Continuous Learning dan Continuous Improvement dalam mewujudkan Service Excellent
Dyah Novitarini Wulansari
Jum'at, 24 Maret 2023 |
349 kali
Jakarta, Senin (20/03/2023) bertempat di Ruang Rapat Virtual Ms. Teams, KPKNL Jakarta II melaksanakan Sosialisasi Service Excellent. Kegiatan ini dibuka oleh Ali Azcham Noveansyah selaku
kepala KPKNL Jakarta II dan dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Bapak Rahmad Guntoro, Widyaiswara Ahli
Muda, Balai Pendidikan dan Pelatihan Keuangan Palembang.
Salah satu hal yang perlu untuk dipahami dalam memberikan pelayanan prima (service excellent) adalah adanya infinite mindset. Dalam infinite mindset dijelaskan bahwa pelayanan pada dasarnya adalah membangun nilai organisasi yang berkembang tanpa ada batas karena berkorelasi dengan Learning Organization.
Dengan berkembangnya zaman yang diikuti dengan perkembangan kebutuhan dan harapan masyarakat, organisasi juga harus menerapkan learning organization. Organisasi harus terus melakukan perbaikan-perbaikan, melakukan reviu apa yang kurang, serta meningkatkan apa yang sudah unggul dalam organisasi.
Suatu pelayanan dikatakan prima apabila memenuhi harapan dari pengguna layanannya. Kepuasan yang dirasakan customer setelah bertransaksi, persepsi customer atas organsiasi/kantor kita atau bagaimana kantor kita dalam benak customer merupakan hal-hal yang harus menjadi fokus organisasi dalam pelayanan prima.
Data dari Webometrics Rank pada tahun 2021 terkait 20 Universitas Terbaik di Indonesia menjelaskan bahwa di era sekarang masyarakat tidak lagi melihat sektor pemerintahan atau sektor privat, akan tetapi pelayanan prima lah yang menjadi pertimbangan mereka dalam memilih layanan. Dari hal ini terlihat bahwa pelayanan memberikan peranan yang sangat penting dalam penilaian masyarakat untuk memberikan “label” pada suatu organisasi.
Dalam pelayanan prima juga sangat penting adanya kegiatan PDCA yaitu Plan, Do, Check, dan Action. Kantor atau organisasi kita akan dikatakan jadul oleh customer, ketinggalan zaman, apabila tidak dilakukan PDCA dalam melakukan pelayanan prima. PDCA harus diperlakukan sebagai habit/kebiasaan sehingga pelayanan kita selalu relevan dengan kebutuhan dan keinginan masyarakat.
Melakukan PDCA berarti kita melakukan continuous learning dan continuous improvement, mengikuti perkembangan zaman, sehingga tidak akan tersisih oleh kompetitor. Terdapat beberapa hal yang menjadi indikator kepuasan customer terhadap organisasi pemerintah, diantaranya yaitu persepsi customer, kualitas, nilai, citra, pelayanan, dan tingkat kepentingan.
Dalam membangun budaya pelayanan prima, konsep inifinity games harus selalu diterapkan yaitu dengan selalu berusaha membangun nilai dan berkembang tanpa batas. Plan Do Check Action (PDCA) berperan penting dalam memberikan pelayanan kepada customer terkait hubungannya dengan penerapan continous learning dan continous improvement dalam suatu kantor/organisasi. Pelayanan prima merupakan kunci kesuksesan dan akan menjadi quickwin organisasi.
Foto Terkait Berita