Severity: Warning
Message: XXXXX(/var/lib/php/sessions/ci_sessions_2022/portaldjkn_2022pat7m1hce193v1utec9dfo09ctc17su3): failed to open stream: No space left on device
Filename: drivers/Session_files_driver.php
Line Number: 176
Backtrace:
File: /home/piesa/webdjkn/application/controllers/Unit_kerja.php
Line: 8
Function: __construct
File: /home/piesa/webdjkn/index.php
Line: 326
Function: require_once
Severity: Warning
Message: XXXXXXXXXXXXX(): Failed to read session data: user (path: /var/lib/php/sessions/ci_sessions_2022)
Filename: Session/Session.php
Line Number: 143
Backtrace:
File: /home/piesa/webdjkn/application/controllers/Unit_kerja.php
Line: 8
Function: __construct
File: /home/piesa/webdjkn/index.php
Line: 326
Function: require_once
Wali Kota Sukabumi Kunjungi KPKNL Bogor, Bahas Optimalisasi Aset Daerah
Egi Indra Wilantika
Senin, 15 Desember 2025 |
98 kali
Bogor, 11 Desember 2025 — Wali Kota Sukabumi, H. Ayep Zaki, S.E., M.M., beserta jajaran melakukan kunjungan kerja ke Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Bogor. Kunjungan kerja ini dilaksanakan dalam rangka diskusi dan koordinasi terkait pengelolaan serta optimalisasi aset-aset milik Pemerintah Kota Sukabumi.
Kedatangan Wali Kota Sukabumi disambut hangat oleh Kepala KPKNL Bogor beserta jajaran. Dalam sambutannya, Wali Kota Sukabumi menyampaikan apresiasi atas penerimaan dan kesempatan diskusi yang diberikan oleh KPKNL Bogor.
“Kami sangat mengapresiasi KPKNL Bogor yang telah menerima dan menyambut kami dengan baik serta memberikan ruang diskusi yang sangat bermanfaat ini,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Sukabumi menyoroti kondisi aset-aset Pemerintah Kota Sukabumi yang dinilai belum dimanfaatkan secara optimal. Dari total sekitar 117 hektare aset daerah, kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) saat ini baru mencapai sekitar Rp2,5 miliar per tahun.
Menanggapi hal tersebut, Kepala KPKNL Bogor, Bimo Aryo, menegaskan bahwa pengelolaan Barang Milik Daerah (BMD) memiliki peran yang sangat strategis.
“Pengelolaan aset BMD milik Pemerintah Kota Sukabumi menjadi sangat penting, tidak hanya untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), tetapi juga untuk mewujudkan pengelolaan yang efektif, efisien, transparan, dan akuntabel, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.
Lebih lanjut, Wielly Prasekti, Kepala Seksi Pengelolaan Kekayaan Negara KPKNL Bogor, memaparkan bahwa dalam optimalisasi aset BMD terdapat berbagai skema pemanfaatan aset yang dapat diterapkan guna meningkatkan PAD, sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Selain itu, dalam pertemuan tersebut juga dibahas terkait penaksiran dan penilaian aset daerah. Lidya Sari, Penilai Pemerintah Ahli Muda KPKNL Bogor, menyampaikan bahwa pada periode sebelumnya KPKNL Bogor dan Pemerintah Kota Sukabumi telah bersinergi dalam kegiatan penaksiran dan penilaian BMD Pemerintah Kota Sukabumi. Sinergi tersebut tidak hanya menghasilkan nilai aset yang lebih akurat, tetapi juga melahirkan tenaga penaksir di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi.
Melalui kunjungan kerja ini, diharapkan kerja sama antara Pemerintah Kota Sukabumi dan KPKNL Bogor dapat terus ditingkatkan, khususnya dalam pengelolaan dan optimalisasi Barang Milik Daerah, sehingga mampu memberikan kontribusi yang lebih besar bagi pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat.
Foto Terkait Berita