Penilaian BMN Pada Satker di Kota Manokwari Untuk Mendukung Optimalisasi BMN dan PNBP
Farha Aunirrohman
Minggu, 29 Maret 2026 |
26 kali
Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Sorong melaksanakan kegiatan penilaian Barang Milik Negara (BMN) di Manokwari pada tanggal 25 hingga 28 Maret 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya optimalisasi pengelolaan aset negara sekaligus mendukung kontribusi terhadap Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).
Dalam pelaksanaannya, tim penilai KPKNL Sorong melakukan penilaian terhadap aset milik Basarnas Manokwari yang terdiri dari satu unit kapal SAR kelas III serta dua unit perahu karet. Kapal tersebut diketahui telah bersandar di Dermaga Basarnas Manokwari sejak sebelum masa pandemi COVID-19, yakni sekitar tahun 2018 yang hingga saat ini sudah tidak digunakan secara optimal. Penilaian ini dilakukan sebagai bagian dari proses penghapusan BMN. Setelah dilakukan penilaian dan diperoleh nilai wajar, kapal tersebut direncanakan akan ditindaklanjuti melalui mekanisme lelang sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Selain itu, KPKNL Sorong juga melaksanakan penilaian terhadap aset berupa gedung milik Badan Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Papua Barat. Penilaian ini dilakukan dalam rangka rencana pemanfaatan BMN melalui mekanisme sewa sebagai bentuk optimalisasi aset negara yang diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap PNBP.
Adapun objek penilaian pada aset BPMP Papua Barat terdiri dari Auditorium BPMP dengan kapasitas sekitar 500 orang yang direncanakan untuk disewakan sebagai gedung pertemuan, gedung aula BPMP dengan kapasitas hingga 250 orang yang juga diperuntukkan sebagai ruang pertemuan, serta satu gedung yang akan difungsikan sebagai ruang makan dengan kapasitas sekitar 100 orang. Selain itu, terdapat dua ruang kelas yang masing-masing memiliki kapasitas 50 orang, ruang laboratorium dengan kapasitas hingga 100 orang, serta asrama atau mess yang direncanakan untuk disewakan sebagai kamar. Seluruh objek tersebut dinilai guna memperoleh nilai wajar sebagai dasar dalam penetapan tarif sewa.
Tim penilai KPKNL Sorong melakukan survei lapangan secara langsung guna mengidentifikasi kondisi aset, mengumpulkan data, serta melakukan analisis terhadap nilai ekonomis aset. Melalui kegiatan ini, KPKNL Sorong terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan layanan penilaian yang profesional, akuntabel, dan transparan guna mendukung pengelolaan kekayaan negara yang optimal.
Foto Terkait Berita