A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: XXXXX(/var/lib/php/sessions/ci_sessions_2022/portaldjkn_2022lo5h98s9r380ei0qo4ceqet67f5ra2cc): failed to open stream: No space left on device

Filename: drivers/Session_files_driver.php

Line Number: 176

Backtrace:

File: /home/piesa/webdjkn/application/controllers/Unit_kerja.php
Line: 8
Function: __construct

File: /home/piesa/webdjkn/index.php
Line: 326
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: XXXXXXXXXXXXX(): Failed to read session data: user (path: /var/lib/php/sessions/ci_sessions_2022)

Filename: Session/Session.php

Line Number: 143

Backtrace:

File: /home/piesa/webdjkn/application/controllers/Unit_kerja.php
Line: 8
Function: __construct

File: /home/piesa/webdjkn/index.php
Line: 326
Function: require_once

Website DJKN
  Jl. Lapangan Banteng Timur No.2-4, Jakarta Pusat
   134      Login Pegawai
Berita Kanwil DJKN Riau, Sumatera Barat dan Kepulauan Riau
Terowongan Gajah di Tol Pekanbaru–Dumai, Infrastruktur Negara yang Menjaga Kelestarian Satwa

Terowongan Gajah di Tol Pekanbaru–Dumai, Infrastruktur Negara yang Menjaga Kelestarian Satwa

Monica Silvia
Selasa, 30 Desember 2025 |   315 kali

Pekanbaru — Di tengah bentangan Jalan Tol Pekanbaru–Dumai (Tol Permai) terdapat sebuah infrastruktur yang memperhatikan aspek lingkungan. Di sepanjang tol sepanjang ±131,5 km ini telah dibangun sejumlah terowongan perlintasan gajah yang dirancang khusus untuk menjaga kelestarian gajah Sumatera. Perlintasan ini merupakan bagian dari upaya harmonisasi antara kebutuhan mobilitas dan perlindungan habitat satwa dilindungi, yang juga melibatkan koordinasi antara pengelola tol, instansi konservasi, dan pemerintah daerah.

Terowongan perlintasan gajah di Tol Pekanbaru–Dumai dibangun di enam titik strategis yang berada pada jalur jelajah satwa liar. Keenam titik tersebut berada di KM 12, KM 61, KM 69, KM 71, KM 73, dan KM 76. Lokasi-lokasi ini ditetapkan berdasarkan kajian habitat serta pola pergerakan gajah Sumatera yang selama ini melintasi kawasan tersebut.

Selain mendukung upaya konservasi, keberadaan terowongan perlintasan gajah juga berkontribusi terhadap peningkatan keselamatan pengguna jalan tol. Dengan tersedianya jalur khusus bagi satwa, risiko kecelakaan akibat perlintasan hewan besar di ruas tol dapat ditekan sehingga lalu lintas dapat berlangsung dengan lebih aman dan lancar.

Sebagai bagian dari infrastruktur dan aset negara, terowongan gajah di Tol Pekanbaru–Dumai mencerminkan pengelolaan kekayaan negara yang tidak hanya berorientasi pada fungsi ekonomi dan pelayanan publik, tetapi juga memperhatikan nilai ekologis dan keberlanjutan lingkungan. Hal ini sejalan dengan komitmen pemerintah dalam mengelola aset negara secara optimal, akuntabel, dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

Foto Terkait Berita

Floating Icon