Batik Rp2,6 Juta hingga Rumah Susun Rp1 Miliar, Lelang Barang Rampasan KPK Hasilkan Rp2,9 Miliar
Elita Nursetiari
Rabu, 17 September 2025 |
143 kali
KPKNL Jakarta III melelang 31 lot barang bergerak dan 14 lot barang tidak
bergerak, dengan hasil sebanyak 29 lot laku terjual. Total nilai pokok lelang
yang berhasil masuk ke kas negara mencapai Rp2,9 miliar.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Direktur Labuksi KPK, Mungki
Hadipratikto; Kepala KPKNL Jakarta III, Rina Yulia; Ketua Tim Audit BPK Radina
Hartanti beserta Anggota Tim Audit BPK; Dian Novitasari
sebagai Perwakilan Direktorat Lelang dan Fauzan Adhima sebagai perwakilan Direktorat
Transformasi dan Sistem Informasi DJKN.
Sebelum pelaksanaan lelang telah dilaksanakan aanwijzing, yaitu mekanisme melihat langsung barang dan penjelasan
terhadap barang yang akan dilelang pada Kamis, 11 September 2025 bertempat di Rupbasan
KPK RI Jalan Dewi Sartika, Jakarta Timur.
“Hasil lelang pada saat ini kita setorkan ke kas negara. Jadi, bukan ke kantongnya
KPK, kantongnya DJKN atau KPKNL, tapi ke kas negara,” jelas Muhammad Firmansyah
lagi.
Terhadap objek lelang dikenakan bea lelang pembeli sebesar 2 persen dari harga
lelang untuk barang tidak bergerak dan 3 persen dari harga lelang untuk barang
bergerak. Waktu pelunasan 5 (lima) hari kerja setelah pelaksanaan lelang.
Lelang dilakukan terhadap barang rampasan dari terdakwa tindak pidana
korupsi, diantaranya Abdul Gafur Mas’ud, Yofi Okatrisza, Satrio Wibowo, dan Tagop
Sudarsono Soulisa. Objek yang dilelang bervariasi mulai dari baju batik, handphone,
laptop, mobil, hingga properti. Pejabat lelang yang bertugas yaitu Pejabat
Lelang Ahli Muda KPKNL Jakarta III Sugeng Marianto, Muhammad Firmansyah, Indah
Dewi Restianti, dan Widargo serta Ferry Hidayat selaku Pejabat Lelang Ahli
Madya KPKNL Jakarta III.
Terhadap objek-objek yang tidak ada penawaran dapat dimohonkan kembali
oleh KPK untuk diikutkan pada lelang berikutnya, yang dijadwalkan pada momen Hari
Antikorupsi Sedunia (Hakordia) pada 10 Desember 2025.
Dalam konferensi pers di depan para awak media, Muhammad Firmansyah memaparkan fakta menarik:
objek termurah berupa baju batik laku seharga Rp2,6 juta, sementara objek
termahal adalah unit rumah susun di Soho, Tebet, Jakarta Selatan yang berhasil
dilelang senilai Rp1 miliar.
Kegiatan lelang barang rampasan KPK bertujuan untuk mendukung upaya pemulihan aset (asset recovery) dari tindak pidana korupsi dan pencucian uang.
Lelang Pasti Prosesnya, Bagus Harganya!
(Teks dan Foto: Tim Informasi KPKNL Jakarta III)
Foto Terkait Berita