Jl. Lapangan Banteng Timur No.2-4, Jakarta Pusat
   134      Login Pegawai
Berita KPKNL Yogyakarta
Kelompok Tani Desa Karangrejek Terima Bantuan Sumur Bor dari Panitia Natal Kemenkeu 2025

Kelompok Tani Desa Karangrejek Terima Bantuan Sumur Bor dari Panitia Natal Kemenkeu 2025

Soni Sutejo
Senin, 08 Desember 2025 |   67 kali

Gunungkidul, 4 Desember 2025 – Panitia Natal Kementerian Keuangan Tahun 2025 menyerahkan bantuan sosial berupa satu unit sumur bor pertanian kepada Kelompok Tani di Desa Karangrejek, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Penyerahan dilakukan oleh Kepala KPKNL Yogyakarta selaku perwakilan Panitia Natal.

 

Kegiatan serah terima turut dihadiri oleh Kepala Bidang Perkebunan dan Hortikultura Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Gunungkidul, perangkat Pemerintah Desa Karangrejek, serta perwakilan Balai Diklat Keuangan Yogyakarta dan KPP Bea dan Cukai Yogyakarta.

 

Pembangunan sumur bor ini dimulai pada akhir September 2025 sebagai bentuk inisiatif swadaya keluarga besar pegawai Kristiani Kementerian Keuangan. Adapun sumur bor yang diserahkan telah dilengkapi dengan pompa submersible berkapasitas 2 PK, toren air berkapasitas 5 m³, serta sambungan listrik berdaya 3.500 watt. Sumur dibangun hingga kedalaman 70 meter dengan panjang jaringan pipa sekitar 280 meter, sehingga mampu menjangkau lahan pertanian di sekitar area pembangunan secara optimal. Penentuan lokasi dan kebutuhan teknis dilakukan berdasarkan konsultasi dengan Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Gunungkidul serta persetujuan pemilik lahan.

 

Kepala Bidang Perkebunan dan Hortikultura Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Gunungkidul menyampaikan bahwa pembangunan sumur bor tersebut tepat sasaran. Desa Karangrejek merupakan salah satu sentra hortikultura utama di wilayah Gunungkidul, termasuk produksi bawang merah yang mencapai sekitar 90 persen dari total produksi Gunungkidul.

 

Ketua Kelompok Tani Handayani 2, Sholeh Igit Purwanto, menyampaikan apresiasinya atas bantuan tersebut. Ia menegaskan bahwa keberadaan sumur bor sangat membantu petani dalam mengatasi keterbatasan sumber air, khususnya bagi petani yang belum memiliki kemampuan membangun sumur secara mandiri.

 

Perwakilan Panitia Natal, Tuti Kurniyaningsih, turut menyampaikan harapan agar fasilitas ini dapat dimanfaatkan secara luas oleh masyarakat setempat dan dipelihara dengan baik. “Kami berharap sumur bor ini memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi petani dan dapat mendukung peningkatan produktivitas pertanian di Desa Karangrejek,” ujarnya.

 

Dengan adanya fasilitas air tanah tersebut, Panitia Natal Kementerian Keuangan berharap bantuan ini dapat memperkuat ketahanan produksi hortikultura serta memberikan dampak positif bagi peningkatan kesejahteraan para petani di Kabupaten Gunung Kidul. (sam)

Foto Terkait Berita

Floating Icon