Optimalisasi Barang Milik Negara Dalam Rangka Mendukung Pergerakan Ekonomi di Kabupaten Konawe
Yulia Yusmita
Selasa, 01 September 2026 |
44 kali
Konawe, — Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang
(KPKNL) Kendari menunjukkan komitmennya dalam mendukung optimalisasi
pemanfaatan Barang Milik Negara (BMN) untuk kepentingan masyarakat dan
pembangunan daerah. Dukungan tersebut salah satunya diwujudkan melalui
fasilitasi terhadap pemanfaatan BMN berupa tanah yang tercatat pada satuan
kerja Balai Wilayah Sungai Sulawesi IV yang berada di Kabupaten Konawe,
Sulawesi Tenggara.
Rencana pemanfaatan tanah tersebut merupakan tindak lanjut
atas permohonan Pemerintah Kabupaten Konawe yang melihat adanya kebutuhan akan
fasilitas pasar untuk menunjang kegiatan ekonomi masyarakat. Keberadaan pasar
di lokasi tersebut diharapkan dapat menjadi ruang bagi masyarakat untuk
melakukan aktivitas jual beli, sekaligus membuka peluang bagi pelaku usaha
lokal dalam mengembangkan kegiatan ekonominya.
KPKNL Kendari yang diwakili Kepala Seksi Pengelolaan
Kekayaan Negara, Marwan Amdar melakukan tinjauan lapangan ke lokasi objek BMN
berada didampingi oleh Kepala Balai Wilayah Sungai Sulawesi IV, Muhammad
Harliansyah dan Sekretaris Pemerintah Daerah Kabupaten Konawe, Ferdinand pada
Jumat, 28 Agustus 2026.
Dari sisi pengelolaan BMN, sinergi antara KPKNL Kendari,
Balai Wilayah Sungai Sulawesi IV selaku pihak yang menggunakan BMN, dan
Pemerintah Kabupaten Konawe menjadi bagian penting dalam memastikan proses
pemanfaatan aset berjalan sesuai dengan regulasi. Koordinasi tersebut
diperlukan agar pemanfaatan tanah negara tetap memperhatikan aspek legalitas,
administrasi, pengamanan aset, serta tujuan penggunaan BMN.
Pemanfaatan BMN untuk fasilitas publik seperti pasar juga
mencerminkan pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat dan pemerintah
daerah. Aset negara dapat diarahkan untuk mendukung pelayanan kepada masyarakat
dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, dengan tetap menjaga status dan
kepentingan negara atas aset tersebut.
Bagi masyarakat Kabupaten Konawe, keberadaan pasar yang
representatif diharapkan dapat memberikan manfaat yang lebih luas. Selain
menjadi tempat transaksi perdagangan, pasar dapat menjadi pusat aktivitas
ekonomi masyarakat, memberikan ruang usaha bagi pedagang, serta memperlancar
distribusi barang dan kebutuhan pokok.
KPKNL Kendari akan terus mendorong sinergi dan koordinasi
dengan para pemangku kepentingan dalam rangka optimalisasi BMN di wilayah
kerjanya. Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya mewujudkan pengelolaan
kekayaan negara yang tertib, optimal, transparan, dan memberikan manfaat nyata
bagi masyarakat.
Melalui pemanfaatan BMN yang tepat sasaran, aset negara
tidak hanya tercatat sebagai kekayaan pemerintah, tetapi juga dapat hadir dan
memberikan kontribusi langsung bagi pembangunan daerah serta peningkatan
kesejahteraan masyarakat.
Foto Terkait Berita