Jl. Lapangan Banteng Timur No.2-4, Jakarta Pusat
   134      Login Pegawai
Berita KPKNL Tarakan
Tingkatkan Pelayanan Inklusif, KPKNL Tarakan Gelar Sosialisasi Layanan Terhadap Kelompok Rentan

Tingkatkan Pelayanan Inklusif, KPKNL Tarakan Gelar Sosialisasi Layanan Terhadap Kelompok Rentan

Azzah Ayu Nurfaidah
Jum'at, 24 Juli 2026 |   116 kali

Tarakan, 23 Juli 2026 – Dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik yang inklusif dan ramah bagi seluruh lapisan masyarakat, KPKNL Tarakan menggelar Sosialisasi Peningkatan Layanan kepada Kelompok Rentan di Aula Paguntaka KPKNL Tarakan, Kamis (23/7). Kegiatan ini menghadirkan narasumber perwakilan dari Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Tarakan dan Gerakan untuk Kesejahteraan Tunarungu Indonesia (GERKATIN) Tarakan yang diikuti oleh seluruh jajaran pegawai pada KPKNL Tarakan.

Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bentuk komitmen untuk meningkatkan pemahaman dan kapasitas pegawai dalam memberikan pelayanan yang setara, mudah diakses, dan bebas diskriminasi bagi kelompok rentan, khususnya penyandang disabilitas.

Dalam sambutannya, Kepala KPKNL Tarakan menyampaikan dukungan penuh terhadap upaya peningkatan aksesibilitas layanan melalui penyediaan sarana dan prasarana yang ramah disabilitas serta peningkatan kompetensi petugas pelayanan. Selain aksesibilitas fisik, kemudahan memperoleh informasi dan komunikasi yang efektif juga menjadi aspek penting dalam mewujudkan pelayanan publik yang berkualitas bagi seluruh masyarakat.

Pada sesi materi, seluruh pegawai memperoleh pemahaman mengenai konsep dasar disabilitas, ragam jenis disabilitas, hak-hak penyandang disabilitas dalam pelayanan publik, serta pentingnya penyediaan akomodasi yang layak bagi pengguna layanan. Narasumber dari perwakilan PPDI juga menyoroti berbagai tantangan yang masih dihadapi dalam mewujudkan pelayanan yang inklusif, seperti keterbatasan aksesibilitas fasilitas, informasi, maupun layanan digital.

Selain itu, narasumber dari GERKATIN Tarakan menyampaikan materi Deaf Awareness yang membahas budaya Tuli, penggunaan Bahasa Isyarat Indonesia (BISINDO), serta teknik dasar berkomunikasi dengan penyandang Tuli dalam lingkungan pelayanan publik. Melalui materi tersebut, seluruh pegawai diajak memahami pentingnya komunikasi yang efektif agar penyandang Tuli dapat memperoleh layanan secara optimal dan mandiri.

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh pegawai dapat semakin memahami kebutuhan kelompok rentan dan mampu memberikan pelayanan yang lebih responsif, inklusif, dan berorientasi pada pemenuhan hak masyarakat. Kegiatan ini juga menjadi langkah nyata dalam mendukung terwujudnya pelayanan publik yang aksesibel, berkeadilan, dan memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh pengguna layanan tanpa terkecuali.

Foto Terkait Berita

Floating Icon