Jl. Lapangan Banteng Timur No.2-4, Jakarta Pusat
   134      Login Pegawai
Berita KPKNL Kendari
Webinar KPKNL Kendari, Long Distance Marriage: Tetap Harmonis, Makin Produktif

Webinar KPKNL Kendari, Long Distance Marriage: Tetap Harmonis, Makin Produktif

Dian Maretasari
Rabu, 18 Desember 2024 |   51 kali

Long Distance Marriage: Tetap Harmonis, Makin Produktif

 

Pada tanggal 17 Desember 2024, KPKNL Kendari menyelenggarakan kegiatan Webinar dengan tajuk Long Distance Marriage: Tetap harmonis, Makin Produktif. Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Ibu Tahun 2024, Pembinaan Mental (Bintal) Pegawai Kementerian Keuangan serta implementasi program Pengarusutamaan Gender (PUG). Narasumber dalam kegiatan ini adalah Ibu Sinta Yudisia, seorang psikolog dan penulis buku, dengan dipandu Moderator, Cahyo Andri Saputro, Pelaksana Subbagian Umum KPKNL Kendari.

Kondisi hubungan jarak jauh dengan keluarga atau lebih popular disebut dengan LDM (Long Distance Marriage) adalah isu yang akan selalu hangat diperbincangkan bagi setiap insan Kemenkeu yang sudah berkeluarga. Hal ini pun akan menjadi pertimbangan keputusan bagi para calon suami atau calon istri yang dihadapkan pada kondisi LDM, apakah LDM memang menjadi pilihan terbaik untuk dijalani sampai pada jenjang pernikahan. Alasan mengambil tema ini adalah untuk mengajak insan Kemenkeu agar bersama-sama terus belajar dan saling menguatkan akan peran penting pegawai sebagai bagian dari Kementerian Keuangan, sekaligus peran dalam keluarga sebagai suami, istri, atau anak, agar senantiasa optimis dalam bekerja memberikan yang terbaik bagi kinerja organisasi, meski harus dipisahkan oleh jarak dan waktu.

Mutasi pegawai di Lingkungan Kementerian Keuangan merupakan suatu keniscayaan. Akan ada kemungkinan bahwa sebagian pegawai tidak dapat berkumpul bersama keluarga karena harus mengemban tugas penempatan di luar homebase. Untuk itu, perlu adanya beberapa perspektif yang perlu dibicarakan bersama dengan pasangan. Serta perbaikan dalam mindset.  Mindset dan perspektif ini sangat memengaruhi kondisi seseorang dan hubungan nya dengan pasangan, anak dan keluarga. Menurut Ibu Sinta Yudisia, titik perspektif yang perlu mendapat perhatian dengan pasangan agar cinta tetap bersemi sepanjang LDM yaitu perspektif Emosional, Finansial, Kemandirian, Keluarga, harapan, dan Komunikasi.

a.  Perspektif Emosional, selalu pertimbangkan sisi emosional kedua belah pihak. Validasi emosi sangat penting supaya dapat saling memahami perasaan masing-masing.

b.  Perspektif Finansial, memperhitungkan biaya biaya muncul dan pemasukan yang ada, supaya segala sesuatunya direncanakan dengan matang. Misalnya, biaya untuk transportasi PP, biaya dua dapur, extra expense, dan pos tak terduga.

c.   Perspektif Kemandirian, berusaha untuk masing-masing secara mandiri dalam mengatasi persoalan yang biasanya diselesaikan secara berdua.

d.  Perspektif Keluarga dan Harapan, usahakan untuk membuat target hidup jangka pendek dan jangka Panjang

e.  Perspektif Komunikasi, merupakan bagian yang terpenting dalam menjalani LDM. Usahakan untuk dilakukan dengan tenang, rutin, dan slow judgement. Untuk mengkomunikasikan hal-hal yang sensitif perlu memperhatikan bahasa, berusaha untuk to the point dan menggunakan bahasa yang jelas (tidak berbunga-bunga).

Di samping itu, dalam menjalani LDM tetap percaya bahwa ada Tuhan yang selalu bersama dengan kita.

            Dalam Webinar ini dilaksanakan juga diskusi interaktif bersama dengan peserta, untuk menggali lebih dalam perspektif menjalani proses LDM sesuai dengan pengalaman yang dialami langsung oleh para pegawai Kementerian Keuangan. Bapak Wibawa Pram Sihombing, Kepala Kanwil DJKN Sulawesi Selatan, Tenggara, dan Barat mengapresiasi kegiatan ini karena memberikan semangat dan perspektif baru pada para pegawai supaya dapat lebih bersemangat menjalani tugas penempatan dimanapun. Jangan pernah lelah mencintai negeri ini, dan sayangi keluarga kita dimanapun kita berada.

Foto Terkait Berita

Floating Icon