Kedai Lelang UMKM : KPKNL Pekanbaru Gandeng Pengusaha Produk Kreatif Riau
Eva Resia
Jum'at, 07 Mei 2021 |
408 kali
Pekanbaru – Kompetisi dan Inovasi Lelang Produk Usaha
Mikro, Kecil dan Menengah atau lebih dikenal dengan Kedai Lelang UMKM adalah
salah satu respon Pemerintah dalam hal ini Kementerian Keuangan c.q. Direktorat
Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) untuk membantu pemulihan ekonomi masyarakat yang
terdampak pandemi covid-19, khususnya
penggiat UMKM. Kedai lelang memanfaatkan fitur UMKM pada platform
lelang.go.id dalam jual beli dan pemasaran produk UMKM.
Kantor Pelayanan Kekayaan
Negara dan Lelang (KPKNL) Pekanbaru pun turut serta dalam program
ini. KPKNL Pekanbaru menggandeng pengusaha-pengusaha produk UMKM di wilayah
Riau yang tergabung dalam kelompok Sangsa Tribuana. Dalam kunjungannya ke workshop salah satu produk UMKM, Kepala
Seksi Pelayanan Lelang KPKNL Pekanbaru, Ramli Simbolon menemui Ketua Kelompok
Sangsa Tribuana, Arniningsih (04/05).
Kunjungan dilaksanakan dalam rangka memberikan sosialisasi terkait pelaksanaan lelang
sukarela dan mekanisme penyampaian permohonan lelang serta penggalian potensi produk-produk
yang rencananya akan dipasarkan melalui kedai lelang. Ramli menyampaikan bahwa
selain untuk mengeksplorasi produk UMKM sebagai upaya pemulihan ekonomi, kedai
lelang ini juga bertujuan untuk mengenalkan kepada masyarakat tentang lelang sukarela
dan penggunaan lelang.go.id sebagai instrument jual beli yang efektif, mudah dan
aman.
Salah satu produk yang
ditawarkan adalah koleksi produk kriya berbahan dasar tenun dan batik Riau, NZCraft.
Berawal pada bulan September 2018, ide kreatif produk ini dilatarbelakangi
dengan tujuan ingin mengenalkan kearifan produk lokal Riau ke tingkat nasional,
bahkan sampai ke mancanegara. Ragam
produk mencakup bahan pakaian, pakaian jadi, dan tas. Sebagai upaya
pengembangannya, NZCraft juga merangkul kelompok ibu-ibu rumah tangga untuk
produktif dengan membuat beberapa
souvenir / cinderamata khas Riau seperti gantungan kunci, tas genggam, tempat
tisu, dompet serbaguna, masker dan banyak lagi.
Selain pengembangan produk,
Kelompok UMKM binaan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Riau ini juga
mengadakan pelatihan-pelatihan produk
kreatif bidang kuliner, kriya dan pakaian.
Kelompok ini memberikan sosialisasi terkait perizinan UMKM bagi para penggiat UMKM. Pada saat
kunjungan, Tim KPKNL Pekanbaru dapat melihat langsung proses membuat bahan
tenun menggunakan alat tenun bukan mesin, proses cat dan tulis batik, serta
jahit produk kreatif lainnya.
Ketua Kelompok yang akrab
disapa Nining sepakat untuk turut serta dalam kedai lelang yang diadakan oleh
KPKNL Pekanbaru. Harapannya, dengan adanya sinergi KPKNL Pekanbaru dengan UMKM
khususnya di wilayah Riau, dapat membantu meningkatkan penjualan dan meluaskan pasar produk dari UMKM. “Mudah-mudahan bisa lebih mengenalkan potensi produk kreatif lokal
secara luas, agar lebih dikenal, disukai
dan tentunya dibeli sebagai upaya menunjang program pemerintah dalam
pemulihan ekonomi”, sambung Nining.
Sesuai rencana, KPKNL
Pekanbaru akan mulai melaksanakan lelang terjadwal khusus untuk produk-produk
tersebut mulai dari awal Juni sampai dengan akhir Juli 2021 dengan frekuensi 2
minggu sekali. Kemudahan yang ditawarkan oleh lelang terjadwal khusus yaitu
permohonan dapat disampaikan melalui daring dan untuk selanjutnya dapat
ditetapkan tanpa melalui proses yang panjang.
***
Penulis : Tim Humas KPKNL Pekanbaru
Foto Terkait Berita