Berikan Kuliah Umum, Kepala Kantor Wilayah DJKN Sumatera Utara Sampaikan Peran BMN dalam Mendukung Kinerja APBN
Dinda Sri Wahyuni
Senin, 10 Agustus 2026 |
75 kali
Padangsidimpuan,
6 Agustus 2026 – Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan (UMTS) menjadi
tempat pelaksanaan kuliah umum bertema “Peran Barang Milik Negara (BMN) dalam
Mendukung Kinerja APBN”, Kamis (6/8). Kegiatan tersebut menghadirkan Kepala
Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (Kanwil DJKN) Sumatera
Utara, Nofiansyah, sebagai narasumber.
Kuliah
umum ini dilaksanakan untuk memberikan pemahaman kepada para dosen, mahasiswa,
dan seluruh civitas akademika UMTS mengenai pengelolaan kekayaan negara,
khususnya BMN, serta keterkaitannya dengan pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan
Belanja Negara (APBN). Kegiatan tersebut juga menjadi sarana edukasi bagi
generasi muda agar memahami bahwa BMN merupakan bagian dari kekayaan negara
yang harus dikelola secara optimal dan bertanggung jawab.
Dalam
pemaparannya, Nofiansyah menjelaskan bahwa BMN memiliki peran penting dalam
mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi pemerintahan dan pelayanan kepada
masyarakat. BMN tidak hanya berupa aset yang digunakan untuk menunjang kegiatan
pemerintahan, tetapi juga memiliki potensi untuk dioptimalkan sehingga dapat
memberikan manfaat ekonomi dan sosial serta mendukung kinerja APBN.
Pengelolaan
BMN yang baik, menurutnya, perlu dilakukan secara tertib, efektif, efisien,
transparan, dan akuntabel. Setiap aset negara harus dapat dipastikan
keberadaan, penggunaan, serta pemanfaatannya sehingga memberikan manfaat yang
optimal bagi penyelenggaraan pemerintahan maupun masyarakat.
Lebih
lanjut, optimalisasi BMN juga dapat memberikan kontribusi terhadap Penerimaan
Negara Bukan Pajak (PNBP). Pemanfaatan aset negara yang belum digunakan secara
optimal dapat menjadi salah satu upaya untuk menciptakan nilai tambah bagi
negara, dengan tetap memperhatikan ketentuan peraturan perundang-undangan dan
kepentingan pelayanan publik.
Nofiansyah
juga menekankan bahwa pengelolaan BMN memiliki hubungan erat dengan efektivitas
penggunaan APBN. Pengelolaan aset yang baik membantu pemerintah menghindari
pengadaan aset yang tidak diperlukan, meningkatkan efisiensi belanja, serta
memastikan aset yang telah dimiliki dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk
mendukung pencapaian tugas dan fungsi pemerintah.
Dijumpai
selepas kegiatan kuliah umum, Dr. Nur Hamidah, dekan Fakultas Ilmu Sosial dan
Politik UMTS mengapresiasi kegiatan ini, beliau mengatakan “Melalui kegiatan
ini, diharapkan mahasiswa semakin memahami bahwa pengelolaan BMN bukan hanya
menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan kepedulian
masyarakat. Pemahaman tersebut penting untuk membangun kesadaran bahwa aset
negara merupakan kekayaan bersama yang harus dijaga, digunakan secara tepat,
dan dioptimalkan manfaatnya.
Kuliah
umum ini sekaligus menjadi bentuk sinergi antara DJKN dengan dunia pendidikan
dalam meningkatkan literasi mengenai pengelolaan keuangan dan kekayaan negara.
Kolaborasi tersebut diharapkan dapat terus dikembangkan sebagai sarana edukasi
kepada generasi muda mengenai peran APBN dan pengelolaan BMN dalam mendukung
pembangunan nasional.
Dengan
pengelolaan BMN yang semakin optimal, diharapkan aset negara dapat memberikan
manfaat yang lebih besar dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan,
peningkatan pelayanan publik, serta pencapaian tujuan pembangunan dan
kesejahteraan masyarakat.
Foto Terkait Berita