Press Release Kinerja Pelaksanaan APBN Wiayah Madiun Raya Periode Semester I Tahun 2026
Arlianti Vita
Selasa, 21 Juli 2026 |
53 kali
KPPN Madiun bersama Unit Kemenkeu Satu wilayah Madiun Raya melaksanakan Press Release, sehubungan dengan pelaksanaan APBN Tahun 2026, sebagai wujud transparansi informasi kepada masyarakat untuk menyampaikan informasi kinerja pendapatan dan belanja negara di wilayah Madiun Raya (Kota Madiun, Kabupaten Madiun, Kabupaten Ngawi, Kabupaten Magetan, Kabupaten Ponorogo, Kabupaten Pacitan) periode Semester I Tahun Anggaran 2026 yang dilaksanakan secara daring, pada Kamis, 16 Juli 2026. Press release tersebut dihadiri oleh Para Kuasa Pengguna Anggaran Mitra Kerja KPPN Madiun dan KPPN Pacitan, serta Kepala BPKAD Wilayah Madiun Raya, Kepala Bapedda Wilayah Madiun Raya. Kegiatan tersebut merupakan wujud transparansi informasi terkait capaian/realisasi kinerja pendapatan dan belanja negara di wilayah Madiun Raya secara periodik.
Kepala KPPN Madiun,
Joko Maryono, dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih
atas kehadiran narasumber dari unit eselon
I Kementerian Keuangan dan peserta undangan
dari Kuasa Pengguna
Anggaran (KPA) dan Kepala BPKAD dan Kepala BAPPEDA
wilayah Madiun Raya, serta ucapan terima kasih
atas sinergi, kolaborasi, dan atas kerjasama
seluruh pihak sehingga
pelaksanaan release APBN baik dari sisi pengeluaran dan penerimaan hingga Semester I Tahun Anggaran 2026
dapat terlaksana. “Tujuan penyelenggaraan kegiatan Press Release yaitu sebagai bentuk keterbukaan informasi atas
kinerja pelaksanaan APBN yang meliputi pendapatan negara (pajak dan PNBP) dan
belanja negara pada periode Semester I Tahun 2026 di wilayah Madiun Raya, “jelas
Joko Maryono.
Paparan penyampaian
update penerimaan negara, baik penerimaan negara pajak, penerimaan negara bukan
pajak, maupun realisasi belanja APBN, disampaikan secara bergantian oleh Pimpinan
atau perwakilan instansi vertikal Kementerian Keuangan di lingkup Madiun Raya,
yaitu KPP Pratama Madiun, KPP Pratama Ngawi, KPP Pratama Ponorogo, KPKNL
Madiun, KPPBC Madiun, KPPN Madiun dan KPPN Pacitan.
Secara umum, pelaksanaan APBN lingkup KPPN Madiun hingga Juni 2026 menunjukkan tren yang positif
dengan tingkat realisasi
belanja mencapai 56,28%,
lebih baik dibandingkan persentase pada periode yang sama tahun sebelumnya. Belanja Modal
mengalami percepatan yang sangat signifikan, sedangkan Belanja
Barang masih memerlukan optimalisasi pada semester II. Penyaluran TKD telah
mencapai 57,3%, dengan Dana Desa
hampir selesai disalurkan, sementara DAK Fisik masih
menjadi komponen yang perlu mendapatkan perhatian khusus. Diperlukan upaya
percepatan pelaksanaan anggaran
bagi K/L dan pemerintah daerah yang realisasinya masih rendah
agar target penyerapan APBN tahun 2026 dapat tercapai secara optimal.
Kinerja penerimaan perpajakan di wilayah Madiun
secara umum masih
menunjukkan tren positif dengan pertumbuhan penerimaan pada sebagian
besar unit kerja, meskipun capaian terhadap target masih perlu terus
ditingkatkan pada semester II. Tingkat kepatuhan penyampaian SPT Tahunan telah
mencapai lebih dari 95%,
menunjukkan kepatuhan formal wajib pajak tetap terjaga. Kinerja PNBP KPKNL
Madiun sangat baik dengan realisasi yang telah melampaui target Triwulan
II, didorong optimalisasi pengelolaan BMN dan pelaksanaan lelang. Penerimaan Bea dan Cukai
mengalami kontraksi dibanding tahun sebelumnya, terutama akibat penurunan
penerimaan Cukai Hasil Tembakau, namun fungsi pengawasan tetap berjalan efektif
melalui penindakan terhadap
barang kena cukai ilegal.
Secara keseluruhan, pelaksanaan APBN di wilayah
kerja menunjukkan kondisi
yang cukup baik, namun tetap diperlukan
upaya percepatan penerimaan pada semester II agar
target APBN Tahun 2026 dapat tercapai. Kinerja APBN tersebut seyogyanya tetap
dijaga dan ditingkatkan untuk dapat memacu tingkat pertumbuhan ekonomi dan
memberikan manfaat untuk masyarakat terutama di wilayah Madiun dan sekitarnya.
Foto Terkait Berita