Mungkinkah ASN Memiliki Work-Life Balance yang Baik Selama Libur Sekolah Anak?
Mahenggiyang Bustan Basri
Kamis, 03 Juli 2025 |
213 kali
Mungkinkah ASN Memiliki Work-Life
Balance yang Baik Selama Libur Sekolah Anak?
Anak-anak sering kali menantikan libur panjang sekolah sebagai waktu untuk bersantai, bermain, dan menghabiskan lebih banyak waktu dengan orang tua mereka. Namun, bagi sebagian orang tua yang bekerja sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN), libur sekolah bukan berarti mereka tidak perlu bekerja. Bahkan ketika anak-anak mulai bertanya, "Kapan libur Ayah/Ibu?" PNS tetap harus melakukan pekerjaan mereka. Pertanyaannya sederhana tetapi sangat mengharukan. Karena ASN adalah pelayan publik, mereka juga ayah, ibu, atau wali yang memiliki tanggung jawab emosional terhadap keluarga mereka.
ASN:
Antara Kebutuhan Keluarga dan Pengabdian
ASN harus mengikuti aturan pekerjaan
mereka dan sistem birokrasi yang menjelaskan kapan mereka dapat bekerja dan
kapan mereka dapat mengambil cuti. Di sisi lain, anak-anak, terutama yang duduk
di sekolah dasar, tetap sangat membutuhkan orang tua mereka untuk mendampingi
mereka secara fisik dan emosional selama masa libur mereka. Mereka ingin liburan,
bermain, atau pergi ke suatu tempat bersama. Di sinilah ASN benar-benar harus
bekerja untuk menemukan keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan keluarga:
bagaimana tetap menjalankan tugas negara tanpa kehilangan kontak dengan
keluarga mereka.
Mencoba
Menemukan Keseimbangan
Beberapa
hal yang dapat dilakukan ASN untuk menghadapi situasi ini adalah:
a. Manajemen Cuti yang Cerdas: Salah satu cara untuk menghadapinya adalah dengan meminta cuti tahunan yang direncanakan selama libur sekolah. Anda tidak harus berada di sana selama liburan, tetapi Anda harus berada disana untuk acara keluarga yang penting.
b. Memanfaatkan akhir pekan dan hari libur nasional : Liburan tidak selalu harus panjang atau mewah. Bagi anak-anak, seharian bersama keluarga tanpa pekerjaan yang mengganggu bisa sangat berarti.
c. Membayar untuk waktu yang berkualitas: Jika Anda tidak dapat bersama mereka sepanjang hari, ASN dapat menghabiskan waktu bersama mereka di malam hari untuk mengobrol, bermain, atau membaca buku sebelum tidur. Banyak hal yang sering kali kurang penting daripada kualitas.
d. Berbicara kepada Anak-anak Secara Terbuka: Memberi tahu anak-anak kebenaran tentang mengapa orang tua bekerja saat liburan juga dapat menjadi cara untuk mengajarkan mereka tentang karakter. Anak-anak belajar apa artinya bertanggung jawab.
e. Pentingnya Lembaga dan Budaya Organisasi: Menemukan keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan bukan hanya tanggung jawab masing-masing orang; hal itu juga merupakan bagian dari budaya organisasi. Lembaga pemerintah yang menawarkan kerja fleksibel (WFH/hybrid), jam kerja yang wajar, dan mendukung kesehatan mental karyawan juga membantu orang menemukan keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan.
Misalnya, di Kementerian Keuangan telah mulai menciptakan budaya kerja yang membantu karyawan menyeimbangkan peran mereka sebagai orang tua dan profesional. Hari keluarga, program kesehatan, dan pendidikan keuangan keluarga adalah cara nyata lembaga memperhatikan kehidupan pribadi karyawannya.
Mungkin, tetapi tidak selalu
Jadi, dapatkah ASN menemukan keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan keluarga saat anak-anak mereka sedang libur panjang? Jawabannya adalah ya, tetapi tidak selalu. Dibutuhkan kesadaran diri, manajemen waktu yang baik, dukungan dari keluarga, dan, tentu saja, empati dari rekan kerja. Menjadi ASN adalah cara menunjukkan pengabdian, tetapi menjadi orang tua sama pentingnya. Anda dapat menjalani keduanya selama Anda ingin menjaga keharmonisan mereka.
| Disclaimer |
|---|
| Tulisan ini adalah pendapat pribadi dan tidak mencerminkan kebijakan institusi di mana penulis bekerja. |
Foto Terkait Artikel