Lewat Program "Solid Lelang", KPKNL Mamuju Ajak Masyarakat Kenali Lelang Resmi Pemerintah untuk Dorong Ekonomi
Ahmad Taufiq
Sabtu, 20 Juni 2026 |
149 kali
MAMUJU – Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang
(KPKNL) Mamuju gencar melakukan edukasi publik guna mengenalkan prosedur lelang
resmi yang aman, transparan, dan akuntabel. Melalui program inovatif bernama "Solid
Lelang" (Sosialisasi dan Edukasi Lelang) dengan jargon "Lelang
Dekat, Ekonomi Bergerak", lembaga di bawah naungan Kementerian
Keuangan ini berkomitmen memutus stigma bahwa lelang adalah instrumen
eksklusif, sekaligus memitigasi maraknya kasus penipuan lelang bodong di
masyarakat.
Hal
tersebut dikupas tuntas dalam dialog interaktif Bincang Malaqbi yang
disiarkan oleh TVRI Sulawesi Barat pada Jumat (19/06/2026), menghadirkan Kepala
KPKNL Mamuju, Sopian Sumantri, dan Pelelang Ahli Pertama, Asmatriadi Anwar,
dengan dipandu oleh host Imelda Adhiyanti.
Membuka Akses Melalui Digitalisasi Lelang
Selama
ini, sebagian masyarakat di Sulawesi Barat masih menganggap lelang hanya
diperuntukkan bagi instansi pemerintah atau korporasi besar. Namun, seiring
dengan modernisasi sistem, proses lelang kini sepenuhnya difasilitasi secara
daring terbuka melalui portal resmi lelang.go.id atau aplikasi Lelang
Indonesia di smartphone.
"Kami
ingin menyampaikan bahwa lelang bukan barang eksklusif untuk CEO atau kalangan
tertentu saja. Sekarang siapa pun, baik orang per orang maupun masyarakat umum,
dapat berpartisipasi secara terbuka," ujar Asmatriadi Anwar.
Lebih
lanjut, Asmatriadi menjelaskan bahwa masyarakat tidak hanya dapat bertindak
sebagai pembeli, tetapi juga bisa mendaftar sebagai penjual melalui mekanisme Lelang
Sukarela untuk memasarkan aset pribadi mereka secara nasional. Keunggulan
sistem ini adalah jangkauan pasarnya yang luas ke seluruh Indonesia, berbeda
dengan perdagangan konvensional yang cenderung bersifat lokal.
Menggerakkan Roda Perekonomian Daerah
Tema
"Lelang Dekat, Ekonomi Bergerak" diambil bukan tanpa alasan. Menurut
Kepala KPKNL Mamuju, Sopian Sumantri, lelang memainkan peran strategis sebagai
instrumen pemulihan ekonomi. Aset-aset yang sebelumnya tidak produktif atau
menganggur (idle), baik milik negara maupun perorangan, dapat diaktifkan
kembali oleh pemenang lelang sehingga menciptakan nilai tambah ekonomi baru.
"Ketika
sebuah ruko atau kendaraan yang tadinya idle terjual lewat lelang,
barang tersebut kembali difungsikan. Ada perputaran uang, pelibatan profesi
lain seperti notaris untuk balik nama, hingga terbukanya lapangan kerja baru
seperti usaha pertokoan atau transportasi. Di situlah esensi ekonomi
bergerak," jelas Sopian.
Selain
memutar roda ekonomi masyarakat, hasil lelang dari penghapusan aset negara atau
daerah secara langsung berkontribusi pada penerimaan negara (APBN) serta
Pendapatan Asli Daerah (PAD). KPKNL Mamuju mencatat, pada tahun-tahun
sebelumnya, lelang aset dari berbagai Pemerintah Kabupaten di Sulawesi
Barat—seperti Mamasa, Polewali Mandar, Mamuju Tengah, dan Pasangkayu—berhasil
menyumbang PAD hingga miliaran rupiah. Bahkan, Kabupaten Polewali Mandar pernah
sukses melelang komoditas unik berupa hewan ternak sapi.
Untuk
pertengahan tahun ini, KPKNL Mamuju tengah memverifikasi berkas permohonan
lelang kendaraan dinas (mobil dan motor) dari Pemkab Mamuju Tengah dengan
estimasi nilai limit mendekati Rp400 juta yang akan dilaksanakan lelang pada
pekan kedua atau ketiga Juli 2026.
Optimisme Mengejar Target Transaksi 2026
Berkat
kinerja impresif tahun lalu yang berhasil melampaui target Rp9 miliar hingga
menyentuh realisasi Rp14 miliar, KPKNL Mamuju ditargetkan meraih capaian
transaksi lelang sebesar Rp14 miliar pada tahun 2026.
Hingga
bulan Juni 2026, realisasi transaksi baru mencapai sekitar Rp5,2 miliar dari
total 150 kali pelaksanaan lelang. Kendati demikian, Sopian mengaku optimis
target tersebut dapat terpenuhi, mengingat tren statistik menunjukkan adanya
lonjakan frekuensi dan volume lelang yang signifikan pada kuartal ketiga dan
keempat setiap tahunnya. KPKNL Mamuju juga aktif melakukan jemput bola dengan
mendatangi pihak Pemda serta sektor perbankan untuk menggali potensi lelang
baru.
Waspada Modus Penipuan Lelang Bodong
Di balik
kemudahan akses digital, KPKNL Mamuju mengingatkan masyarakat untuk selalu
waspada terhadap oknum tidak bertanggung jawab yang mencatut nama institusi
pemerintah demi melancarkan aksi penipuan.
Asmatriadi
membagikan tips krusial bagi masyarakat untuk mengenali indikasi lelang palsu:
"Jika
diminta menyetor DP ke rekening perorangan, itu sudah pasti 100 persen palsu.
Di KPKNL Mamuju, kami menerapkan zona integritas Wilayah Bebas dari Korupsi
(WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) sejak 2021. Semua proses
tunduk pada kepastian hukum, waktu, dan prosedur," tegas Sopian.
Prosedur Ikut Lelang Resmi
Bagi
masyarakat yang tertarik, KPKNL Mamuju merinci prosedur resmi kepesertaan
lelang:
Guna
memperluas jangkauan edukasi ini secara tatap muka, KPKNL Mamuju mengundang
warga untuk hadir dalam layanan konsultasi langsung, pembuatan akun, dan
panduan lelang yang akan digelar di area Car Free Day (CFD) Jalan Arteri
Mamuju pada Minggu pagi, 21 Juni 2026. Masyarakat juga dapat mengakses
informasi valid melalui Call Center resmi Kemenkeu di 134,
WhatsApp pengaduan di 0821-9026-8202, atau media sosial Instagram @kpknlmamuju.
Foto Terkait Berita