Jl. Lapangan Banteng Timur No.2-4, Jakarta Pusat
   134      Login Pegawai
Artikel KPKNL Jakarta III
Peran Penting Manajemen Kinerja

Peran Penting Manajemen Kinerja

Elita Nursetiari
Jum'at, 27 Desember 2024 |   709 kali

Sebuah organisasi untuk dapat mencapai tujuannya serta dapat mencapai target secara efisien dan efektif diperlukan manajemen kinerja. Manajemen kinerja merupakan  proses sistematis yang digunakan oleh organisasi untuk meningkatkan efektivitas individu dan tim dalam mencapai tujuan organisasi. Jika diibaratkan sebuah organisasi adalah tim sepakbola, maka dengan manajemen kinerja ini  setiap pemain telah ditentukan posisi, tugas dan tanggung jawab masing-masing untuk mencapai tujuan yang sama.

Begitu juga dengan Kementerian Keuangan, manajemen kinerja telah diatur dengan Keputusan  Menteri Keuangan Nomor 300/KMK.01/2022 tentang Manajemen Kinerja di Lingkungan Kementerian Keuangan. Manajemen kinerja merupakan rangkaian kegiatan pemanfaatan sumber daya untuk meningkatkan kinerja dalam rangka mencapai tujuan organisasi. Manajemen kinerja di lingkungan Kementerian Keuangan diklasifikasikan menjadi manajemen kinerja organisasi dan manajemen kinerja pegawai. Sehingga selain dengan manajemen kinerja dapat terus menerus meningkatkan kinerja organisasi itu sendiri, namun juga secara terus menerus dan berkesinambungan dapat meningkatkan  kinerja pegawai.

Manajemen kinerja organisasi memiliki tujuan sebagai berikut:

1.    membangun organisasi yang terus menerus melakukan penyempurnaan/perbaikan (continuous improvement);

2.    membentuk keselarasan antar unit kerja;

3.    mengembangkan semangat kerja tim (teamwork); dan

4.    menjadi dasar untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi organisasi.

Manajemen kinerja pegawai merupakan manajemen kinerja dalam rangka pelaksanaan tugas dan fungsi, penugasan lainnya sesuai kebutuhan organisasi, serta perilaku kerja pegawai selama periode tertentu.

Manajemen kinerja pegawai memiliki tujuan sebagai berikut:
  1. mewujudkan pegawai yang memberikan kontribusi maksimal kepada organisasi dengan mengedepankan kompetensi, keahlian,  dan/atau keterampilan yang dimiliki, serta perilaku kerja yang sesuai dengan standar perilaku Kementerian Keuangan;
  2. membangun komunikasi efektif dan hubungan yang harmonis antara pegawai dan pimpinan, serta kolaborasi antar pegawai dalam pencapaian tujuan dan  sasaran organisasi;
  3. mengembangkan iklim kerja yang kondusif dan kompetitif, menghargai kualitas proses bisnis dan kompetensi pegawai sehingga mampu memberikan kontribusi,  utput, dan outcome yang maksimal; dan
  4. menjadi dasar pengembangan pegawai, pemberian penghargaan, dan pertimbangan karir.


     Implementasi manajemen kinerja baik organisasi maupun manajemen kinerja pegawai dimulai dari perencanaan kinerja, pelaksanaan kinerja, dan evaluasi kinerja. Direktorat Jenderal Kekayaan Negara sendiri sudah mulai melakukan implementasi dari KMK 300/KMK.01/2022 tentang Manajemen Kinerja di Lingkungan Kementerian Keuangan pada periode Triwulan III Tahun 2022.


Penulis                     : Arifah Rahmawati

Disclaimer :

Tulisan ini adalah pendapat pribadi dan tidak mencerminkan kebijakan institusi di mana penulis bekerja.

 



 


Disclaimer
Tulisan ini adalah pendapat pribadi dan tidak mencerminkan kebijakan institusi di mana penulis bekerja.
Floating Icon