Jl. Lapangan Banteng Timur No.2-4, Jakarta Pusat
   134      Login Pegawai
Berita Kanwil DJKN Riau, Sumatera Barat dan Kepulauan Riau
Gebyar Lelang Serentak BRI 2026 Perkuat Sinergi DJKN, BPN, dan BRI

Gebyar Lelang Serentak BRI 2026 Perkuat Sinergi DJKN, BPN, dan BRI

Junaedi Seto Saputro
Selasa, 06 Oktober 2026 |   78 kali

Semangat memperkuat ekosistem lelang dan memberikan kemudahan akses kepada masyarakat kembali diwujudkan melalui Gebyar Lelang Serentak BRI 2026 yang dilaksanakan secara serentak di berbagai wilayah Indonesia, termasuk di Pekanbaru.

Gebyar Lelang Serentak Nusantara BRI 2026 dilaksanakan pada periode 1 Oktober sampai dengan 30 November 2026 dengan menghadirkan ribuan aset di berbagai wilayah Indonesia. Program tersebut mengusung semangat “Reigniting Recovery Momentum” sebagai bagian dari upaya memperkuat pemulihan dan aktivitas ekonomi melalui optimalisasi aset.

Kegiatan di Pekanbaru di buka oleh Regional Chief Executive Officer (RCEO) BRI Region 2 Pekanbaru, bapak Dian Kesuma Wardhana dan dihadiri oleh Kepala Kantor Wilayah DJKN Riau, Sumatera Barat, dan Kepulauan Riau, bapak Jose Arif Lukito serta Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Riau,bapak  Nurus Sholichin. Kegiatan tersebut menjadi momentum strategis untuk memperkuat sinergi antara Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), serta PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. dalam mendorong optimalisasi pelaksanaan lelang yang transparan, akuntabel, dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Kanwil DJKN Riau, Sumatera Barat, dan Kepulauan Riau beserta seluruh KPKNL menyatakan komitmennya untuk terus menjadi mitra strategis BRI dalam meningkatkan kinerja lelang. Bapak Jose Arif Lukito mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menyelesaikan setiap hambatan, memperbaiki proses yang masih perlu ditingkatkan, serta mempercepat berbagai peluang yang dapat mendorong peningkatan kinerja. Dalam kesempatan tersebut, Jose Arif Lukito menyampaikan tiga pesan utama yang perlu diperkuat dalam sinergi BRI-DJKN-BPN.

Pertama, memperkuat fondasi koordinasi. Setiap kendala yang berkaitan dengan dokumen, pertanahan, persyaratan lelang, maupun proses pascalelang diharapkan dapat diselesaikan melalui komunikasi yang cepat dan terbuka sehingga persoalan administratif tidak menjadi hambatan berkepanjangan.

Kedua, mengubah orientasi dari “lelang terlaksana” menjadi “lelang berhasil”. Keberhasilan tidak hanya diukur dari jumlah permohonan atau jumlah lelang yang dilaksanakan, tetapi juga dari seberapa banyak aset yang benar-benar terjual dan mampu memberikan penyelesaian secara efektif.

Untuk mencapai hal tersebut, kualitas objek, kelengkapan dokumen, penetapan nilai limit, strategi pemasaran, publikasi, hingga pemetaan calon pembeli perlu menjadi perhatian bersama.

Ketiga, membangun ekosistem lelang yang semakin dipercaya masyarakat. BRI diharapkan menyiapkan objek dan dokumen dengan baik, DJKN memberikan layanan lelang yang profesional, transparan, dan akuntabel, sementara BPN memberikan dukungan serta kepastian dalam aspek pertanahan.

Melalui Kick-Off Lelang Serentak Nasional BRI ini, diharapkan dapat tercapai peningkatan kinerja lelang dengan semakin banyak objek yang terjual, penyelesaian aset yang semakin optimal, kepastian hukum yang semakin kuat, serta meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap lelang.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antara DJKN, BPN, dan BRI dalam menghadirkan ekosistem lelang yang semakin profesional, transparan, dan memberikan manfaat bagi institusi, masyarakat, serta negara.

`

 

 

 

Foto Terkait Berita

Floating Icon