Penilaian Perilaku Kerja sebagai Instrumen Penguatan Budaya Kerja BerAKHLAK
Wilih Izza An-nisa
Kamis, 30 April 2026 |
72 kali
Perilaku kerja merupakan setiap tingkah laku, sikap atau
tindakan yang dilakukan oleh pegawai atau tidak melakukan sesuatu yang
seharusnya tidak dilakukan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan dan/atau
ketentuan yang berlaku di lingkungan Kementerian Keuangan. Perilaku kerja
diukur berdasarkan value yang merupakan hal yang diharapkan muncul dari semua
pegawai sehingga pengukuran perilaku kerja berlaku sama untuk semua level jabatan
pegawai.
Standar perilaku kerja pegawai didasarkan pada ketentuan
peraturan perundang—undangan mengenai penilaian kinerja Aparatur Sipil Negara
(ASN), serta nilai dasar ASN BerAKHLAK yang juga sejalan dengan nilai—nilai
Kementerian Keuangan, dengan perbandingan Matriks Values Perilaku Kerja sebagai
berikut:
|
PP 30/2019 |
Nilai-Nilai
Kemenkeu (KMK
312/2011) |
Core
Value ASN BerAKHLAK (SE Menpan-RB 20/2021) |
|
Orientasi Pelayanan |
Pelayanan |
Berorientasi Pelayanan |
|
Komitmen |
Profesionalisme |
Kompeten |
|
Kerjasama |
Sinergi |
Kolaboratif dan Harmonis |
|
Kepemimpinan |
- |
- |
|
Inisiatif Kerja |
Kesempurnaan |
Adaptif |
|
- |
Integritas |
Akuntabel dan Loyal |
Perilaku kunci (Anchor Behaviour) dalam standar penilaian
perilaku kerja adalah sebagai berikut :
Berorientasi Pelayanan
1.
Tepat dan akurat : memberikan pelayanan
yang tepat dan akurat
2.
Adil (tidak membedakan) : bersikap
adil dan tidak membeda-bedakan para pemangku kepentingan
3.
Siaga : responsif, cekatan, dan
fokus pada solusi/solutif
4. Senantiasa melakukan perbaikan
: mengevaluasi, memperbaiki dan meningkatkan kualitas layanan yang diberikan
dari waktu ke waktu
5.
Berdasar kompetensi yang
dimiliki : memahami dan bertindak sesuai standar kompetensi dalam memberikan
pelayanan
6.
Mengutamakan keamanan : menjaga
kerahasiaan, keselamatan dan keamanan dalam bekerja berdasarkan peraturan
7.
Memfasilitasi kritik dan saran
: bersikap terbuka atas keluhan ataupun saran dari pemangku kepentingan terkait
pelayanan
Kompeten
1. Saling berbagi pengetahuan dan keterampilan
: menunjukkan inisiatif untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan yang
dimiliki
2. Upaya maksimal : mengoptimalkan
kompetensi yang dimiliki untuk menyelesaikan tugas dan tanggung jawab
3.
Pengembangan kompetensi diri :
secara aktif meningkatkan kompetensi diri
4.
Kesesuaian tugas dan tanggung jawab
: bekerja sesuai dengan tugas/fungsi dan profesi/jabatannya
5.
Efektivitas dan efisiensi : menyelesaikan
pekerjaan dengan efektif dan efisien
6.
Orientasi pada dampak (outcome)
: melakukan pekerjaan dengan berfokus pada dampak bukan hanya hasil
7.
Identifikasi dan mitigasi risiko
: melakukan identifikasi risiko dan menjalankan langkah mitigasi
Kolaboratif dan Harmonis
1. Kooperatif : menunjukkan
perilaku kooperatif terhadap anggota tim atau unit kerja lain
2. Kolaborasi untuk hasil terbaik
: mengutamakan kolaborasi untuk mencapai hasil kerja terbaik
3. Transparan dan terbuka : bersikap
transparan dan terbuka terhadap anggota tim
4. Memberi dukungan moral : memberikan
dukungan moral dan semangat saat bekerja di dalam tim
5. Bersikap adil (derajat, hak,dan
kewajiban) : menunjukkan sikap adil terhadap derajat, hak, dan kewajiban antara
sesama anggota tim
6. Menghargai perbedaan : bekerja
sama dengan siapa saja meskipun berbeda latar belakang, ras, warna kulit,
agama, asal usul, jenis kelamin, status pernikahan, umur, atau kondisi kecacatan
7. Menghargai dan menerima
pendapat/gagasan : menunjukkan sikap terbuka terhadap masukan, pendapat, dan
gagasan dari anggota tim
Adaptif
1.
Memeriksa hasil pekerjaan : mereviu
atau mengevaluasi hasil kerja dalam rangka memastikan kualitas pekerjaan
2.
Mencari peluang perbaikan : menunjukkan
inisiatif untuk mengidentifikasi peluang perbaikan yang dapat memberikan nilai
tambah
3.
Terbuka terhadap usulan : terbuka
kepada usulan perbaikan
4.
Memperbarui informasi : terbuka
terhadap informasi atau pengetahuan baru/up to date
5.
Mengalokasikan sumber daya
secara tepat : senantiasa berupaya meningkatkan efektivitas dan efisiensi kerja
6.
Mengimplementasikan rencana
perubahan : pelaksanaan dan implementasi rencana perubahan
7. Inisiatif mencari solusi : memiliki
inisiatif untuk mencari jalan keluar/bantuan kepada rekan/atasan/bawahan jika
menemukan kendala saat bekerja
Akuntabel dan Loyal
1.
Memegang teguh kebenaran : berpikir,
berbicara dan berbuat kebenaran meskipun tidak populer/umum
2.
Berani mengemukakan fakta : berani
mengemukakan hal yang sebenarnya berdasarkan fakta
3.
Taat aturan meskipun
tanpapengawasan : bertindak sesuai aturan meskipun tidak diawasi
4.
Memegang teguh tanggung jawab :
memegang teguh janji/amanah yang diberikan
5.
Menjaga kerahasiaan : menjaga
kerahasiaan data atau informasi sesuai dengan peraturan perundangan
6.
Objektif : berpikir dan
bertindak secara objektif
7.
Transparan : transparan dalam
setiap tindakan dan pengambilan keputusan
Kepemimpinan
1. Memberikan bimbingan : membantu
dengan memberikan bimbingan kepada rekan maupun bawahan yang terlihat mengalami
kesulitan saat bekerja
2. Mendorong budaya belajar : menciptakan
situasi yang mendorong untuk mengembangkan kemampuan belajar secara berkelanjutan
3. Memberikan kepercayaan : mendorong
kepercayaan diri orang lain melalui kerja sama maupun pendelegasian tugas
4. Mendengarkan kesulitan/kendala
: mendengarkan kesulitan maupun kendala yang dialami atasan/rekankerja/bawahan
5. Mengapresiasi keberhasilan : mengapresiasi
keberhasilan atasan/rekankerja/bawahan
6.
Mendukung perubahan yang positif
: mendukung perubahan ke arah yang lebih baik
7. Memberikan kesempatan berpendapat : memberikan kesempatan berpendapat
Penulis: Subbagian Umum
| Disclaimer |
|---|
| Tulisan ini adalah pendapat pribadi dan tidak mencerminkan kebijakan institusi di mana penulis bekerja. |