Lelang Barang Rampasan KPK: Bukti Transparansi dan Antusiasme Publik
Elita Nursetiari
Jum'at, 13 Juni 2025 |
2957 kali
(11/6) Kantor Pelayanan
Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Jakarta III bersama Komisi Pemberantasan
Korupsi (KPK) kembali sukses menyelenggarakan Lelang Barang Rampasan KPK Tahun
2025 pada Rabu, 11 Juni 2025 melalui lelang.go.id. Lelang ini merupakan lelang KPK
serentak yang diselenggarakan di beberapa kota besar di Indonesia, melalui
KPKNL diantaranya Jakarta III, Bandung, Bogor, Yogyakarta, dan Surabaya.
KPKNL Jakarta III melelang
44 lot barang bergerak dan 8 lot barang tidak bergerak, dan berhasil terjual
lelang total 41 lot lelang dengan total nilai pokok lelang terjual hingga 2,7
miliar rupiah. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Direktur Labuksi KPK, Mungki
Hadipratikto; Kepala KPKNL Jakarta III, Rina Yulia; Kepala Subdit Humas DJKN,
Adi Wibowo; dan Kepala Bidang Lelang DJKN DKI Jakarta, Ida Novianti.
Dalam wawancara yang
dilakukan dengan awak media, Mungki Hadipratikto, menyampaikan bahwa lelang ini
terbuka untuk umum. Cukup dengan syarat berupa KTP, NPWP, nomor rekening, lalu
mendaftarkan akun lelang di lelang.go.id.
“Minat masyarakat tinggi.
Hampir semua barang bergerak sudah ada peminat dan beberapa barang tidak
bergerak,” tambahnya.
Sebelum pelaksanaan lelang
telah dilaksanakan aanwijzing, yaitu
mekanisme melihat langsung barang dan penjelasan terhadap barang yang akan
dilelang pada 3 Juni 2025 bertempat di Rupbasan KPK RI Jalan Dewi Sartika,
Jakarta Timur.
Lelang dilakukan terhadap
barang rampasan dari terdakwa tindak pidana korupsi, diantaranya Rafael Alun Trisambodo,
Amiril Mukminin, Catur Prabowo, hingga Hasbi Hasan. Objek yang dilelang bervariasi
mulai dari properti, kendaraan roda dua dan empat, handphone, hingga tas mewah. Pejabat lelang yang bertugas yaitu
Pejabat Lelang Ahli Muda KPKNL Jakarta III Sugeng Marianto, Muhammad
Firmansyah, Indah Dewi Restianti, dan Widargo.
“Ternyata antusiasme masyarakat ini cukup
banyak, terlihat dari KTP yang diverifikasi melonjak hingga sekitar 1700 KTP. Hasil
dari lelang pun cukup signifikan, beberapa penawaran di luar ekspektasi naik
200% hingga 300%,” jelas Muhammad Firmansyah di akhir pelaksanan lelang.
KPKNL dan KPK berkomitmen untuk menjaga transparansi dan akuntabilitas dalam
pelaksanaan lelang. “KPKNL perlu mengedukasi kepada masyarakat bahwa lelang
dilakukan secara terbuka dan sebelumnya telah dilaksanakan pengumuman di surat
kabar, websitenya mudah diakses,
barang-barangnya pun dapat dilihat di aanwijzing
kemarin sehingga masyarakat tidak perlu khawatir. Lelang adalah salah satu
mekanisme untuk menyelesaikan barang-barang rampasan KPK yang hasilnya akan
disetor ke kas negara,”tambahnya lagi.
Salah satu yang menjadi sorotan dari beberapa kali pelaskanan
lelang yang telah dilakukan bersama KPK, yaitu tingginya minat masyarakat yang
terlihat dari banyaknya akun lelang baru yang harus diverifikasi beberapa hari
menjelang pelaksanaan lelang ini. Menanggapi hal tersebut Muhammad Firmansyah
berbagi tips sukses mengikuti lelang KPK.
“Karena minat terhadap lelang KPK ini tinggi, disarankan untuk membuat akun terlebih dahulu, sehingga ketika lelang KPK sudah terjadwal langsung dapat melakukan penawaran”, saran Muhammad Firmansyah diakhir wawancara.
Lelang Pasti Prosesnya, Bagus Harganya!
(Teks dan Foto: Tim
Informasi KPKNL Jakarta III)
Foto Terkait Berita