Sinergi Kemenkeu Satu di Bogor, Peringati Harkitnas dan Hari Lahir Pancasila dengan Semangat Mengabdi
M. Indra Putra
Rabu, 03 Juni 2026 |
52 kali
BOGOR, 02 Juni 2026 –
Papan nama KPKNL Bogor berdiri tegak di Lapangan KPPN Bogor menandai salah satu
barisan dari para peserta yang mengikuti kegiatan upacara Peringatan Hari
Kebangkitan Nasional ke-118 Tahun 2026 pada
Rabu (20/5) dan Peringatan Hari Lahir Pancasila pada Senin (01/6).
Di kedua kesempatan tersebut, pada
pagi hari yang khidmat, seluruh unit eselon I Kementerian Keuangan yang berada
di wilayah Bogor berkumpul dan bersatu dalam upacara bendera gabungan. Puluhan
pegawai dengan keseragaman kemeja putih kompak berdiri tegap memenuhi Lapangan
KPPN Bogor. Kehadiran para pimpinan instansi di barisan depan pejabat eselon
menegaskan komitmen kuat terhadap komando "Kemenkeu Satu" yang solid
dan bersinergi di daerah.
Pelaksanaaan kedua upacara
peringatan berlangsung dengan sangat tertib dan penuh kekhusyukan, diawali
dengan pengibaran dan penghormatan bersama kepada Sang Saka Merah Putih yang
berkibar di bawah langit pagi yang sejuk. Prosesi dilanjutkan dengan pembacaan
naskah oleh para petugas upacara yang tampil gagah mengenakan pakaian
putih-hitam lengkap dengan peci berlogo Garuda, menyampaikan pesan-pesan
historis mengenai tonggak kebangkitan bangsa.
Bertindak selaku Inspektur
Upacara pada kedua peringatan penting tersebut adalah Kepala Kanwil DJP Jawa
Barat III, Romadhaniah. Dalam amanatnya, Inspektur Upacara membacakan sambutan
resmi Menteri Keuangan Republik Indonesia, Purbaya Yudhi Sadewa, dalam
Peringatan ke-118 Hari Kebangkitan Nasional yang bertajuk “Jaga Tunas Bangsa
Demi Kedaulatan Negara”. Melalui amanat tersebut, ditegaskan bahwa
kebangkitan nasional masa kini bukan lagi perjuangan fisik, melainkan penguatan
pada tiga pilar utama: kedaulatan ekonomi, informasi, dan ruang digital. Fokus
utama pembangunan diarahkan pada generasi muda sebagai penentu masa depan
bangsa, dengan mengintegrasikan kebijakan pendidikan yang setara, peningkatan
kesehatan, serta penguatan ekonomi rakyat dari tingkat dasar. Seluruh upaya
strategis ini didukung penuh oleh kebijakan fiskal melalui APBN yang berperan
ganda sebagai shock absorber sekaligus penggerak ekonomi nasional, yang
bermuara pada satu tujuan besar yaitu memperkokoh kedaulatan negara.
Sementara itu, pada peringatan
Hari Lahir Pancasila bertema "Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi
Perdamaian Dunia", Kepala Kanwil DJP Jawa Barat III, Romadhaniah, menyampaikan
amanat Menteri Keuangan yang menegaskan pentingnya meneguhkan kembali Pancasila
sebagai dasar negara dan penuntun aparatur. Melalui pesan tersebut, ditekankan
bahwa nilai-nilai Pancasila harus selalu memandu setiap kebijakan fiskal dan
pengelolaan APBN sebagai amanat rakyat untuk mewujudkan keadilan sosial. Selain
mendorong penerapan Ekonomi Pancasila, jajaran Kementerian Keuangan juga
diinstruksikan untuk menjaga kepercayaan publik melalui tiga komitmen utama:
menjaga integritas, memperkuat pelayanan, dan merawat persatuan.
Di penghujung acara, suasana
semakin syahdu saat seluruh peserta menengadahkan tangan merapalkan doa bersama
untuk keselamatan, persatuan, dan kejayaan bangsa Indonesia.
Begitu doa penutup selesai
dibacakan dan barisan resmi dibubarkan, esensi kebangkitan dan nilai Pancasila
yang telah diresapi tidak lantas memudar. Semangat tersebut menjadi bekal
berkelanjutan bagi seluruh jajaran pimpinan dan pegawai dalam menjalankan tugas
di instansi masing-masing, baik dalam mengoptimalkan pengelolaan kekayaan
negara dan lelang, mengawal kelancaran arus perbendaharaan, maupun tugas fiskal
lainnya. Lapangan upacara boleh saja kembali kosong, namun semangat kebangkitan
dan nilai-nilai luhur Pancasila itu kini berdenyut kencang dalam setiap derap
langkah pelayanan, siap memberikan bakti terbaik bagi masyarakat dan negara.
Foto Terkait Berita