Jl. Lapangan Banteng Timur No.2-4, Jakarta Pusat
   134      Login Pegawai
Berita KPKNL Jakarta IV
Menuju BPA Fair 2026, KPKNL Jakarta IV dan Badan Pemilihan Aset (BPA) Perkuat Sinergi Pengelolaan Aset Negara

Menuju BPA Fair 2026, KPKNL Jakarta IV dan Badan Pemilihan Aset (BPA) Perkuat Sinergi Pengelolaan Aset Negara

Wilih Izza An-Nisa
Rabu, 29 April 2026 |   128 kali

Jakarta — Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Jakarta IV bersama Badan Pemulihan Aset (BPA) pada Kejaksaan Agung Republik Indonesia menggelar rapat koordinasi guna mematangkan rencana pelaksanaan BPA Fair 2026, Rabu (29/4/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Rapat KPKNL Jakarta IV.

Rapat koordinasi ini membahas strategi pelaksanaan lelang yang akan menjadi bagian utama dalam rangkaian BPA Fair 2026 yang mengusung tema “Pemulihan Aset untuk Kesempurnaan Keadilan”. BPA Fair 2026 diselenggarakan dalam upaya pelaksanaan penjualan lelang yang transparan dan akuntabel serta sebagai upaya meningkatkan kapasitas sumber daya manusia sekaligus memberikan edukasi publik secara intensif terkait mekanisme lelang barang rampasan negara melalui KPKNL.

Objek lelang merupakan barang sita eksekusi dan barang rampasan atas nama terpidana Doni Salmanan, Suryani, Jimmy Sutopo, H. Rajo Emirsyah, Muchlis Nasution, Denden Imadudin Soleh, PT. Lintang Daya Selaras, Helena Lim dan Havey Moeis yang terdiri dari kendaraan bermotor, perhiasan emas dan bukan emas, tas branded, logam mulia, lukisan, alat musik, patung dan benda seni lainnya dengan total sebanyak 431 (empat ratus tiga puluh satu) aset.

Partisipasi KPKNL dalam kegiatan ini mencerminkan peran aktif sebagai pengelola kekayaan negara, khususnya dalam mendukung proses penilaian, pelaksanaan lelang, serta optimalisasi pemanfaatan aset.

Melalui sinergi yang semakin kuat antara pengelola kekayaan negara, aparat penegak hukum, dan sektor perbankan, diharapkan pengelolaan barang rampasan negara dapat dilakukan secara profesional, transparan, dan akuntabel. Dengan demikian, aset hasil rampasan tidak hanya menjadi barang pasif, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata bagi penerimaan negara serta mendukung pembangunan nasional yang berkelanjutan.

Foto Terkait Berita

Floating Icon