Jl. Lapangan Banteng Timur No.2-4, Jakarta Pusat
   134      Login Pegawai
Berita KPKNL Tarakan
Perkuat Pemahaman Generasi Muda tentang Aset Negara, KPKNL Tarakan Gelar “DJKN Goes to Campus” di Universitas Borneo Tarakan

Perkuat Pemahaman Generasi Muda tentang Aset Negara, KPKNL Tarakan Gelar “DJKN Goes to Campus” di Universitas Borneo Tarakan

Sigit Luhur Pambudi
Rabu, 20 Mei 2026 |   21 kali

Tarakan, 20 Mei 2026 - Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Tarakan kembali menunjukkan komitmennya dalam mengedukasi generasi muda melalui kegiatan "DJKN Goes to Campus" yang diselenggarakan di Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Universitas Borneo Tarakan (UBT). Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan peran strategis Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) dalam menjaga dan mengoptimalkan aset negara demi kesejahteraan masyarakat.

Pengelolaan kekayaan negara di wilayah kerja KPKNL Tarakan yaitu satu Provinsi Kalimantan Utara mencakup 183 Satuan Kerja dengan total nilai aset Barang Milik Negara (BMN) yang dikelola mencapai Rp66 triliun. Aset-aset ini, yang meliputi tanah, gedung perkantoran, hingga infrastruktur publik, merupakan pilar utama dalam mendukung pembangunan nasional dan pelayanan publik di Kalimantan Utara.

Ahmad Elazar, Kepala KPKNL Tarakan, dalam pidatonya menekankan bahwa aset negara harus dikelola dengan prinsip profesionalisme agar dampaknya dapat dirasakan langsung oleh rakyat. Beliau menyatakan:

"Aset negara merupakan fondasi penting dalam penyelenggaraan pelayanan publik dan pembangunan, mulai dari gedung perkantoran pemerintah, tanah negara, jalan, pelabuhan, hingga berbagai sarana dan prasarana lainnya yang berasal dari APBN. Oleh karena itu, pengelolaan kekayaan negara harus dilakukan secara profesional, tertib, dan bertanggung jawab agar mampu memberikan manfaat yang optimal bagi negara dan masyarakat."

Sejalan dengan hal tersebut, Dekan FEB UBT, Prof. Dr. E. Mohamad Nur Utomo, S.E., M.Si., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada KPKNL Tarakan. Beliau menegaskan bahwa pemahaman mengenai aset negara sangat relevan bagi mahasiswa untuk membentuk karakter yang memiliki tanggung jawab terhadap kekayaan publik. Menurutnya, aset negara adalah wujud kekayaan publik yang diamanahkan kepada pemerintah, sehingga pengelolaan yang baik menjadi indikator tata kelola pemerintahan yang bersih dan profesional.

Kegiatan ini diisi dengan pemaparan materi dengan dua tema utama yaitu Pengelolaan Kekayaan Negara dan Lelang. Chusaeri, Kepala Seksi Pengelolaan Kekayaan Negara, dalam paparannya menjelaskan mengenai peran strategis BMN sebagai social optimizer, di mana aset negara tidak hanya mengejar profit, tetapi dioptimalkan untuk kemakmuran rakyat melalui berbagai skema pemanfaatan. Selain itu, Christina Dewi, Pejabat Lelang Ahli Muda KPKNL Tarakan memberikan edukasi mengenai mekanisme lelang yang kini telah bertransformasi ke arah digital melalui portal lelang.go.id yang transparan dan akuntabel.

Kegiatan DJKN Goes To Campus menjadi sangat relevan bagi kalangan mahasiswa karena para peserta merupakan generasi muda yang kelak akan menjadi pemimpin, pengambil kebijakan, akademisi, maupun profesional di berbagai bidang strategis. Di tengah tuntutan tata kelola pemerintahan yang semakin transparan dan akuntabel, mahasiswa perlu memperoleh pemahaman sejak dini mengenai pengelolaan aset negara, peran kekayaan negara dalam pembangunan, serta mekanisme lelang yang terbuka dan berintegritas. Pemahaman tersebut tidak hanya memperluas wawasan akademis, tetapi juga membangun kesadaran bahwa aset negara merupakan sumber daya publik yang harus dikelola secara optimal demi sebesar-besarnya kemakmuran rakyat. 

Acara ini menjadi lebih interaktif setelah para mahasiswa perwakilan dari FEB UBT mengajukan pertanyaan kritis tentang pengelolaan kekayaan negara dan prosedur lelang kepada para narasumber.

Acara ditutup dengan simulasi lelang interaktif yang diikuti dengan antusias oleh para mahasiswa. Melalui edukasi ini, diharapkan mahasiswa sebagai calon pemimpin masa depan dapat menjadi garda terdepan dalam menjaga aset negara demi mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.

(Seksi Hukum dan Informasi)

Foto Terkait Berita

Floating Icon