Artikel DJKN

Menuju Prestasi Global dari Sinergi Dua Negeri

Rabu, 21 November 2018 pukul 09:36:25   |   302 kali

Oleh: Saharamni Mutiasari

Sejak penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) DJKN – JPPH Malaysia pada tahun 2014, berbagai kegiatan di bidang Penilaian telah dilaksanakan secara bersama-sama baik di Indonesia maupun di Malaysia. Kesamaan visi dan misi antara DJKN dengan JPPH terutama di bidang penilaian menjadikan hubungan tersebut semakin baik dan erat setiap tahunnya. Adapun sejak tahun 2017, DJKN telah menggandeng PKN STAN guna turut berpartisipasi dalam kerjasama DJKN – JPPH Malaysia pada program kerjasama berupa Joint – Research di bidang penilaian.

Dalam rangka evaluasi program kerjasama yang telah dilaksanakan pada tahun 2018 dan juga guna membahas secara detail beberapa program kerjasama yang akan dilaksanakan pada tahun 2019, Direktur Jenderal JPPH telah mengundang Direktur Jenderal Kekayaan Negara beserta 4 (empat) pejabat/pegawai DJKN dan juga Direktur PKN STAN beserta jajarannya guna hadir pada kegiatan High Level Meeting (HLM) DJKN – JPPH Malaysia.

Adapun kegiatan HLM tersebut telah dilaksanakan pada tanggal 20 Oktober 2018 bertempat di Cameron Highlands, Malaysia dan dihadiri oleh Direktur Jenderal Kekayaan Negara Isa Rachmatarwata, Sekretaris Ditjen Kekayaan Negara Dodi Iskandar, Direktur Penilaian Meirijal Nur, Kepala Bagian Kepegawaian Sekretariat DJKN Dwi Wahyudi, dan staf di lingkungan Direktorat Penilaian. Selain itu, turut hadir Direktur PKN STAN Rahmadi Purwanto dan juga Ketua Program Studi Diploma III PBB/Penilai PKN STAN Eri Wahyudi.

Sedangkan dari pihak JPPH turut hadir Direktur Jenderal JPPH Sr Haji Nordin bin Daharom, Deputi Direktur JPPH (Bidang Operasi) Haji Ahmad Zailan bin Azizuddin, Direktur Institut Penilaian Negara (INSPEN) Sr Haji A’zmi Bin Abdul Latif, beserta jajaran pejabat/pegawai di lingkungan JPPH/INSPEN.

Secara umum, program kerjasama yang diagendakan pada tahun 2018 telah selesai dilaksanakan dengan sangat baik. Adapun program kerjasama DJKN – JPPH yang telah terlaksana pada tahun 2018 yaitu sebagai berikut :

A. Kegiatan dilaksanakan di Indonesia dengan peserta dari JPPH Malaysia

1. Joint Research Discussion

2. Experience Sharing Programme : Technical Discussion on Human Resource and Career Development

3. Geothermal Valuation Training di BDK Cimahi

4. Business Valuation Training (Intermediate) di Pusdiklat KNPK.

5. Attachment Programme : E-Learning and Training Management (bulan November 2018)

B. Kegiatan dilaksanakan di Malaysia dengan peserta/pembicara dari DJKN

1. Kegiatan 9th International Real Estate Research Symposium (IRERS) 2018 di Malaysia

a. Attachment Programme : Organising International Conference

b. Terpilihnya 6 (enam) researchs/papers dari DJKN dan 1 (satu) research/paper dari PKN STAN untuk dipresentasikan pada IRERS 2018.

c. Pembicara pada Plenary Session yang bertemakan Emerging Trends and Evolving Diversity in Real Estate.

2. Malaysian Training Cooperation Programme (MTCP 2018) : International Certificate On Property Valuation.

3. Kursus Penilaian Tanah Bekas Lambong dan Tebus Guna [Ex-Mining & Reclamation Land].

4. Experience Sharing : Knowledge Sharing Management, Green Building Valuation, and Valuer Levelling .

Selanjutnya telah dibahas juga agenda program kerjasama DJKN – JPPH yang akan dilaksanakan pada tahun 2019, yaitu sebagai berikut :

1. Joint – Research Programme dengan topic yang diusulkan adalah “Development Of Computer Aided Mass Appraisal (CAMA) Prototype Using Geographically Weighted Regression”.

