Pembinaan Kanwil DJKN RSK dalam Pemusnahan Security Paper KPKNL Pekanbaru : Positive Vibes Akselerasikan Layanan Prima
Zulfa Asria Nafiati
Jum'at, 19 Juli 2024 |
227 kali
Pekanbaru – Kepala
Kanwil DJKN Riau, Sumbar dan Kepri, Wahyu Prihantoro, hadir di ruang kerja Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan
Lelang (KPKNL) Pekanbaru didamping oleh Kepala Bidang Lelang dan Kepala
Bidang PKN beserta rombongan menghadiri kegiatan pemusnahan Security Paper
Risalah Lelang pada Kamis (18/7). Security Paper ini merupakan kertas khusus yang dalam proses produksinya ditambahkan fitur-fitur
pengaman untuk menghindari tindakan pemalsuan. Fitur-fitur ini sangat sulit
untuk digandakan namun mudah dikenali, baik secara langsung (kasat mata) maupun
peralatan khusus. Fitur keamanan pada Security
Paper Risalah Lelang menjadi lebih baik karena dibuat dengan kertas khusus
dan memiliki ciri tersendiri serta dilengkapi nomor seri guna mencegah
penyalahgunaan dan pemalsuan risalah lelang, sehingga dapat menciptakan rasa
aman bagi pembeli lelang.
Berkaitan dengan hal ini, antisipasi
penyalahgunaan security paper telah
diatur dalam Peraturan Direktur Jenderal Kekayaan Negara Nomor PER-2/KN/2012
tentang Pembuatan Risalah Lelang oleh KPKNL pada Pasal 16 ayat (3) dan (4)
menyatakan apabila terdapat kesalahan dalam pengetikan dan/atau pencetakan
kutipan risalah lelang pada kertas sekuriti yang menyebabkan security
paper tidak jadi digunakan untuk kutipan risalah lelang, maka security
paper tersebut disimpan di KPKNL untuk kemudian
dimusnahkan/dihancurkan.
Pemusnahan security paper menurut Pasal 32 ayat (2) Peraturan Direktur
Jenderal Kekayaan Negara Nomor 9/KN/2020 tentang Pedoman Penatausahaan Kertas
Sekuriti di Lingkungan DJKN harus disaksikan oleh perwakilan Kanwil DJKN dan
dibuatkan Berita Acara Pemusnahan security
paper.
Selain kegiatan
pemusnahan Security Paper yang berjumlah 73 Security Paper (50 lembar di
semester II tahun 2023 dan 23 lembar di semester I 2024), pada kesempatan
tersebut Wahyu Prihantoro menyampaikan arahan dan motivasi dalam kegiatan ramah
tamah keluarga besar KPKNL Pekanbaru dengan Kakanwil DJKN RSK tersebut.
“Kantorku adalah
rumahku”, demikian tagline awal yang disampaikan Wahyu Prihantoro dalam
arahannya. “Jika di rumah kita 8 jam, di kantor 8 jam, dan 8 jam lainnya untuk
berbagai kegiatan di luar ruangan, maka menjadikan kantor sebagai rumah kedua,
menjadi sebuah keniscayaan”. Lanjutnya, “Jika rumahku adalah surgaku, maka
sewajarnya kantor juga bisa menjadi surga untuk berkarya. Mewujudkan hal
tersebut, maka memiliki rasa bahagia dalam keseharian, akan membuat surga
tercipta dengan sendirinya”.
Dengan berbagai
analogi dari pengalaman pria yang hobi bersepeda ini, Wahyu Prihantoro
menyampaikan cara termudah untuk senantiasa berbahagia adalah dengan membuat
orang lain bahagia. Energi ini akan kembali berbalik kepada kita, dengan cara
yang kadang tidak kita pahami. Dalam konteks pelayanan maka membuat orang lain
bahagia adalah dengan memberikan pelayanan prima. Dalam konteks organisasi,
memberikan sarana dan prasarana yang memadai bagi pegawai untuk bekerja juga
merupakan cara membuat pegawai berbahagia. Terus menerus menebarkan energi
positif mulai dari level pimpinan sampai dengan bawahan akan melahrkan rasa bahagia,
dan rasa ini akan mendorong kita senantias memberikan hal terbaik pada siapa
saja dan dalam berbagai keadaan.
Menutup diskusi
pimpinan dengan para pegawai KPKNL Pekanbaru, Kepala Kantor, Maulina Fahmilita,
mengutip ringkas percakapan Nabi Musa dengan Tuhan yang menyatakan, “Ibadah
shalatmu itu untukmu, ibadah puasamu itu untukmu, lalu mana ibadahmu untuk-Ku?
Ternyata Ibadah yang bisa kita tujukan pada Tuhan adalah sedekah. Sedekah yang
mudah adalah dengan membahagiakan orang lain.”
Kegiatan ini diakhiri
dengan ramah tamah seluruh pegawai serta santap bakso bersama di ruang
kerja KPKNL yang baru selesai
direnovasi. Diharapkan ruang kerja baru ini dapat memberikan nuansa segar dan
inspiratif, menciptakan lingkungan kerja yang lebih nyaman dan produktif.
Dengan desain yang modern dan fasilitas yang ditingkatkan, ruang kerja tersebut
tidak hanya memaksimalkan fungsi tetapi juga memotivasi pegawai untuk lebih proaktif
menjalankan tugasnya sehingga memperkuat semangat tim dalam memberikan layanan
terbaik kepada masyarakat.
Foto Terkait Berita