Severity: Warning
Message: XXXXX(/var/lib/php/sessions/ci_sessions_2022/portaldjkn_2022r39n4cihgocgv7a8fajvtg66823on8c2): failed to open stream: No space left on device
Filename: drivers/Session_files_driver.php
Line Number: 176
Backtrace:
File: /home/piesa/webdjkn/application/controllers/Unit_kerja.php
Line: 8
Function: __construct
File: /home/piesa/webdjkn/index.php
Line: 326
Function: require_once
Severity: Warning
Message: XXXXXXXXXXXXX(): Failed to read session data: user (path: /var/lib/php/sessions/ci_sessions_2022)
Filename: Session/Session.php
Line Number: 143
Backtrace:
File: /home/piesa/webdjkn/application/controllers/Unit_kerja.php
Line: 8
Function: __construct
File: /home/piesa/webdjkn/index.php
Line: 326
Function: require_once
Banyu Biru : Berbagi Secuil Kisah Kelezatan Kue Sagon
Arifin Nurhartanto
Jum'at, 10 Desember 2021 |
612 kali
Yogyakarta – Apa yang terbayang di benak
mendengar kata “Sagon”? Selintas pasti pikiran akan tertuju pada sejenis kue
tradisional yang terbuat dari dari campuran kelapa yang diparut halus dan
tepung sagu, namun di beberapa daerah kini dibuat dari tepung ketan maupun
tepung kanji. Proses pembuatan yang tidak rumit, dengan cara dibakar diatas
loyang, dengan taburan gula, menghasilkan aroma harum dan menggoda.
Pada Rabu (08/12) lalu, Kantor Pelayanan
Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Yogyakarta, dalam program Banyak Ilmu di Bincang
Rabu (Banyu Biru), menghadirkan narasumber Irna Rianingrum, Pemilik Airna Rumah
Kue, yang berbagi ilmu cara memasak sagon yang mudah, enak, dan praktis serta
bernilai jual tinggi.
Bertempat di Ruang Subbagian Umum, Irna berbagi
resep memasak sagon, dengan bahan-bahan berupa 270 gram kelapa setengah tua,
yang sudah diparut memanjang, 100 gram tepung ketan, 6 sendok makan gula pasir,
2 sachet vanili, dan garam secukupnya.
Kesemua bahan tersebut dicampur dan
diaduk hingga merata, kemudian dimasukkan ke dalam loyang, panggang dalam oven
yang sudah dipanasi dipanasi terlebih dahulu, pada suhu 170 derajat celcius. Tunggu
hingga 30 menit, setelah siap, keluarkan loyang, tunggu hingga dingin, lalu sagon
yang matang siap dihidangkan.
Irna menambahkan, sagon yang dimasak di
atas kayu bakar, akan menghasilkan aroma yang berbeda dibandingkan menggunakan
oven. Kembali kepada selera masing-masing.
Acara yang dihelat secara daring
tersebut berlangsung menarik dan sagon yang telah masak dibagikan kepada para
pegawai dalam keadaan hangat. (Tulisan/Foto : Arifin/Rochim/Arda)
Foto Terkait Berita