madu kelulut yang pertama telah dilaksanakan pada tanggal 24 Maret 2022. Madu tersebut terjual sebanyak empat botol kemasan 300ml bertekstur gel dengan nilai lelang antara Rp102.000 dampai dengan Rp125.000. Sedangkan lelang madu kelulut kedua telah dilaksanakan pada tanggal 30 Mei 2022 yang berhasil menjual dua botol madu kemasan 300ml bertekstur cair.

Dari kegiatan Kedai Lelang UMKM tersebut, semua pihak mendapatkan keuntungan. Pihak penjual (UMKM) mendapatkan keuntungan dalam mempromosikan barang dagangannya melalui platform lelang.go.id. Barang dagangan yang dijual dengan cara lelang, dapat dilihat oleh calon pembeli dari seluruh Indonesia. Masyarakat sebagai pembeli mendapatkan keuntungan dalam memilih beragam produk baru yang ditawarkan melalui lelang UMKM. Pembeli juga dapat memilih dan melihat seluruh produk UMKM yang ditawarkan oleh KPKNL seluruh Indonesia melalui lelang.go.id. KPKNL Pontianak selaku perwakilan pemerintah juga memperoleh keuntungan dalam setiap penjualan lelang berupa bea lelang penjual dan bea lelang pembeli yang hasilnya akan masuk ke Kas Negara. Selain itu, Kedai Lelang UMKM juga memberikan dampak positif dalam memperkenalkan dan meyebarluaskan laman lelang.go.id kepada seluruh lapisan masyarakat.

Dengan demikian, kegiatan Kedai Lelang UMKM diharapkan memiliki dampak yang luar biasa terhadap pemulihan ekonomi Indonesia. UMKM dapat tumbuh dan berkembang dengan adanya dukungan dari Kementerian Keuangan RI melalui platform lelang.go.id. Sudah semestinya masyarakat turut mendukung program pemerintah yang memiliki tujuan untuk memulihkan perekonomian negara dalam akselerasi Program PEN. Sudahkah kamu mengikuti lelang melalui lelang.go.id? “PULIH DAN BANGKIT BERSAMA LELANG INDONESIA”.

Penulis: Bagus Hadi P. – Pranata Keuangan APBN KPKNL Pontianak

Disclaimer
Tulisan ini adalah pendapat pribadi dan tidak mencerminkan kebijakan institusi di mana penulis bekerja.
Peta Situs | Email Kemenkeu | Prasyarat | Wise | LPSE | Hubungi Kami | Oppini