Jl. Lapangan Banteng Timur No.2-4, Jakarta Pusat
   134      Login Pegawai
Artikel KPKNL Sorong
Selamat Hari Batik Nasional 2024. Indonesia bangga berbatik!

Selamat Hari Batik Nasional 2024. Indonesia bangga berbatik!

Bahrahmat Simamora
Kamis, 03 Oktober 2024 |   13175 kali

Hari Batik Nasional adalah hari perayaan nasional Indonesia untuk memperingati ditetapkannya batik sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi (Masterpieces of the Oral and Intangible Heritage of Humanity) pada 2 Oktober 2009 oleh UNESCO.

Tema Hari Batik Nasional 2024 adalah "Bangga Berbatik", sebagaimana ditetapkan oleh Yayasan Batik Indonesia (YBI). Tema ini dipilih untuk menggaungkan rasa bangga dalam mengenakan batik serta mendorong masyarakat untuk lebih mempopulerkan batik di kehidupan sehari-hari. Dengan semakin banyaknya masyarakat yang memakai batik, diharapkan industri batik lokal dapat terus berkembang dan semakin mendukung perekonomian pengrajin batik.

Tak hanya itu, YBI juga memilih Batik Tulis Tenun Gedhog Tuban sebagai ikon Hari Batik Nasional 2024. Batik khas dari Tuban, Jawa Timur, ini memiliki keunikan motif burung Phoenix yang melambangkan akulturasi budaya antara masyarakat pesisir Tuban dan Tiongkok. Batik ini dibuat dengan alat tenun tradisional gedhog, yang proses pembuatannya melibatkan tenaga kerja lokal dan memanfaatkan keterampilan turun-temurun.

Dengan mengusung tema "Bangga Berbatik" dan memilih Batik Tulis Tenun Gedhog sebagai ikon, Hari Batik Nasional 2024 diharapkan dapat meningkatkan minat masyarakat terhadap produk-produk batik lokal serta memberi apresiasi lebih kepada para pengrajin yang terus melestarikan tradisi batik.

Batik pertama kali diperkenalkan kepada dunia internasional oleh Presiden Soeharto saat mengikuti konferensi Perserikatan Bangsa-Bangsa. Batik Indonesia didaftarkan untuk mendapat status intangible cultural heritage (ICH) melalui kantor UNESCO di Jakarta oleh kantor Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat, mewakili Pemerintah Indonesia dan komunitas batik Indonesia, pada 4 September 2008.

Pada 9 Januari 2009, pengajuan batik untuk Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi UNESCO diterima secara resmi, dan batik dikukuhkan pada sidang keempat Komite Antar-Pemerintah tentang Warisan Budaya Nonbendawi yang diselenggarakan UNESCO di Abu Dhabi pada 2 Oktober 2009. Pada sidang dimaksud, batik resmi terdaftar sebagai Warisan Kemanusiaan Karya Agung Budaya Lisan dan Nonbendawi di UNESCO. Pemerintah Indonesia kemudian menerbitkan Keputusan Presiden RI No 33 Tahun 2009 yang menetapkan hari Batik Nasional juga dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap upaya perlindungan dan pengembangan batik Indonesia.

Sejak diresmikan pada tahun 2009, Hari Batik Nasional telah menjadi ajang untuk memperingati kontribusi penting batik terhadap identitas bangsa Indonesia. Tidak hanya itu, peringatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kelestarian batik dan mendukung para pengrajin batik di seluruh Indonesia.

Peringatan Hari Batik Nasional memiliki makna yang mendalam bagi masyarakat Indonesia. Selain sebagai wujud kebanggaan atas pengakuan batik di kancah internasional, peringatan ini juga bertujuan untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya melestarikan budaya lokal. Mengenakan batik tidak hanya dianggap sebagai bentuk penghargaan terhadap warisan budaya, tetapi juga sebagai cara untuk menjaga persatuan di tengah keragaman sosial.

Selain itu, Hari Batik Nasional diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan para pengrajin batik yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia. Dengan semakin populernya batik di kalangan masyarakat, industri batik diharapkan dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi ekonomi yang signifikan, terutama di daerah-daerah penghasil batik.

Secara keseluruhan, Hari Batik Nasional bukan hanya sekadar momen perayaan, tetapi juga momentum untuk merefleksikan kembali pentingnya menjaga kelestarian batik sebagai bagian dari identitas dan warisan bangsa. Masyarakat diharapkan tidak hanya menggunakan batik pada hari-hari tertentu saja, tetapi juga menjadikannya sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.

  

Sumber:

Mutiasari, Kanya Anindita. 2024. 30 Kata-kata Hari Batik Nasional 2024 untuk Caption IG hingga Status WA. Diakses pada 2 Oktober 2024 dari https://news.detik.com/berita/d-7566572/30-kata-kata-hari-batik-nasional-2024-untuk-caption-ig-hingga-status-wa.

Selamat Hari Batik Nasional 2022!. (2022). Diakses pada 2 Oktober 2024 dari https://kemlu.go.id/bandarseribegawan/id/news/21150/selamat-hari-batik-nasional-2022.

Verianty, Woro Anjar. 2024. Merayakan Hari Batik Nasional 2024: Sejarah, Tema, dan Makna di Baliknya. Diakses pada 2 Oktober 2024 dari https://www.liputan6.com/hot/read/5716830/merayakan-hari-batik-nasional-2024-sejarah-tema-dan-makna-di-baliknya?page=4.

 

Disclaimer
Tulisan ini adalah pendapat pribadi dan tidak mencerminkan kebijakan institusi di mana penulis bekerja.
Floating Icon