Melihat Potensi Aset di Balik Kawasan Masjid Istiqlal melalui KOIN MAS DJKN
Elita Nursetiari
Selasa, 01 September 2026 |
71 kali
(1/9) Kantor Pelayanan Kekayaan
Negara dan Lelang (KPKNL) Jakarta III
bersama Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) DKI Jakarta,
Badan Pengelola Masjid Istiqlal (BPMI), dan Bimas Islam Kementerian Agama
menerima kunjungan lapangan Tim Juri Kompetisi Inovasi Manajer Aset (KOIN MAS)
DJKN dalam rangka penilaian KOIN MAS pada kawasan Masjid Istiqlal. KPKNL
Jakarta III menjadi salah satu peserta yang berhasil masuk dalam lima besar
KOIN MAS DJKN 2025-2026 melalui gagasan Optimalisasi Kawasan Masjid Istiqlal
sebagai Ekosistem Aset Berbasis Spiritual, Edukasi, dan Ekonomi Kreatif.
Melalui KOIN MAS, kawasan Masjid
Istiqlal dipandang sebagai satu kesatuan yang mencakup fungsi ibadah, pendidikan,
dan kegiatan ekonomi. Berbagai aset antara lain meliputi madrasah, foodcourt, aula, area parkir, ATM, dan
kantor kas bank diarahkan untuk memiliki penggunaan yang legal, akuntabel, dan
memberikan nilai tambah, tanpa mengurangi fungsi utama Masjid Istiqlal sebagai
pusat ibadah.
Optimalisasi tersebut diharapkan
dapat meningkatkan penerimaan negara, mendukung efisiensi belanja APBN, serta
mendorong kemandirian pembiayaan operasional kawasan. Di sisi lain, pengelolaan
kawasan juga membuka ruang bagi pemberdayaan UMKM, penciptaan lapangan kerja,
pengembangan ekonomi masyarakat, pendidikan Islam, pelestarian cagar budaya,
dan peningkatan kualitas layanan publik.
Ketua Tim Juri KOIN MAS DJKN, Nella
Sri Hendriyetty, menyampaikan bahwa KOIN MAS menunjukkan bagaimana aset dapat
memberikan stimulasi ekonomi. Menurutnya, gagasan tersebut dapat menjadi contoh
pengembangan pengelolaan aset ke depan, terlebih karena pengajuan ini menjadi
salah satu yang pertama dengan objek kawasan masjid.
BPMI dan Bimas Islam Kementerian
Agama menyambut positif gagasan KOIN MAS DJKN tersebut. Sinergi bersama DJKN, Kementerian
Agama, BPMI, IGF, dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menjadi bagian penting
dalam mendorong tata kelola kawasan yang lebih tertib dan berkelanjutan.
Melalui KOIN MAS, KPKNL Jakarta III
berupaya mendorong Masjid Istiqlal menjadi aset negara yang produktif dan
mandiri dalam pembiayaan, sekaligus menjadi model pengelolaan yang dapat
dikembangkan pada kawasan keagamaan strategis lainnya.
(Teks dan Foto: Tim Informasi KPKNL Jakarta III)
Foto Terkait Berita