KPKNL Pekanbaru Perkuat Sinergi Pengelolaan Aset melalui Sosialisasi dan Apresiasi Kekayaan Negara 2026
Hayuningtyas Iga Siwi
Jum'at, 06 Februari 2026 |
20 kali
Pekanbaru (06/02) – Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Pekanbaru kembali menegaskan komitmennya dalam mendorong tata kelola aset negara yang optimal melalui penyelenggaraan Sosialisasi dan Apresiasi Kekayaan Negara Tahun 2026. Kegiatan ini menjadi ruang strategis untuk mempererat kolaborasi sekaligus meningkatkan pemahaman publik terhadap pengelolaan kekayaan negara.
Bertempat di Aula Dang Merdu Bank Riau Kepri Syariah, kegiatan yang berlangsung pada Kamis (5/2) tersebut dihadiri oleh lebih dari 200 peserta yang berasal dari kementerian/lembaga, sektor perbankan, hingga pemerintah daerah.
Dalam sambutannya, Kepala KPKNL
Pekanbaru, Maulina Fahmilita, menuturkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian
dari tanggung jawab institusi dalam menghadirkan layanan publik yang inklusif
serta edukatif bagi seluruh pemangku kepentingan. “Kami memandang penting untuk
terus merangkul seluruh stakeholder yang beragam. Melalui forum ini,
kami ingin mendorong percepatan pengelolaan kekayaan negara yang semakin
efektif, transparan, dan berintegritas,” ungkapnya.
Beliau juga menegaskan bahwa penghargaan yang diberikan dalam kegiatan ini didasarkan pada pengolahan data kinerja yang objektif dan terukur. Hal ini mencerminkan komitmen KPKNL Pekanbaru dalam menjunjung tinggi profesionalisme. “Penghargaan ini bukan semata simbol, melainkan bentuk apresiasi atas kinerja nyata. Kami berharap ini menjadi pemicu untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan aset negara secara berkelanjutan,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah DJKN Riau, Sumatera Barat, dan Kepulauan Riau, Wahyu Prihantoro, menekankan bahwa pengelolaan kekayaan negara memiliki dimensi yang lebih luas dari sekadar angka. “Pengelolaan aset negara merupakan bagian dari upaya membangun tata kelola yang berkelanjutan dan berintegritas. Keberhasilan yang diraih selama ini merupakan hasil sinergi seluruh pihak,” jelasnya. Beliau menambahkan bahwa forum ini diharapkan menjadi wadah berbagi pengetahuan dan praktik terbaik, sehingga aset negara dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, KPKNL Pekanbaru turut menghadirkan simulasi Lelang konvensional produk UMKM secara langsung. Inisiatif ini menjadi bentuk nyata dukungan terhadap pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya bagi pelaku UMKM dari kalangan disabilitas dan kelompok rentan. Produk yang dilelang dalam simulasi tersebut telah melalui proses kurasi dan merupakan hasil karya pelaku UMKM dari kelompok disabilitas serta masyarakat rentan binaan KPKNL Pekanbaru.
Melalui simulasi tersebut, peserta dapat menyaksikan secara langsung dinamika proses lelang yang kompetitif, yang berpotensi meningkatkan nilai jual produk secara signifikan. Kegiatan ini tidak hanya berfungsi sebagai sarana edukasi, tetapi juga sebagai upaya menumbuhkan kepedulian sosial dan memperluas akses pasar bagi UMKM.
Ibu Maulina menjelaskan bahwa simulasi ini merupakan langkah awal untuk memperkenalkan skema lelang yang lebih inklusif dan adaptif terhadap kebutuhan masyarakat. “Kami ingin menunjukkan bahwa lelang tidak hanya terbatas pada mekanisme konvensional, tetapi juga dapat menjadi instrumen pemberdayaan ekonomi, khususnya bagi UMKM,” ujarnya.
Sebagai bentuk penghargaan, KPKNL Pekanbaru menganugerahkan Apresiasi Kekayaan Negara (KN Award) 2026 kepada para pemangku kepentingan dalam 18 kategori, yang mencerminkan berbagai aspek kinerja, mulai dari pengelolaan BMN, penilaian, piutang negara, hingga pelaksanaan lelang.
Melalui kegiatan ini, KPKNL
Pekanbaru berharap sinergi yang telah terjalin dapat terus diperkuat, sehingga
pengelolaan kekayaan negara semakin optimal dan mampu memberikan nilai tambah
bagi kesejahteraan masyarakat.
Foto Terkait Berita