Severity: Warning
Message: XXXXX(/var/lib/php/sessions/ci_sessions_2022/portaldjkn_2022o4qnpdqja9dt05dov245h5be8pdifiog): failed to open stream: No space left on device
Filename: drivers/Session_files_driver.php
Line Number: 176
Backtrace:
File: /home/piesa/webdjkn/application/controllers/Unit_kerja.php
Line: 8
Function: __construct
File: /home/piesa/webdjkn/index.php
Line: 326
Function: require_once
Severity: Warning
Message: XXXXXXXXXXXXX(): Failed to read session data: user (path: /var/lib/php/sessions/ci_sessions_2022)
Filename: Session/Session.php
Line Number: 143
Backtrace:
File: /home/piesa/webdjkn/application/controllers/Unit_kerja.php
Line: 8
Function: __construct
File: /home/piesa/webdjkn/index.php
Line: 326
Function: require_once
Kemenkeu Satu Banyumas Raya Gelar Pelatihan UMKM Berorientasi Ekspor
Santoso
Kamis, 24 Oktober 2024 |
381 kali
Purwokerto – Kelompok Kerja
(Pokja) Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Kementerian Keuangan R.I. Perwakilan
Jawa Tengah bersama-sama dengan Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai (KPPBC)
Tipe Madya Pabean C Purwokerto, Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Purwokerto,
Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Purbalingga, Kantor Pelayanan Perbendaharaan
Negara (KPPN) Purwokerto, dan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang
(KPKNL) Purwokerto atau yang disebut dengan Kemenkeu Satu Banyumas Raya menggelar
kegiatan pelatihan ekspor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di wilayah
Kabupaten Banyumas dan Kabupaten Purbalingga, sebagai salah satu rangkaian
kegiatan dalam memperingati Hari Oeang R.I. (HORI) ke-78.
Kegiatan yang diselenggarakan di Cafe
Pajak, Jalan Gerilya Nomor 567 Purwokerto tersebut dimulai pada Kamis (24/10)
dan akan dilanjutkan selama empat kali pertemuan pada setiap hari Kamis pukul
08.00 s.d. 17.00 WIB dan akan berakhir pada Kamis (14/11).
Kepala KPPN Purwokerto, Tri
Ananto Putro, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelatihan dilakukan dalam
rangka mendorong kapasitas pelaku UMKM sehingga dapat berorientasi ekspor. “Ekspor
bukan hanya sekedar menjual produk ke luar negeri tetapi merupakan langkah
strategis dari memajukan ekonomi daerah dan bangsa kita ini,” paparnya. Lebih lanjut Tri Ananto menjelaskan, pelatihan
ini merupakan upaya mempersiapkan UMKM untuk memahami seluk beluk dunia ekspor
mulai dari manajemen mutu dan persaingan, legalitas, digital marketing, hingga
strategi pemasaran internasional.
Hadir sebagai narasumber dalam
kegiatan tersebut M. Noor Fahmi dan Wiji Priyati beserta tim dari PT Uba Uhud
International. PT Uba Uhud International
merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang ekspor, khususnya untuk produk
limbah kelapa yang telah diproses menjadi media tanam hidroponik yang bersifat
organik (cocopeat) dan serabut kelapa (cocofiber).
Selain dihadiri oleh sebanyak 50 peserta UMKM di wilayah Kabupaten Banyumas dan Kabupaten Purbalingga, kegiatan dihadiri pula oleh perwakilan dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Banyumas dan Kabupaten Purbalingga, Fakultas Ekonomi dan Bisnis serta Fakultas Pertanian Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto, dan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Purwokerto.
Peserta program pelatihan disyaratkan adalah para pelaku usaha di wilayah Kabupaten Banyumas dan Kabupaten Purbalingga dengan produk orientasi ekspor menyangkut kualitas, kuantitas, dan kontinuitas yang telah berjalan selama dua tahun serta berkomitmen untuk mengikuti semua tahap pelatihan. Dari pelatihan yang telah diikuti, peserta diharapkan memiliki kemampuan serta keberanian untuk menembus dan bersaing di pasar internasional. (Seksi HI/Santoso)
Foto Terkait Berita