KPKNL Bogor Fasilitasi Asistensi Likuidasi Satker Terdampak Kabinet Merah Putih
Egi Indra Wilantika
Jum'at, 11 Juli 2025 |
215 kali
Bogor, 10 Juli 2025 – Dalam rangka mendukung kelancaran pelaksanaan likuidasi satuan kerja (satker) yang terdampak perubahan nomenklatur, pemisahan, maupun penggabungan Kementerian/Lembaga akibat pembentukan Kabinet Merah Putih berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 139 Tahun 2024, Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Bogor menggelar kegiatan asistensi teknis secara langsung kepada satker-satker di wilayah kerjanya.
Kegiatan yang dilaksanakan pada 9 dan 10 Juli 2025 ini bertempat di Ruang Rapat Gede KPKNL Bogor dan dihadiri oleh perwakilan satker dari berbagai Kementerian/Lembaga, termasuk Kementerian Hukum dan HAM, Kementerian Komunikasi dan Informatika, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, serta Kementerian PUPR.
Dalam sesi asistensi, tim KPKNL Bogor memberikan sosialisasi dan bimbingan teknis terkait penyelesaian hak dan kewajiban atas Barang Milik Negara (BMN) yang menjadi bagian tak terpisahkan dari proses likuidasi entitas akuntansi dan pelaporan. Materi yang disampaikan meliputi tata cara inventarisasi dan identifikasi aset, mekanisme pemindahtanganan dan penghapusan, pengelolaan BMN bersama atau sementara, hingga penyusunan Laporan Barang Milik Negara (LBMN) dan Laporan Keuangan Terakhir.
Tak hanya itu, KPKNL Bogor juga memberikan pendampingan teknis terkait penggunaan aplikasi monitoring pemenuhan hak dan kewajiban BMN yang dikembangkan oleh Kantor Pusat DJKN, pengajuan user SIMAN untuk satker baru, serta menjawab berbagai pertanyaan dalam sesi konsultasi mengenai prosedur pengelolaan BMN dalam masa transisi.
Kepala Seksi PKN, Wielly Prasekti, menegaskan pentingnya koordinasi aktif dan penyelesaian yang tertib dalam proses ini. “Proses likuidasi bukan hanya urusan administratif, tetapi juga bagian penting dari tata kelola aset negara yang akuntabel. Kami berkomitmen mendampingi seluruh satker agar setiap tahapan dapat dijalankan sesuai ketentuan, tepat waktu, dan tanpa kendala,” ujarnya.
Satuan kerja yang hadir secara umum menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan kegiatan ini. Kompleksitas perubahan kelembagaan kerap menimbulkan tantangan administratif yang tidak sederhana, dan forum ini telah menjadi ruang yang solutif untuk mendiskusikan langsung berbagai hambatan serta menyepakati langkah-langkah penyelesaian secara teknis.
Melalui kegiatan ini, KPKNL Bogor menunjukkan komitmennya untuk terus menjadi mitra strategis dalam pengelolaan BMN yang bersih, amanah, gesit, unggul, dan ramah (BAGeUR), sejalan dengan nilai-nilai Kementerian Keuangan. Kolaborasi yang erat antara KPKNL dan seluruh satuan kerja terdampak menjadi fondasi penting dalam menjaga keberlangsungan dan integritas pengelolaan aset negara di tengah dinamika kelembagaan yang terus bergerak.
Foto Terkait Berita