Jl. Lapangan Banteng Timur No.2-4, Jakarta Pusat
   134      Login Pegawai
Berita Kanwil DJKN Riau, Sumatera Barat dan Kepulauan Riau
DJKN RiSKa Perkuat Lelang Modern, Terbuka, dan Tepercaya dengan FGD

DJKN RiSKa Perkuat Lelang Modern, Terbuka, dan Tepercaya dengan FGD

Nur Hamidah
Senin, 15 Juni 2026 |   54 kali

Pekanbaru — Kanwil DJKN Riau, Sumatera Barat, dan Kepulauan Riau (Riska) menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertema “Sales Means Auction: Semakin Modern, Terbuka dan Tepercaya” pada 9–10 Juni 2026 di Aula KPKNL Pekanbaru. Kegiatan ini menjadi momentum penguatan sinergi dan kualitas layanan lelang yang profesional serta akuntabel.

FGD menghadirkan Direktur Lelang bersama narasumber lintas instansi, mulai dari Direktorat Lelang, Direktorat PKKN, Kejaksaan Tinggi Riau, Kanwil BPN Riau, hingga praktisi balai lelang dan pejabat lelang. Kolaborasi ini mencerminkan komitmen bersama dalam mendorong transformasi layanan lelang yang semakin modern, terbuka, dan tepercaya. 

Pada hari pertama, diskusi panel mengupas isu strategis terkait kebijakan dan kinerja lelang, serta berbagi praktik terbaik dari pelaku lelang. Pembahasan juga menyoroti penerapan good governance berbasis teknologi informasi, prospek pengembangan lelang oleh Pejabat Lelang Kelas II dan balai lelang, serta tantangan pengelolaan barang rampasan dan benda sitaan. 

Diskusi turut mencakup layanan elektronik pertanahan, pengelolaan aset hulu migas, dan penanganan perkara lelang yang semakin kompleks. Melalui dialog interaktif bersama Direktur Lelang, peserta mendapatkan ruang untuk bertukar gagasan serta merumuskan solusi atas berbagai tantangan di lapangan. 

Sebagai bentuk apresiasi, Kanwil DJKN Riska bersama Direktur Lelang menyerahkan 19 penghargaan dalam enam kategori, mencakup kontribusi PNBP, kinerja, produktivitas, serta tata kelola dan kinerja balai lelang. Penghargaan khusus juga diberikan atas capaian luar biasa, termasuk keberhasilan lelang aset eks Hotel Novotel senilai Rp8,1 miliar.

Pada hari kedua, FGD difokuskan pada pembahasan prognosis kinerja lelang dan langkah-langkah perbaikan teknis. Kegiatan ditutup dengan in-house training untuk meningkatkan kompetensi manajerial, khususnya dalam komunikasi dan kerja sama. 

Dari forum ini, dihasilkan sejumlah rekomendasi penting, antara lain penyeragaman pemahaman dokumen lelang, peningkatan publikasi dan literasi lelang khususnya kepada generasi muda, serta optimalisasi analisis data pembatalan lelang. Selain itu, penguatan kolaborasi dengan perbankan dan pengembangan kapasitas SDM juga menjadi fokus tindak lanjut. 

Melalui FGD bertema “Sales Means Auction” ini, DJKN Riska menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan layanan lelang yang semakin modern, terbuka, dan tepercaya, sekaligus memperkuat peran dalam pengelolaan kekayaan negara secara optimal.

Foto Terkait Berita

Floating Icon