Sebarkan Semangat Integritas, KPKNL Yogyakarta Gelar Sharing Knowledge Pembangunan ZI-WBK di MAN 2 Sleman
Andi Setyawan Sutikno
Senin, 13 Juli 2026 |
116 kali
Sleman – Bertempat di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Sleman, pada Kamis (9/7) dilaksanakan program Island of Integrity berupa Sharing Knowledge Pembangunan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (ZI-WBK) kepada pimpinan dan jajaran MAN 2 Sleman. Sharing knowledge ini merupakan salah satu pelaksanaan rencana kerja agen perubahan BIMA (Bina Integritas Menuju Akuntabilitas), yang menjadi wujud komitmen KPKNL Yogyakarta untuk menyebarkan semangat integritas kepada satuan kerja lain.
Kegiatan diawali dengan pemutaran video profil KPKNL Yogyakarta untuk memperkenalkan tugas, fungsi, serta capaian kantor kepada seluruh peserta.
Dipimpin Kepala KPKNL Yogyakarta Tuti Kurniyaningsih, dalam pengantarnya disampaikan bahwa integritas tidak hanya diperuntukkan bagi kantor sendiri, melainkan harus disebarkan kepada pihak lain atau stakeholder sehingga terbentuk rangkaian integritas antara satu unit kerja dengan lainnya. Tuti juga menekankan bahwa komitmen pimpinan, baik pimpinan tertinggi maupun pimpinan di tengah, sangat diperlukan untuk menggerakkan seluruh komponen pengungkit Zona Integritas sehingga pembangunannya terasa lebih ringan.
Materi dilanjutkan dengan penjelasan konsep Zona Integritas oleh Alif Arsyad Masykuri selaku agen perubahan. Dalam paparannya, dijelaskan pengertian Island of Integrity sebagai unit kerja yang mampu memberikan tata kelola terbaik meski berada di lingkungan yang belum ideal, syarat pengajuan usulan unit kerja ZI-WBK/WBBM sesuai PermenPANRB, hal-hal yang perlu dipersiapkan, tahapan penilaian pembangunan, hingga enam area perubahan beserta aspek pemenuhan dan reform yang menjadi tolok ukur penilaian.
Selanjutnya, praktik baik pembangunan ZI-WBK dipaparkan oleh Kepala Seksi Hukum dan Informasi Rini Ariani. Rini membagikan pengalaman KPKNL Yogyakarta saat meraih predikat WBK pada tahun 2023, mulai dari manajemen perubahan melalui pencanangan, pembentukan tim, pemilihan agen perubahan, dan keteladanan pimpinan sebagai role model; penataan tata laksana melalui penerapan SPBE dan replikasi inovasi layanan; penataan manajemen SDM; penguatan akuntabilitas melalui keterlibatan pimpinan dalam setiap perencanaan; penguatan pengawasan melalui Pakta Integritas, pengendalian gratifikasi, SPIP, dan pengelolaan aduan; serta peningkatan kualitas pelayanan publik yang di antaranya ditandai dengan kompensasi keterlambatan layanan dan pemberian apresiasi bagi pegawai berprestasi.
Rangkaian materi ditutup dengan pengenalan berbagai inovasi layanan KPKNL Yogyakarta oleh Yuni Fatonah. Berbagai inovasi diperkenalkan sebagai bentuk nyata budaya kerja yang berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan bagi seluruh pemangku kepentingan.
Sesi tanya jawab berlangsung antusias. Peserta dari MAN 2 Sleman menyampaikan pertanyaan seputar mekanisme pemilihan dan peran agen perubahan serta program-program yang dapat diajukan dalam pembangunan Zona Integritas. Tim KPKNL Yogyakarta memberikan tanggapan dengan berbagi pengalaman langsung selama proses membangun dan meraih predikat ZI-WBK.
Kegiatan ditutup dengan harapan agar
sharing knowledge ini dapat menjadi bekal bagi MAN 2 Sleman dalam membangun
unit kerja yang berintegritas, sekaligus mempererat sinergi antarinstansi yang
berkelanjutan.
Foto Terkait Berita