Jl. Lapangan Banteng Timur No.2-4, Jakarta Pusat
   134      Login Pegawai
Kilas Peristiwa
PERPISAHAN KEPALA KPKNL BOGOR SAAT MENJELANG RAMADHAN

PERPISAHAN KEPALA KPKNL BOGOR SAAT MENJELANG RAMADHAN

Popi Damayanti
Selasa, 22 Mei 2018 |   166 kali

Bagi pegawai di lingkungan Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN), mutasi adalah hal yang biasa. Setiap pegawai DJKN dikondisikan harus “siap setiap saat” jika mendadak dimutasi entah kemana. Hal itu juga yang ada dibenak Abdul Manaf, seperti yang diungkapkannya pada saat acara perpisahan dirinya dengan segenap jajaran pegawai Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Bogor pada Selasa 15 Mei 2018 di Aula KPKNL Bogor. Acara perpisahan tersebut terasa berkesan karena dilaksanakan dua hari sebelum datangnya Ramadhan yang jatuh pada Kamis 17 Mei 2018.

Bapak dari tiga anak yang gemar berolahraga ini, telah memimpin KPKNL Bogor selama hampir tiga tahun, dimulai April 2015 dan berakhir seiring dengan terbitnya Keputusan Menteri Keuangan Nomor 312/KM.1/UP.11/2018 yang memindahtugaskan ke KPKNL Serang.

Selama kepemimpinannya banyak hal yang telah dilakukan, antara lain penataan rumah arsip dan merubah area belakang kantor yang sebelumnya berupa deretan rumah-rumah dinas yang sudah tidak layak huni menjadi aula pertemuan yang peruntukkannya tidak hanya bagi internal KPKNL Bogor, tapi juga bisa dimanfaatkan untuk kegiatan unit-unit lain Kementerian Keuangan.

Abdul Manaf berpesan agar KPKNL Bogor dapat mempertahankan prestasi tahun 2017 lalu sebagai KPKNL terbaik di Jawa Barat. “Dirjen Kekayaan Negara ingin menjadikan Bogor sebagai kantor percontohan dan ini tantangan bagi KPKNL Bogor”, ujarnya. Menurut Abdul Manaf, prestasi yang telah diraih hanya dapat dipertahankan jika pegawai KPKNL Bogor bekerja saling bersinergi dan mengesampingkan ego seksi. Pendapat Abdul Manaf tersebut selaras dengan salah satu slogan kantor pusat Kementerian Keuangan yang menyebut one ministry one family, di lingkup KPKNL Bogor menjadi one office one family, guna menunjukan bahwa antar pegawai harus saling bersinergi.

Lebih lanjut, Abdul Manaf mengungkapkan rasa terimakasihnya kepada para kepala seksi dan seluruh pegawai KPKNL Bogor atas kerjasamanya selama ini serta permohonan maaf apabila selama kepemimpinannya terdapat kekhilafan. Sebagai penutup, Abdul Manaf melantunkan beberapa pantun indah penuh makna dua diantaranya:

Pagi dan petang dari Bekasi, menyusuri jalan si jagorawi. Kami sekarang memohon diri, nanti suatu hari kita bersua lagi.

Buah delima biji selasih, dibawa anak dari Sukabumi. Saya ucapkan terima kasih, atas kerjasamanya selama ini.

Selamat bertugas di tempat baru Pak Manaf, semoga semakin sukses dan berkah untuk semua. Amiin YRA. (Teks/foto: Pop/Bow)

Foto Terkait Kilas Peristiwa

Floating Icon