Semarak Melaju UMKM KPKNL Pekanbaru Sebagai Upaya Menaikan Kelas Pelaku UMKM
M. Alkhilal Ramadhoni
Selasa, 20 Juni 2023 |
1389 kali
Menelisik catatan sejarah yang ditulis dalam literatur oleh
para ahli sejarah terbentuknya Provinsi Riau merupakan penggalan sejarah
panjang dari berdirinya Kerajaan-Kerajaan yang silih berganti Berjaya pada
masanya. Kerajaan Melayu yang
pernah berjaya menjadi bagian sejarah cikal bakal Provinsi Riau yaitu Kerajaan
Indragiri, Kerajaan Siak Sri Indrapura, Kerajaan Pelalawan, Kerajaan
Riau-Lingga dan beberapa kerajaan kecil lainnya, seperti Tambusai, Rantau
Binuang Sakti, Rambah, Kampar dan Kandis. Beberapa ahli sejarah lain
mengatakan bahwa pusat kerajaan Sriwijaya adalah di Muaratakus Kabupaten Kampar
Provinsi Riau. Ketika itu kekuasaan Kerajaan Sriwijaya meliputi seluruh wilyah
Indonesia bagian barat dan seluruh Semenanjung Melayu.
Lalu, apa yang menjadi historical legend dari semua
kerajaan yang pernah berdiri di tanah Riau ini ? Cerita tentang kekuatan armada
laut, kekuatan pelaut ulung yang melegenda dalam mengarungi samudera menjadi
gurindam penyemangat. Lancang Kuning sebagai simbol gelora, dobrakan dan
gempita semangat untuk meraih mimpi menjadi nyata.
Samudera merupakan bentangan alam yang terluas dari bumi
ini. Hanya para pelaut ulung dan tangguhlah yang dapat mengarungi samudera yang
luas dengan ombaknya yang mengggulung tinggi.
Dengan mengambil cerita sejarah tentang Riau dan epic
pelautnya, KPKNL Pekanbaru melabeli kegiatan Kedai Lelang UMKM dengan tajuk
Semarak Melaju UMKM. Penggunaan frasa ini bukan tidak memiliki arti. Berikut
arti dari Semarak Melaju UMKM.
SEMARAK
Didalam
Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) arti semarak itu adalah seri, cahaya, megah, meriah. Dikaitkan dengan kegiatan
Kedai Lelang UMKM, semarak diimplementasikan dengan banyaknya pelaku UMKM yang
menjadi mitra dalam kegiatan Kedai Lelang UMKM. Program-program dan aplikasi
yang menunjang kegiatan menjadi bagian yang ikut memeriahkan dan membuat
kegiatan kedai lelang makin bercahaya atau berseri.
Sampan
menjadi sarana penghubung antara pelaku UMKM dengan lelang.go.id sebagai market
place yang dimiliki KPKNL/DJKN. Sarana penghubung ini merupakan form digital
yang memudahkan bagi pelaku UMKM.
Perahu
sebagai sarana komunikasi media sosial whatappgroup yang beranggotakan pelaku
UMKM pun telah dikreasikan. Perahu menjadi sarana promosi dan informasi efektif
produk pelaku UMKM.
Selancar
adalah kurikulum pembelajaran bagi pelaku UMKM agar menjadi UMKM yang berkelas
dan naik kelas. Dari kurikulum pembuatan dan pengurusan NPWP sebagai filter
awal UMKM naik kelas ke dalam market place lelang.go.id sampai dengan kelas
tertinggi UMKM dapat merambah pasar eksport.
Pesona
sebagai etalase bagi pelaku UMKM untuk memajang dan mengemas produknya menjadi
salah satu usaha untuk makin semaraknya Kedai Lelang UMKM.
MELAJU
Melaju
bisa berarti bergerak cepat. Frasa melaju ini berarti pelaku UMKM yang ikut
sebagai mitra binaan KPKNL Pekanbaru dapat berekselerasi setelah mengikuti serangkaian
kegiatan yang disebutkan sebelumnya. Sampan, Perahu, Selancar dan Pesona.
Me-laju juga dapat diartikan sebagai melaksanaan lelang setiap hari jum’at
(LAJU) oleh para pelaku UMKM. Dengan demikian setalah mengikuti Kedai Lelang
UMKM ini Pelaku UMKM dapat makin melaju dengan tambatan akhir adalah Pelaku
UMKM yang naik kelas.
Itulah
Semarak melaju UMKM KPKNL Pekanbaru yang menjadi program kebanggan dalam
mengikuti Kompetisi dan Inovasi (Kedai) Lelang UMKM. Tentunya tidak hanya
sekedar memeriahkan Kedai Lelang UMKM yang digagas Direktorat Lelang DJKN tapi
bukti keseriusan KPKNL Pekanbaru dalam mendorong Pelaku UMKM Naik Kelas. UMKM
Naik Kelas, Perekonomian Tancap Gas.
*****
Ditulis oleh: Erwin Cahyono (Pelelang Ahli Muda KPKNL Pekanbaru)
| Disclaimer |
|---|
| Tulisan ini adalah pendapat pribadi dan tidak mencerminkan kebijakan institusi di mana penulis bekerja. |
Foto Terkait Artikel