Ada Nyamuk Yang Efektif Turunkan Kasus DBD
Agatha Fabiola Giovani Br Sinaga
Senin, 04 Desember 2023 |
1029 kali
Apakah salah satu dari pembaca artikel ini pernah terkena DBD? Atau ada teman, saudara, tetangga yang terken DBD?
Seperti yang kita ketahui, DBD atau Demam Berdarah Dengue adalah penyakit infeksi oleh virus Dengue yang ditularkan oleh nyamuk Aedes Aegypti.
Dilansir dari website Kementerian Kesehatan, ada sebanyak 131.265 kasus dengan angka kematian 1.183 orang. Hal ini tentu menjadi kenaikan signifikan dibandingkan kasus pada tahun 2021.
Hal ini membuat, Pemerintah khususnya Kementerian Kesehatan terus berupaya berinovasi, salah satunya lewat penyebaran nyamuk Wolbachia.
Apakah teman-teman tahu? Bahwa sebenarnya Wolbachia bukan nama nyamuk, melainkan adalah nama bakteri yang secara alami ada di dalam tubuh 60% serangga, seperti lalat buah, ngengat, capung, kupu-kupu bahkan termasuk nyamuk. Wolchabia ini bisa diturunkan ke telur-telurnya dari serangga-serangga tersebut.
Para ahli sudah meneliti, adanya virus dengue di dalam tubuh nyamuk Aedes Aegypti yang mengandung Wolbachia membuat virus dengue di dalam tubuh nyamuk tersebut tidak bisa ditularkan. Di Indonesia sendiri, penelitian soal nyamuk Wolbachia sudah dimulai dari 2011. Apabila nyamuk jantan yang mengandung Wolbachia dikawinkan dengan nyamuk betina tanpa Wolbachia maka telurnya tidak akan menetas, namun kalau nyamuk jantan yang tidak mengandung Wolbachia dikawinkan dengan nyamuk betina yang mengandung Wolbachia maka semua telur yang menetas akan mengandung Wolbachia.
Seluruh proses regenerasi atau proses perkembangbiakan nyamuk terjadi secara alami, namun hal ini masih menjadi isu ditengah masyarakat. Masyarakat berpikir ini semua masih dalam proses uji coba. Padahal, seperti yang dijelaskan diatas bahwa penelitian ini sudah dimulai dari tahun 2011 dan di Indonesia sendiri sudah dilakukan implementasi uji awal oleh WORLD MOSQUITO PROGRAM yang bekerja sama dengan Universitas Gajah Mada pada tahun 2015-2017 dan dilakukan penelitian hingga akhirnya dilakukan publikasi hasil di jurnal NEJM atau New England Journal pada tahun 2021. Dan 2022 juga sudah dilakukan pelepasan nyamuk yang mengandung Wolbachia di Kota Yogyakarta dan Kabupaten Bantul dan hasilnya ternyata memang bisa menekan angka kesakitan demam berdarah itu sekitar 77%
| Disclaimer |
|---|
| Tulisan ini adalah pendapat pribadi dan tidak mencerminkan kebijakan institusi di mana penulis bekerja. |
Foto Terkait Artikel