Jl. Lapangan Banteng Timur No.2-4, Jakarta Pusat
   134      Login Pegawai
Berita KPKNL Pekanbaru
Komunikasi yang Baik, Kunci Pelayanan yang Prima

Komunikasi yang Baik, Kunci Pelayanan yang Prima

Arbita Zaini
Kamis, 09 Agustus 2018 |   664 kali

Pekanbaru – Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Pekanbaru mengikuti kegiatan Lokakarya Peningkatan Soft Competency Pegawai Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) pada tanggal 7 Agustus 2018. Acara menjadi lebih menyegarkan karena diselenggarakan di Taman Agrowisata Sungai Pinang Nadiin Kampar. Pemilihan lokasi ini bertujuan agar seluruh peserta kegiatan memiliki mindset yang fresh dan fokus untuk mengikutinya.

Lokakarya yang diselenggarakan oleh Sekretariat DJKN bekerja sama dengan Pusdiklat Pengembangan Sumber Daya Manusia Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan (PPSDM BPPK) mengambil tema “Semangat Maju Demi Negara.” Tema ini selaras dengan motto pelayanan yang dipilih KPKNL Pekanbaru yakni Samudera yang merupakan kepanjangan dari Santun, Amanah, Unggul, Dinamis, Empati dan Ramah.

Bertindak sebagai fasilitator adalah Egrita Buntara, Widyaiswara PPSDM yang didampingi oleh Agnes Renata. Turut mendampingi dari Sekretariat DJKN, Romi Muharram. Meyesuaikan dengan kegiatan yang menuntut dinamika pergerakan yang tinggi, seragam yang dikenakan baju training KPKNL Pekanbaru beserta celana training dan sepatu olahraga.

 “Lokakarya kali ini diharapkan dapat memberikan penyegaran suasana serta meningkatkan keakraban seluruh pegawai. Yang sehari-harinya berkutat pada tusi seksinya masing-masing, hari ini kita rehat sejenak sembari menambah soft competency kita”, ujar Rina Yulia, Kepala KPKNL Pekanbaru, dalam sambutan pembukaannya. “Diharapkan setelah mengikuti kegiatan, setiap pegawai mampu menerapkan ilmu yang didapat”, tambah Rina Yulia.

Bertempat di pendopo utama, sesi permainan pun dimulai. Untuk memanaskan suasana, dimulai dengan senam ringan agar menghindari cedera dan meluweskan pergerakan peserta. Setelah senam ringan, peserta dibagi menjadi lima kelompok. Permainan yang dilakukan yaitu opposite game, switch game, kereta balon, sarung siskamling, Samson, Delilah & Harimau, solving mystery, dan water transfer.

Di akhir acara, Egrita Buntara menyampaikan makna dari permainan yang telah dilakukan sebelumnya. Seperti opposite game yang menyiratkan bahwa untuk mencapai tujuan organisasi diperlukan orang-orang yang tepat di tugas yang tepat. Sedangkan switch game bertujuan untuk menyampaikan pesan walaupun setiap individu memiliki kompetensi yang berbeda, namun dengan sinergi yang baik dapat menjadi unit yang mampu menyelesaikan segala target. Kegesitan dan keluwesan juga turut memegang andil besar seperti pada permainan sarung siskamling. Dalam usaha mencapai tujuan, kita perlu duduk bersama dahulu untuk memikirkan strategi dan rencana. Prinsip ini terlihat dalam permainan Samson, Delilah dan Harimau.

“Dalam menghadapi komplain atau keluhan dari stakeholders juga perlu teknik yang tepat", ujar Egrita Buntara. Beliau menyarankan untuk menggunakan metode “CLAP” yang merupakan akronim dari Calm, Listening, Acknowledge dan Provide Solution. Pertama-tama, petugas layanan berusaha menenangkan orang tersebut. Setelah itu kita mendengarkan permasalahan yang dialaminya dan kemudian mengakui atau mengonfirmasi masalah tersebut. Terakhir kita berusaha untuk menyediakan solusi atas permasalahan tersebut.

Pada akhir lokakarya diumumkan nama tim pemenang permainan dan sesi berfoto bersama. Acara lokakarya kali ini mampu meningkatkan kekompakan dan semangat dalam bekerja segenap pegawai KPKNL Pekanbaru. Sinergi yang semakin baik diharapkan mampu meningkatkan semangat kinerja para pegawai untuk menuntaskan target kinerja. Salam Samudera!

 

(Teks: Tim HI & Foto: Alief Ibnu Nuzul)

Foto Terkait Berita

Floating Icon