Jl. Lapangan Banteng Timur No.2-4, Jakarta Pusat
   134      Login Pegawai
Berita KPKNL Padang Sidempuan
Berikan Kuliah Umum, Kepala Kantor Wilayah DJKN Sumatera Utara Sampaikan Peran BMN dalam Mendukung Kinerja APBN

Berikan Kuliah Umum, Kepala Kantor Wilayah DJKN Sumatera Utara Sampaikan Peran BMN dalam Mendukung Kinerja APBN

Dinda Sri Wahyuni
Senin, 10 Agustus 2026 |   75 kali

Padangsidimpuan, 6 Agustus 2026 – Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan (UMTS) menjadi tempat pelaksanaan kuliah umum bertema “Peran Barang Milik Negara (BMN) dalam Mendukung Kinerja APBN”, Kamis (6/8). Kegiatan tersebut menghadirkan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (Kanwil DJKN) Sumatera Utara, Nofiansyah, sebagai narasumber.

Kuliah umum ini dilaksanakan untuk memberikan pemahaman kepada para dosen, mahasiswa, dan seluruh civitas akademika UMTS mengenai pengelolaan kekayaan negara, khususnya BMN, serta keterkaitannya dengan pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Kegiatan tersebut juga menjadi sarana edukasi bagi generasi muda agar memahami bahwa BMN merupakan bagian dari kekayaan negara yang harus dikelola secara optimal dan bertanggung jawab.

Dalam pemaparannya, Nofiansyah menjelaskan bahwa BMN memiliki peran penting dalam mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat. BMN tidak hanya berupa aset yang digunakan untuk menunjang kegiatan pemerintahan, tetapi juga memiliki potensi untuk dioptimalkan sehingga dapat memberikan manfaat ekonomi dan sosial serta mendukung kinerja APBN.

Pengelolaan BMN yang baik, menurutnya, perlu dilakukan secara tertib, efektif, efisien, transparan, dan akuntabel. Setiap aset negara harus dapat dipastikan keberadaan, penggunaan, serta pemanfaatannya sehingga memberikan manfaat yang optimal bagi penyelenggaraan pemerintahan maupun masyarakat.

Lebih lanjut, optimalisasi BMN juga dapat memberikan kontribusi terhadap Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). Pemanfaatan aset negara yang belum digunakan secara optimal dapat menjadi salah satu upaya untuk menciptakan nilai tambah bagi negara, dengan tetap memperhatikan ketentuan peraturan perundang-undangan dan kepentingan pelayanan publik.

Nofiansyah juga menekankan bahwa pengelolaan BMN memiliki hubungan erat dengan efektivitas penggunaan APBN. Pengelolaan aset yang baik membantu pemerintah menghindari pengadaan aset yang tidak diperlukan, meningkatkan efisiensi belanja, serta memastikan aset yang telah dimiliki dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk mendukung pencapaian tugas dan fungsi pemerintah.

Dijumpai selepas kegiatan kuliah umum, Dr. Nur Hamidah, dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Politik UMTS mengapresiasi kegiatan ini, beliau mengatakan “Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa semakin memahami bahwa pengelolaan BMN bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan kepedulian masyarakat. Pemahaman tersebut penting untuk membangun kesadaran bahwa aset negara merupakan kekayaan bersama yang harus dijaga, digunakan secara tepat, dan dioptimalkan manfaatnya.

Kuliah umum ini sekaligus menjadi bentuk sinergi antara DJKN dengan dunia pendidikan dalam meningkatkan literasi mengenai pengelolaan keuangan dan kekayaan negara. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat terus dikembangkan sebagai sarana edukasi kepada generasi muda mengenai peran APBN dan pengelolaan BMN dalam mendukung pembangunan nasional.

Dengan pengelolaan BMN yang semakin optimal, diharapkan aset negara dapat memberikan manfaat yang lebih besar dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan, peningkatan pelayanan publik, serta pencapaian tujuan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

Foto Terkait Berita

Floating Icon