Berenang Bersama Ikan Dewa – Cibulan
Dessy Erisandi
Minggu, 16 Maret 2025 |
2020 kali
Cibulan adalah nama
sebuah objek wisata tertua yang terletak
di Desa Maniskidul, Kecamatan Jalaksana, Kabupaten Kuningan, Cirebon Jawa
Barat. Objek wisata Cibulan diresmikan pada tahun 1939 oleh Bupati Kuningan
saat itu, R.A.A Mumahad Achmad.
Tempat wisata ini punya
beberapa daya tarik, salah satunya keberadaan ikan dewa yang turut jadi maskot
Objek Wisata Cibulan. Ikan Dewa merupakan ikan berjenis Kancra Bodas
atau bahasa latinnya Cyprinus Carpico
yang dianggap sakral oleh masyarakat setempat.
Ukurannya berbagai macam mulai dari yang panjangnya 20-an sentimeter hingga 1
meter, ikannya berwarna abu-abu kehitaman.
Menurut
cerita yang berkembang di kalangan Masyarakat Desa Maniskidul dan masyarakat Kuningan pada umumnya, ikan dewa yang ada di kolam Cibulan ini konon dahulunya adalah
prajurit-prajurit yang membangkang atau tidak setia pada masa pemerintahan Prabu
Siliwangi. Singkat cerita,
prajurit-prajurit pembangkang tersebut kemudian dikutuk oleh Prabu Siliwangi
sehingga menjadi ikan. Konon ikan-ikan dewa ini dari dulu hingga sekarang
jumlahnya tidak berkurang maupun bertambah.
Apabila
kolam dikuras, ikan-ikan ini akan hilang entah kemana, namun saat kolam diisi
air, mereka akan kembali lagi dengan jumlah seperti semula. Terlepas dari benar
atau tidaknya legenda itu sampai saat ini tidak ada yang berani mengambil ikan
ini karena ada kepercayaan bahwa barang siapa yang berani mengganggu ikan-ikan
tersebut akan mendapatkan kemalangan.
Uniknya, ikan-ikan dewa tersebut
sudah biasa berenang sama manusia, ikan dewa ini terkenal sangat ramah (jinak) dengan
manusia, adapun makanan yang disukai oleh ikan dewa ini adalah, apel merah,
roti, dan kacang.
Jika pembaca ingin berenang,
pemandian Cibulan memiliki 2 kolam utama, masing-masing kolam memiliki kedalaman
yang berbeda, yang pertama memiliki kedalaman 2 meter, dan kolam yang kedua
hanya memliki kedalaman 60 cm sampai dengan 120 cm.
Mari kita selalu menjaga Aset
Negara dan Aset Daerah/Desa, demi terwujudnya kesejahteraan masyarakat.
| Disclaimer |
|---|
| Tulisan ini adalah pendapat pribadi dan tidak mencerminkan kebijakan institusi di mana penulis bekerja. |
Foto Terkait Artikel