Jl. Lapangan Banteng Timur No.2-4, Jakarta Pusat
   134      Login Pegawai
Berita KPKNL Palembang
Penerimaan Negara Tumbuh Positif Sebagai Indikator Perekonomian Sumsel Optimis

Penerimaan Negara Tumbuh Positif Sebagai Indikator Perekonomian Sumsel Optimis

Arum Ratna Dewi
Senin, 24 Maret 2025 |   523 kali

Palembang, 17 Maret 2025 – Kinerja pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) di wilayah Sumatera Selatan (Sumsel) di awal tahun 2025 tetap tumbuh Positif. Tren  positif kinerja  realisasi  pendapatan negara didukung  oleh  tren  positif  pertumbuhan penerimaan pajak dan penerimaan kepabeanan dan cukai. Realisasi pendapatan negara dari sisi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) juga menunjukkan capaian kinerja yang baik. Realisasi belanja  negara yang  terdiri  dari  belanja  pemerintah  pusat  dan  Transfer ke  Daerah  (TKD)  juga menunjukkan capaian kinerja yang optimal. Hal ini disampaikan dalam rapat pleno forum Asset and Liability Committee (ALCo) Sumsel yang beranggotakan seluruh kantor vertikal Kementerian Keuangan di Sumatera Selatan.


Penerimaan pajak di Sumsel sampai dengan Februari 2025 mencapai Rp1.553,27 miliar atau 10,2%  dari  target  APBN,  dengan  pertumbuhan  netto  sebesar  1,6%.  Faktor  pendorong pertumbuhan ini adalah penyesuaian perpindahan penerimaan Wajib Pajak Cabang yang semula di  setorkan  pada  cabang  terdaftar  di  Sumsel  sekarang  masuk  ke  Wajib  Pajak  Pusat  terkait implementasi core tax awal  Januari  2025, peningkatan setoran  masa  atas  aktivitas  sektor perkebunan kelapa sawit dan karet, pertumbuhan PPN & PPnBM sebesar 10,8%, dan capaian Pajak Lainnya sebesar 492,9%.


Kinerja penerimaan kepabeanan   dan cukai tumbuh positif,   utamanya   didorong peningkatan  harga  serta  volume  ekspor  CPO  dan  turunannya  pada  Februari  2025.  Total penerimaan kepabeanan dan cukai mencapai Rp124,81 miliar atau 48,36 persen dari target yang telah ditetapkan. Pendapatan   negara   dari   penerimaan   kepabeanan   dan   cukai   ini   mencapai pertumbuhan positif sebesar 162,18% (yoy). Kinerja fasilitasi dan pengawasan kepabeanan dan cukai  di  Sumatera  Selatan  sampai  dengan  Februari  2025  mencapai Rp42,26  miliar dari pelayanan dan fasilitas fiskal dan Rp20 miliar dari kinerja pengawasan.

Pendapatan  negara yang terealisasi  sebesar  Rp2.142,94  miliar  dengan  pertumbuhan1,64%(yoy) juga  didukung  oleh  Penerimaan  Negara  Bukan  Pajak  (PNBP)  yang  terealisasi sebesar Rp464,86 miliar atau 19,33%  dari  target. Penerimaan  dari  sisi  PNBP terjaga  dengan baik yang ditunjukkan melalui capaian kinerja pendapatan PNBP Badan Layanan Umum (BLU) dan pendapatan PNBP Lainnya. Pendapatan PNBP BLU mencapai Rp253,59 miliar atau 13,22 persen dari  target,  dan pendapatan  PNBP  Lainnya  sebesar  Rp211,27 miliar atau  43,40%  dari  target yang termasuk PNBP aset, piutang negara, dan lelang sebesar Rp12,44 miliar atau 23,32 persen dari target.


Sementara  itu,  dari  sisi  belanja  negara menunjukkan  kinerja  yang  optimal  dengan realisasi sebesar Rp5,99 triliun atau mencapai 12,22 persen dari pagu. Belanja negara ini terdiri dari belanja pemerintah pusat sebesar Rp1,19 triliun atau 7,70 persen dari pagu, dan TKD yang tumbuh positif sejak awal tahun yaitu sebesar Rp4,80 triliun atau mencapai 14,29%  dari pagu. Pertumbuhan  ini  utamanya  didorong  oleh  akselerasi  penyaluran  Dana  Desa  di  awal  tahun, penyaluran  Dana  Alokasi  Umum (DAU) Block Grant,  serta  penyaluran  Dana  Bagi  Hasil (DBH) yang mencapai Rp941,55  miliar atau 8,54 persen dari  alokasi  pagu. Penyaluran DAU  tahun 2025 mencapai Rp2.654,44 miliar atau 18,95 persen dari alokasi pagu. Capaian tersebut naik dibandingkan tahun  sebelumnya  sebesar Rp2.576,36  miliar  atau  18,88%  dari  alokasi  pagu.  Penyaluran  DAK Non Fisik mencapai Rp956,86 miliar atau 19,05 persen dari alokasi pagu yang mengalami kenaikan dibanding tahun sebelumnya. Penyaluran Dana Desa mencatatkan Rp 247,93 miliar atau 9,94 persen dari pagu. Penyaluran Dana Insentif mencatatkan Rp4,51 miliar atau 6,69 persen dari pagu.


Sebagai  kesimpulan,  perekonomian  di  Sumsel tumbuh optimis yang  didukung  oleh penerimaan negara yang tumbuh positif dan capaian kinerja belanja negara yang optimal. Kondisi ini diharapkan menjadi fondasi yang kuat untuk mencapai kinerja ditahun 2025

 

Narahubung: Muhamad Octariyaddi (Balai Pendidikan dan Pelatihan Keuangan Palembang)

Floating Icon