Jl. Lapangan Banteng Timur No.2-4, Jakarta Pusat
   134      Login Pegawai
Berita KPKNL Jakarta III
Penilaian SDA Pulau Rambut, Langkah Strategis KPKNL Jakarta III Menuju Indonesia Emas 2045

Penilaian SDA Pulau Rambut, Langkah Strategis KPKNL Jakarta III Menuju Indonesia Emas 2045

Elita Nursetiari
Jum'at, 15 Agustus 2025 |   54 kali

KPKNL Jakarta III bersama Kanwil DJKN DKI Jakarta dan KPKNL di lingkungan Kanwil DJKN DKI Jakarta melaksanakan survey pendahuluan dalam rangka penilaian Sumber Daya Alam (SDA) pada kawasan Suaka Margasatwa Pulau Rambut pada 13–15 Agustus 2025.

Kegiatan ini menjadi bagian dari Rencana Kerja Jangka Panjang Penilaian SDA Hayati 2025–2029, yang disusun Direktorat Penilaian dengan mengacu pada program strategis Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan serta Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Pulau Rambut sendiri merupakan kawasan konservasi penting yang selama ini belum pernah dihitung  total economic value yang dimilikinya. Hasil dari kegiatan ini nantinya akan menjadi dasar penyusunan Rencana Kerja Tahunan Penilaian SDA 2026 oleh Kanwil DJKN DKI Jakarta.

Kegiatan ini turut melibatkan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi DKI Jakarta, sebagai bentuk kolaborasi nyata dalam menjaga kelestarian sekaligus mengoptimalkan manfaat ekonomi dari ekosistem hayati.

Agung Lestanto N.R., Kepala Bidang Penilaian Kanwil DJKN DKI Jakarta menyampaikan sambutan positif  atas potensi Pulau Rambut yang telah dipetakan oleh BKSDA Provinsi DKI Jakarta. “Semoga menjadi  kerjasama yang baik  diantara kita. Kedepannya proses identifikasi ini mudah-mudahan bisa berlanjut sampai masuk ke dalam neraca sumber daya alam nasional”, ujarnya.

Penilaian SDA di Pulau Rambut juga sejalan dengan Strategi dan Rencana Aksi Keanekaragaman Hayati Indonesia 2025–2045, sekaligus mendukung Inisiatif Strategis Kementerian Keuangan dalam penyusunan kebijakan fiskal, sektoral, dan neraca ekonomi lingkungan hidup.

Dengan sinergi ini, DJKN tidak hanya menjaga kelestarian, tetapi juga menjadikan kekayaan alam sebagai modal penting bagi pembangunan berkelanjutan menuju Indonesia Emas 2045.

 (Teks dan Foto: Tim Informasi KPKNL Jakarta III)

Foto Terkait Berita

Floating Icon