Gelegar Lelang BNI 2026, Sinergi DJKN dan BNI Hasilkan Pokok Lelang Rp9,29 Miliar
Asadetaroy Falatunjati
Jum'at, 21 Agustus 2026 |
294 kali
Palembang, 21 Agustus 2026 — Sinergi antara
Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) dan PT Bank Negara Indonesia
(Persero) Tbk (BNI) kembali menghadirkan langkah nyata dalam optimalisasi aset
melalui penyelenggaraan Gelegar Lelang BNI Tahun 2026. Kegiatan lelang serentak
tersebut dilaksanakan pada Jumat, 21 Agustus 2026, secara serentak di berbagai
wilayah, termasuk wilayah Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel).
Untuk wilayah Sumbagsel, pelaksanaan lelang
berlangsung secara hybrid bertempat di Gedung BNI JAP, Jalan Mesjid Lama No. 61,
17 Ilir, Palembang. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Kanwil DJKN Sumatera
Selatan, Jambi, dan Bangka Belitung (SJB), serta diikuti oleh para Pelelang
pada KPKNL Jambi, KPKNL Palembang, KPKNL Lahat, dan KPKNL Pangkal Pinang.
Kolaborasi DJKN dan BNI dalam kegiatan ini
mencatatkan pokok lelang sebesar Rp9.290.901.175. Capaian tersebut berasal dari
pelaksanaan lelang atas sejumlah aset yang tersebar pada empat wilayah kerja
KPKNL di lingkungan Kanwil DJKN SJB.
Kontribusi terbesar berasal dari KPKNL Pangkal
Pinang dengan pokok lelang sebesar Rp5.124.743.000, disusul KPKNL Palembang
sebesar Rp3.732.438.175, KPKNL Jambi sebesar Rp353.000.000, dan KPKNL Lahat
sebesar Rp80.720.000.
Pelaksanaan Gelegar Lelang BNI 2026 tidak sekadar
menjadi momentum untuk meningkatkan volume transaksi lelang, tetapi juga
menjadi bagian dari upaya bersama dalam mendorong penyelesaian dan optimalisasi
aset secara transparan, akuntabel, dan kompetitif.
Bagi BNI, mekanisme lelang menjadi salah satu instrumen
strategis dalam mempercepat penyelesaian aset sekaligus memperoleh nilai
optimal melalui proses yang terbuka dan kompetitif. Sementara bagi DJKN,
kolaborasi dengan BNI turut memperkuat sinergi dengan sektor perbankan,
meningkatkan kualitas dan volume layanan lelang, serta mendukung optimalisasi
penerimaan negara dari sektor lelang.
Penyelenggaraan lelang secara serentak juga
menunjukkan bahwa kolaborasi antara pemerintah dan dunia perbankan dapat
menghasilkan layanan yang semakin efektif dan memberikan dampak nyata. Dengan
dukungan digitalisasi serta mekanisme lelang yang transparan, masyarakat
memiliki kesempatan yang lebih luas untuk berpartisipasi dalam proses lelang.
Gelegar Lelang BNI Tahun 2026 menjadi wujud nyata
komitmen DJKN dan BNI untuk terus membangun ekosistem lelang yang profesional,
transparan, dan kompetitif.
Capaian pokok lelang sebesar Rp9,29 miliar di
wilayah Sumbagsel menjadi salah satu bukti bahwa sinergi yang kuat mampu
menghadirkan nilai tambah, tidak hanya bagi para pihak yang terlibat, tetapi
juga bagi perekonomian dan penerimaan negara.
Melalui kolaborasi yang berkelanjutan, DJKN bersama BNI akan terus mendorong optimalisasi aset melalui lelang yang mudah, transparan, akuntabel, dan memberikan manfaat yang semakin luas bagi masyarakat.
Foto Terkait Berita