Jl. Lapangan Banteng Timur No.2-4, Jakarta Pusat
   134      Login Pegawai
Artikel KPKNL Kendari
Bukan Sekadar Atasan: Peran Kunci Menggerakkan Kinerja Tim

Bukan Sekadar Atasan: Peran Kunci Menggerakkan Kinerja Tim

Dian Maretasari
Selasa, 17 Maret 2026 |   35 kali

Di lingkungan kerja Kementerian Keuangan, dalam hal ini khususnya di Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN), terdapat banyak faktor penentu dalam keberhasilan pencapaian target kinerja. Selain ketersediaan sistem yang handal, dibutuhkan juga peran atasan lansung sebagai penggerak. Jika diumpamakan dalam suatu perjalanan, tim ibarat adalah kendaraan dan atasan langsung ibaratnya adalah seorang sopir sekaligus navigator. Atasan langsung tidak hanya mengarahkan, namun juga ikut ‘mengemudi’, bertanggungjawab penuh atas perjalanan tim dan adaptif terhadap perubahan kondisi baik target, tekanan dan perubahan sistem. Ia tidak hanya menentukan arah, namun juga memastikan bahwa tim tetap berada di jalur yang tepat, dapat menghindari hambatan, dan sampai ke tujuan dengan selamat dan optimal.

Dalam lingkungan kerja, atasan langsung bukan sekadar pemberi tugas, namun juga sebagai Leader yang memberikan arah dan visi kerja, sebagai Coach yang dapat mengembangkan kompetensi pegawai, sebagai Controller yang memastikan bahwa target kinerja tercapai secara optimal, dan sebagai Motivator yang menjaga semangat kerja dan keterikatan tim. Beberapa upaya dan peran yang dapat dilakukan oleh atasan langsung dalam mengoptimalkan kinerja tim yaitu:

·        Menetapkan target yang jelas dan terukur.

Pada tahap ini, atasan langsung harus bisa memastikan bahwa anggota tim nya memahamai peran dan kontribusi masing-masing. Target yang jelas dan terukur ini juga selaras dengan Keputusan Menteri Keuangan Nomor 300/KMK.01/2022 tentang Manajemen Kinerja di Lingkungan Kementerian Keuangan yang menyatakan bahwa IKU yang terdapat dalam SKP (Sasaran Kinerja Pegawai) harus mengandung unsur SMART-C (Spesific, Measurable, Agreeable, Realistic, Time Bound, Continuous Improvement)

·        Melakukan Komunikasi yang Efektif

Atasan langsung diharapkan untuk memberikan arahan yang jelas dan tidak multitafsir serta memberikan ruang bagi tim untuk berdiskusi dan saling memberikan feedback.

·        Melaksanakan Coaching dan Mentoring

Atasan langsung tidak hanya memberikan instruksi, namun juga solusi. Selain itu juga mampu untuk mendorong pengembangan kompetensi pegawai secara berkelanjutan

·        Monitoring dan Evaluasi secara berkala

Atasan langsung menyempatkan diri untuk melakukan pengecekan rutin untuk meminimalkan adanya hambatan yang belum teratasi

·        Membangun budaya kerja yang positif

Semua anggota tim mempunya rasa keterikatan yang kuat terhadap tim nya serta saling support

·        Mengelola Beban kerja tim

Atasan langsung diharapkan mampu untuk membagi tugas secara adil dan proporsional serta menghindari adanya penumpukan beban kerja pada individu tertentu

 

Tentunya dalam melaksanakan tugas dan peran nya selalu ada tantangan yang dihadapi. Adanya perbedaan karakter dan kompetensi pegawai, tekanan baik internal maupun eksternal, perubahan kebijakan dan arah organisasi yang terlalu dinamis serta keterbatasan sumber daya tim menjadi tantangan tersendiri. Pada Kementerian Keuangan, hubungan antara atasan langsung dengan anggota tim difasilitasi dengan pelaksanaan Dialog Kinerja Individu. Melalui kegiatan ini, diharapkan tumbuh budaya kerja yang positif, saling membangun, serta timbul komunikasi yang efektif, dalam upaya untuk mencapai hasil yaitu pencapaian target kinerja yang optimal. Peran atasan langsung menjadi salah satu faktor penentu keberhasilan tim. Dengan kepemimpinan yang efektif, komunikasi yang baik, dan perhatian terhadap pengembangan pegawai, atasan tidak hanya mampu meningkatkan kinerja tim, tetapi juga membangun organisasi yang sehat dan berkelanjutan

Disclaimer
Tulisan ini adalah pendapat pribadi dan tidak mencerminkan kebijakan institusi di mana penulis bekerja.
Floating Icon