Dari Teori ke Praktik Nyata, KPKNL Bogor Kupas Sistem Pengendalian Mutu Layanan untuk Mahasiswa PKN STAN
M. Indra Putra
Senin, 14 September 2026 |
32 kali
BOGOR — Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang
(KPKNL) Bogor menerima kunjungan studi dari Politeknik Keuangan Negara STAN
(PKN STAN) pada Senin (14/9/2026). Mengusung tema "Bedah Praktik
Pengendalian Mutu dan Pelayanan Prima Lelang", kegiatan ini menjadi ajang
bagi KPKNL Bogor untuk membagikan standar inovasi layanan lelang yang
transparan dan aman kepada para mahasiswa sebagai calon punggawa keuangan
negara masa depan.
Kunjungan studi ini diikuti oleh 21 mahasiswa Program Studi
Manajemen Aset Publik beserta dosen pembimbing, Erwin Cahyono. Dalam pertemuan
tersebut, KPKNL Bogor secara khusus memaparkan pentingnya pengendalian mutu dan
pelayanan prima dalam penyelenggaraan layanan lelang. Fokus utamanya adalah
memastikan setiap tahapan proses lelang berjalan dengan cepat, mudah,
transparan, dan memberikan kepastian hukum yang nyata bagi masyarakat luas.
Peningkatan kualitas layanan ini didasarkan pada implementasi Peraturan Menteri
Keuangan (PMK) Nomor 122 Tahun 2023 yang berpihak pada kemudahan publik.
Penerapan aturan yang dipadukan dengan standardisasi mutu
ini membawa angin segar bagi masyarakat umum. Lelang negara kini semakin
mematahkan stigma sebagai proses yang rumit dan tertutup. Masyarakat luas kini
dapat dengan mudah mengakses dan mengikuti lelang secara daring dari mana saja.
Tidak hanya memberikan kemudahan akses, KPKNL Bogor juga menjamin kepastian dan
keamanan layanan bagi para peserta lelang. Melalui instrumen pemantauan
internal seperti dasbor Early Warning System, setiap tahapan lelang
diawasi agar berjalan sesuai standar quality control, mencegah
keterlambatan layanan, dan lebih responsif dalam menindaklanjuti aduan
masyarakat.
Di samping peningkatan mutu pengawasan tersebut, pertemuan
ini juga menyosialisasikan perluasan objek layanan melalui skema "Lelang
Hak Menikmati". Skema ini membuka peluang emas bagi masyarakat dan pelaku
Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk menyewa berbagai aset potensial.
Aset-aset seperti lahan parkir, kios pasar, gedung olahraga, hingga area wisata
kini dapat disewa dan dimanfaatkan oleh publik melalui mekanisme lelang yang
adil.
Bagi para pelaku usaha, lelang hak menikmati ini memberikan
akses yang setara untuk memenangkan hak sewa dengan harga yang kompetitif dan
objektif, sekaligus menjauhkan praktik konflik kepentingan. Dengan kemudahan
mekanisme pembayaran dan perluasan jenis barang yang bisa dilelang, skema ini
diharapkan mampu menggerakkan roda perekonomian lokal secara lebih masif.
Berbagai inovasi dan semangat pelayanan inilah yang dibedah langsung oleh para mahasiswa. Sinergi antara KPKNL Bogor dan PKN STAN ini menjadi langkah konkret untuk menjembatani teori pengendalian mutu di bangku kuliah dengan implementasi nyatanya di lapangan. Lebih dari itu, keterbukaan KPKNL Bogor dalam membagikan proses kerja mereka menjadi bukti komitmen nyata instansi dalam mewujudkan tata kelola aset negara yang berintegritas, transparan, dan berorientasi pada pelayanan prima.
Foto Terkait Berita