KPKNL Pekanbaru Jadi Narasumber Rekonsiliasi dan Pemutakhiran Data Barang Milik Negara Kepolisian Daerah Riau
Zulfa Asria Nafiati
Senin, 10 Februari 2025 |
509 kali
KPKNL
Pekanbaru menghadiri undangan dari Kepolisian
Daerah Riau (Polda Riau) untuk menjadi narasumber dalam pelaksanaan kegiatan Rekonsiliasi dan Pemutakhiran
Data periode Semester II dan Tahunan TA 2024 lingkup Kepolisian Daerah Riau pada hari Senin (20/1). Kegiatan
tersebut diselenggarakan secara tatap muka bertempat di Ballroom Hotel Royal
Asnof dan diikuti oleh lebih kurang 37 (tiga puluh tujuh) perwakilan satuan
kerja lingkup Polda Riau.
Kegiatan tersebut diselenggarakan sebagai bentuk komitmen Polda
Riau untuk menyajikan Laporan Barang Milik Negara (BMN) yang lebih akuntabel
dan sesuai dengan kondisi termutakhir serta dapat dipertanggungjawabkan.
Kegiatan dibuka
oleh Karo Logistik Polda Riau, Kombes Pol. Sambas Kurniawan, S.I.K. Dalam
sambutannya, Karo Logistik Polda Riau menyampaikan apresiasi dan terima kasih
atas partisipasi seluruh peserta dan kesediaan KPKNL Pekanbaru sebagai
narasumber kegiatan, memberikan wawasan, dan edukasi
yang bermanfaat bagi seluruh peserta.
Dalam kegiatan
tersebut juga hadir Kepala Seksi Pengelolaan Kekayaan Negara, Agus Aribowo
beserta 2 (dua) staf pelaksana untuk mengisi penyampaian materi terkait
pengelolaan dan penatausahaan BMN. Pada kesempatannya, Agus menyampaikan terima
kasih untuk inisiatif dan undangan kegiatan dari Polda Riau tersebut dan atas dasar pemantauannya saat
ini beberapa satuan kerja lingkup Polda Riau telah aktif mengajukan jenis
permohonan pengelolaan BMN ke KPKNL melalui aplikasi SIMAN V2.
Pada kesempatan
tersebut, KPKNL Pekanbaru selain mengisi penyampaian materi pengelolaan dan
penatausahaan BMN juga menyampaikan kembali terkait proses penggunaan aplikasi SIMAN
V2 dalam permohonan pengelolaan BMN serta proses pelaporan wasdal Semester II
TA 2024 dan tahunan.
Kegiatan berlangsung interaktif dengan pertanyaan dan diskusi yang diajukan oleh para peserta kegiatan. KPKNL Pekanbaru berkomitmen menjalin kerja sama dan kolaborasi antar instansi untuk memberikan data BMN yang lebih akuntabel. Diharapkan dengan kegiatan ini, seluruh satuan kerja dapat lebih aktif mengajukan permohonan pemanfaatan, serta mereview penggunaan, dan menginventarisasi BMN yang sudah rusak berat untuk diajukan penghapusan, agar tercipta penatausahaan dan pengelolaan BMN yang semakin baik.
Foto Terkait Berita