Jl. Lapangan Banteng Timur No.2-4, Jakarta Pusat
   134      Login Pegawai
Berita Kanwil DJKN Sumatera Selatan, Jambi dan Bangka Belitung
Optimalisasi Menara Jembatan Ampera, Mendukung Pariwisata Kota Palembang

Optimalisasi Menara Jembatan Ampera, Mendukung Pariwisata Kota Palembang

Selly Monica
Jum'at, 14 Februari 2025 |   193 kali

Rabu (12/02), Kanwil DJKN Sumatera Selatan, Jambi dan Bangka Belitung beserta jajaran bersama Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Sumatera Selatan dan Pemerintah Kota Palembang melakukan kunjungan ke salah satu Aset BMN yang ikon di kota Palembang yaitu Jembatan Ampera. Dalam agendanya, Kepala Kanwil DJKN Ferdinan Lengkong beserta jajaran melakukan simulasi Menara Pandang Ampera.

Jembatan Ampera yang telah lama menjadi lambang kota, terletak di tengah kota Palembang dan merupakan penghubung antara daerah seberang Ulu dan seberang Ilir yang dipisahkan oleh Sungai Musi. Jembatan sepanjang 1.117 meter dan lebar 22 meter ini dibangun pada tahun 1962 dan peresmian pemakaian jembatannya dilakukan pada tahun 1965 oleh Presiden Soekarno.

Menara Jembatan Ampera ini direncanakan akan dimanfaatkan untuk menjadi objek pariwisata. Pemanfaatan menurut Peraturan Menteri Keuangan nomor 115/PMK.06/2020 adalah pendayagunaan BMN yang tidak digunakan untuk penyelenggaraan tugas dan fungsi Kementerian/Lembaga dan/atau optimalisasi BMN dengan tidak mengubah status kepemilikan. Pemanfaatan Menara Jembatan Ampera akan dilakukan proses Pinjam Pakai, dimana pemanfaatan BMN melalui penyerahan penggunaan BMN dari Pemerintah Pusat ke Pemerintah Daerah atau Pemerintah Desa dalam jangka waktu tertentu tanpa menerima imbalan dan setelah jangka waktu tersebut berakhir diserahkan kembali ke Pengelola Barang/Pengguna Barang.

Pemanfaatan Menara Jembatan Ampera dilaksanakan dalam rangka mengoptimalkan BMN yang belum atau tidak dilakukan penggunaan untuk penyelenggaraan tugas dan fungsi Pengelola Barang/Pengguna Barang, menunjang pelaksanaan penyelenggaraan pemerintahan daerah dan memberikan manfaat ekonomi dan/atau sosial bagi Pemerintah Daerah serta masyarakat kota Palembang.

Hal ini merupakan wujud dari optimalisasi BMN serta sinergi dan kolaborasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Pemanfaatan aset BMN ini diharapkan dapat melahirkan daya tarik baru bagi wisatawan lokal maupun luar untuk mengunjungi kota Palembang.

Foto Terkait Berita

Floating Icon