KPKNL Ternate Hadiri Media Briefing Torang Pe APBN Edisi Juli 2026, Dukung Transparansi Kinerja Fiskal Maluku Utara
Rully Setyabudi
Senin, 27 Juli 2026 |
91 kali
Ternate –
KPKNL Ternate turut menghadiri kegiatan Media Briefing Torang Pe APBN Edisi
Juli 2026 yang memaparkan perkembangan pelaksanaan APBN Regional Maluku Utara
sampai dengan 30 Juni 2026. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Kementerian Keuangan
Satu Maluku Utara pada Jumat (24/7) menjadi sarana penyampaian informasi kepada
publik mengenai kondisi perekonomian daerah, kinerja APBN dan APBD, serta
berbagai isu strategis yang menjadi perhatian pemerintah.
Dalam
pemaparannya disampaikan bahwa kinerja APBN Regional Maluku Utara menunjukkan
perkembangan yang positif pada sisi pendapatan. Hingga akhir Juni 2026,
realisasi pendapatan negara mencapai Rp3,41 triliun atau 56,39?ri target,
meningkat 64,03% (year-on-year). Pertumbuhan tersebut terutama didorong oleh
meningkatnya penerimaan Pajak Penghasilan (PPh) Non Migas dan PPN/PPnBM.
Sementara itu, realisasi belanja negara mencapai Rp6,85 triliun atau 48,09?ri pagu, dengan pertumbuhan belanja pemerintah pusat sebesar 37,61%
dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Pada
kesempatan tersebut juga disampaikan bahwa penerimaan negara bukan pajak (PNBP)
lainnya tetap memberikan kontribusi positif. Sebagian penerimaan tersebut
berasal dari layanan yang dilaksanakan KPKNL Ternate, meliputi pengelolaan
piutang negara, pelayanan lelang, serta pengelolaan aset negara (BMN), yang
menjadi bagian dari optimalisasi penerimaan negara di wilayah Maluku Utara.
Di sisi
lain, realisasi APBD Konsolidasi Maluku Utara hingga Juni 2026 menunjukkan
pendapatan daerah sebesar Rp5,66 triliun atau 47,10?ri target, sedangkan
realisasi belanja daerah mencapai Rp4,21 triliun atau 32,90?ri pagu.
Pendapatan daerah masih didominasi oleh Transfer ke Daerah (TKD) yang
berkontribusi sekitar 76,71% terhadap total pendapatan daerah.
Selain
memaparkan perkembangan fiskal, media briefing juga mengangkat isu strategis
mengenai peningkatan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) sektor perikanan di
Maluku Utara. Meskipun provinsi ini memiliki potensi perikanan yang besar,
pemanfaatan KUR pada sektor tersebut masih relatif rendah sehingga diperlukan
penguatan sinergi antara pemerintah daerah, perbankan, dan pemangku kepentingan
dalam memperluas akses pembiayaan serta pendampingan bagi pelaku usaha
perikanan.
Kehadiran KPKNL Ternate dalam kegiatan ini merupakan bentuk dukungan terhadap keterbukaan informasi publik serta penguatan sinergi antarsatuan kerja Kementerian Keuangan di Provinsi Maluku Utara. Melalui forum Torang Pe APBN, diharapkan masyarakat memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai kondisi fiskal daerah, kinerja pengelolaan keuangan negara, serta kontribusi berbagai unit vertikal Kementerian Keuangan, termasuk KPKNL Ternate, dalam mendukung pembangunan dan pertumbuhan ekonomi di Maluku Utara.
Foto Terkait Berita