Bagaimana Cara Meningkatkan Efektivitas Masker
Dewi Lestuti Ambarwati
Jum'at, 16 Juli 2021 |
3092 kali
Cara Meningkatkan Efektivitas Masker
Sejak wabah COVID-19 menjangkiti sejumlah negara di dunia, World
Health Organization (WHO) mengeluarkan pernyataan bahwa salah satu cara
untuk mencegah penyebaran virus adalah dengan menggunakan masker. Masker
sebagai pelindung mulut dan hidung digunakan untuk menangkal partikel liur
atau droplet yang mengandung virus penyebab COVID-19. Ahli Epidemiologi Universitas Diponegoro, Budi Laksono menambahkan, bahwa efektivitas
penyaringan masker pun harus dipastikan.
Banyak
sekali jenis masker yang beredar di pasaran, mulai dari masker N-95, masker
kain, masker scuba, buff, masker bedah. Masker N-95 memiliki efektivitas
tertinggi dibandingkan dengan masker lainnya dalam menangkal virus/menyaring
partikel kecil yang melayang di udara yaitu sebesar 95-100%, dilanjutkan dengan
masker bedah dengan efektivitas sebesar 80-90%, masker kain tiga lapis sebesar
50-70%, kemudian terakhir masker scuba sebesar 0-5% serta buff sebesar 0-5%, berdasarkan
data yang diambil dari Satgas Penanganan COVID-19. Sehingga berdasarkan
persentase tersebut, masker scuba dan buff sangat tidak disarankan untuk
digunakan karena tidak mampu menyaring partikel kecil secara efektif.
Selain itu, terdapat catatan
penting yang perlu diingat, yaitu Masker N-95 diutamakan untuk para tenaga medis,
masker bedah hanya dapat digunakan sekali pakai, serta masker kain yang paling
baik yaitu 3 lapis. Di sisi lain, juga terdapat jenis masker berkatup yang berdasarkan
pernyataan dari WHO bahwa masker tipe ini tidak direkomendasikan untuk
digunakan karena masker berkatup berisiko menjadi jalur masuk partikel melalui
katupnya walaupun efektivitas masker berkatup dalam menyaring partikel di udara
sebesar 80-95%.
Berdasarkan Badan Standardisasi
Nasional (BSN) mengenai aturan standardisasi masker kain, bahwa masker kain minimal
terdiri dari 2 lapis. Lantas bagaimana cara untuk meningkatkan efisiensi penggunaan
masker tersebut ? Hal ini dapat dilakukan dengan menggabungkan penggunaan masker
kain dengan masker medis, dengan menggunakan masker medis di sisi dalam dan
masker kain di sisi luar. Lebih baik lagi apabila menggunakan masker dobel
dengan simpul ikatan sehingga mencegah adanya udara yang dapat masuk keluar
sebagai jalur masuknya partikel udara, yang berdasarkan penelitian Pusat Pengendalian
dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (US CDC)
Lalu bagaimana jika menggabungkan
masker N-95 dengan masker jenis lain ? Apakah efektif ? Jawabannya adalah tidak
karena masker N-95 telah memiliki tingkat filtrasi yang tinggi sehingga tidak
perlu dikombinasikan dengan masker jenis lain. Di sisi lain, mengkombinasikan 2
masker medis ataupun 2 masker kain juga tidak menambah efektivitas filtrasi
partikel yang disebutkan dalam Media Indonesia.
Cara menyimpulkan tali masker :
1. Siapkan masker yang
akan digunakan
2. Ikat bagian ujung tali
masker membentuk simpul. Usahakan ikatan mendekati ujung terdekat masker
3. Selipkan kedua ujung
masker ke arah dalam untuk meminimalkan rongga masker
4. Pastikan tidak ada rongga masker ketika pemakaian
http://indonesiabaik.id/infografis/standardisasi-masker-kain
https://www.wartaekonomi.co.id/read311961/efektivitas-masker-untuk-mencegah-covid-19-infografis
https://mediaindonesia.com/infografis/415072/mengapa-pakai-masker-ganda
(Penulis : Dewi Lestuti Ambarwati)
| Disclaimer |
|---|
| Tulisan ini adalah pendapat pribadi dan tidak mencerminkan kebijakan institusi di mana penulis bekerja. |
Foto Terkait Artikel