e-Auction Dongkrak Capaian Hasil Lelang
N/A
Rabu, 07 Desember 2016 |
1220 kali
Jakarta – “Dengan e-Auction persaingan lebih kompetitif karena jangkauan marketing-nya menjadi lebih luas. Terbukti pemenang lelang ada yang berasal dari luar Jakarta dan harga terbentuk pun optimal, dua kali lipat dari harga limit. Tidak tertutup kemungkinan pembelinya berasal dari luar negeri,” jelas Yanis Dhaniarto, Kepala Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Jakarta II. Menurutnya lagi konsep e-Auction adalah meminimalkan kontak antar peserta lelang sehingga menghindari terjadinya persaingan yang tidak sehat.
Hal tersebut disampaikan Yanis Dhaniarto kepada awak media saat diminta berkomentar terhadap hasil pelaksanaan lelang Non Eksekusi Wajib Barang Milik Negara (BMN) yang dimohonkan Sekretariat Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (Sekretariat DJKN) pada Rabu 07 Desember 2016.
Krisdianto, Kepala Sub Bagian Rumah Tangga Sekretariat DJKN selaku Pejabat Penjual pun menyatakan lega dan puas atas terjualnya semua unit kendaraan dengan harga yang optimal. Secara total lelang kali ini menghasikan penerimaan negara sebesar Rp429,4 juta.
Lelang dipimpin Theodora Wijayanti, Pejabat Lelang Kelas I pada KPKNL Jakarta II dengan menggunakan sistem penawaran tertulis tanpa kehadiran peserta lelang melalui aplikasi e-Auction (closed bidding). Sebelumnya, pada 5 Desember 2016, telah dilakukan kegiatan penjelasan (aanwijzing) di Kantor Pusat DJKN untuk memberi kesempatan peminat lelang melihat barang yang akan dilelang dan memperoleh informasi tambahan.
Perlu diketahui, barang yang dilelang sebanyak enam unit kendaraan dinas roda empat terdiri dari dua unit minibus Toyota Kijang SPR KF80 LG, satu unit mini bus Toyota Kijang GRD KF83 LG, dua unit mini bus Toyota Kijang KF83 SPR Long, dan satu unit minibus Toyota Land Cruiser Prado dengan harga limit yang menarik. Termurah dipatok sebesar Rp28 juta yaitu minibus Toyota Kijang SPR KF80 LG, sedangkan termahal dilabeli sebesar Rp68 juta yaitu minibus Toyota Land Cruiser Prado yang menjadi incaran peserta lelang.
Animo masyarakat mengikuti lelang cukup tinggi. Tak kurang 50 orang menjadi peserta pada pelaksanaan lelang tersebut. Hasilnya semua unit kendaraan laku terjual dengan peningkatan harga yang cukup signifikan hingga mencapai 200%. Sebagai contoh kendaraan Toyota Land Cruiser Prado terjual seharga Rp157 juta dari harga limit Rp68 juta. Sunyinya pelaksanaan lelang e-Auction ternyata tak sesunyi capaian hasil lelang. (Teks/foto: nez/rif/vy)
Foto Terkait Berita