2. Experience Sharing Programme from JPPH : The Stratum or Underground Valuation (Mass Rapid Transit/MRT Project in Klang Valley).

3. Attachment Programme : Training Need Analysis (TNA), Management and Evaluation. (bertempat di Jakarta : DJKN/PKN STAN).

4. Attachment Programme : e-performance. (bertempat di Jakarta)

5. Exchange/ Invitation of Lecturers, JPPH akan mengundang penilai DJKN sebagai narasumber/pengajar pada Advanced Business Valuation Course yang akan dilaksanakan oleh JPPH pada tahun 2019. Selain itu, JPPH juga akan mengundang penilai DJKN sebagai peserta sekaligus berbagi pengalaman pada Marine Valuation Course tahun 2019.

6. Training yang ditawarkan untuk dapat diikuti oleh DJKN dan PKN STAN di Malaysia:

a. Valuation for Rating and Contribution in Aid of Rates Course (4 days);

b. Land Acquisition Course : The Principle of Determining Injurious Affection (IA) and Severance (4 days);

c. Assessor Workshop (4 days);

d. Introduction to Land Acquisition Principle Course (4 days);

e. CPD: Stratum and Underground Valuation (1 day);

f. Malaysian Technical Cooperation Programme (MTCP): International Certificate Course: Valuation of Special Property (3 weeks);

7. Training yang ditawarkan untuk dapat diikuti oleh JPPH di Indonesia :

a. Feasibility Analysisis Training for Property Business (BDK Malang);

b. Valuation Training for Financial Property Rights (Pusdiklat KNPK);

c. Oil and Gas Valuation Training (BDK Yogyakarta).

8. Academic Programme

a. Academician Development Programme INSPEN – PKN STAN

b. Student Exchange Programme INSPEN – PKN STAN

Dalam rangkaian kegiatan HLM tersebut, Direktur Jenderal Kekayaan Negara beserta jajarannya berkesempatan mengunjungi komplek INSPEN di Kajang, Selangor, Malaysia. Pada kunjungan tersebut, rombongan delegasi DJKN disambut oleh Deputi Direktur JPPH (Bidang Dasar Strategik) yang juga merupakan mantan Direktur INSPEN, Sr Haji Mohd Khairudin bin Abd Halim untuk selanjutnya mendampingi rombongan delegasi DJKN berkeliling komplek INSPEN di antaranya ruang Galeri Abadi dan ruang Galeri Loji, Jentera dan Peralatan. Pada ruang Galeri Abadi disajikan sejarah INSPEN secara lengkap sejak didirikan sampai dengan saat ini. Sedangkan, pada ruang Galeri Loji, Jentera dan Peralatan dipajang berbagai macam peralatan mesin yang digunakan pada industri diantaranya genset, mesin bubut besi, mesin pertanian, komponen listrik dan lainnya. Pada ruang tersebut juga terpajang dokumentasi perjalanan kelas Malaysian Technical Cooperation Programme dari tahun ke tahun.

Setiap tahun secara bersama-sama, DJKN dan JPPH melakukan evaluasi atas kerjasama yang telah dilaksanakan guna perbaikan dan peningkatan kualitas dalam pencapaian sasaran kerjasama. Tidak dapat dipungkiri bahwa kerjasama yang dilaksanakan dalam technical cooperation DJKN – JPPH, telah memberikan banyak manfaat bagi kedua belah pihak terutama di bidang penilaian yaitu salah satunya berupa peningkatan kompetensi Penilai Pemerintah. Peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia merupakan program jangka panjang/long-run objectives, sehingga merujuk hasil kerja sama dengan Malaysia yang baru berjalan efektif kurang lebih 3-4 tahun dapat diharapkan dapat terus berjalan dan semakin banyak hasil positif yang DJKN dapatkan.

Disclaimer
Tulisan ini adalah pendapat pribadi dan tidak mencerminkan kebijakan institusi di mana penulis bekerja.
Foto Terkait Artikel